CINTA SEORANG MAFIA GIRL

CINTA SEORANG MAFIA GIRL
MEMULAI BENCANA


__ADS_3

Setelah pertemuannya kembali bersama Alice Ray pun kembali ke hotel tempatnya menginap,dia tidak jadi membeli oleh-oleh untuk sang istri karena kini hati dan pikiran nya masih tertuju pada Alice cinta pertamanya.Ray mungkin sudah gila karena masih menyimpan rasa untuk cinta pertama nya itu.


"David setelah pertemuan ku dengan Mr.Steve aku kan pergi bertemu dengan temanku sebentar" ujar Ray sebelum masuk kamar hotel kepada sang assisten


" Baik tuan" ujar David


Ray pun masuk ke dalam kamar penginapan nya dia langsung saja merebahkan diri di kasur empuknya itu.


"Aku tidak menyangka akan bertemu dengan mu lagi Alice " gumam Ray sambil tersenyum simpul.Lalu ia bergegas untuk mandi dan menghadiri pertemuan dengan klien nya.


Jam menunjukkan pukul 7 malam namun sang klien sepertinya terlambat datang membuat Ray harus lebih sabar sedikit menunggu nya.Dan tidak berselang lama Mr.Steve datang bersama anak dan istrinya.


"Hello Mr.Ray Sorry I am late" ujar Mr. Steve


" No problem Mr.Steve (tersenyum)" ujar Ray sembari tersenyum manis


" perkenalkan ini istri Anne dan putri ku Belle" ujar Mr Steve memperkenalkan istri beserta putrinya.


" Hello Raynando"ujar Ray sambil menerima jabatan tangan mereka.Putri Mr.steve terlihat seperti tertarik pada Ray hingga dia tak sungkan untuk bertanya akan status dari Ray.


" Apa anda masih lajang tuan Ray?" ujar Belle to the point

__ADS_1


" maaf saya sudah menikah"jawab Ray


"Oh maaf kan putriku seperti nya dia tertarik pada Anda Mr. Ray" ujar Mr.steve yang hanya dijawab dengan senyuman oleh Ray.


Mereka berdiskusi mengenai proyek yang akan mereka kerjakan.Ternyata Mr.Steve menyerahkan proyek pada putri Belle,dan hal itu membuat Belle senang dan mendapatkan kesempatan untuk dekat dengan Ray.Selesai pertemuan Ray pamit pergi untuk bertemu sang kekasih yang telah lama hilang.


" Saya undur diri terlebih dahulu Mr.Steve " ujar Ray


" Kenapa terburu buru?"sahut Belle


" ada kepentingan lain yang harus saya selesaikan" ujar Ray dan melangkah pergi.


" Tidak akan ku biarkan kamu pergi dariku karena aku sudah memilihmu menjadi lelaki incaran ku Ray,Meski kamu sudah menikah itu tidak masalah,bagiku bisa tidur dengan mu pun aku sudah puas ray"ujar Belle dalam hatinya


" Ya sayank" ujar Ray


" kamu sudah selesai rapatnya?" tanya tisya


" sudah " jawab Ray


" lalu sekarang mau kemana?" tanya tisya menyelidik

__ADS_1


" mau jalan jalan sekalian cari angin segar"


jawab Ray sedikit gugup namun masih bisa di atasi


" malam malam begini?" tisya masih curiga


" memangnya gak boleh,Ya sudah aku kembali ke hotel deh" ujar Ray sambil memelas


"gak papa tapi pulangnya jangan larut malam ok?"ujar tisya


" baik" ujar Ray sambil tersenyum


Setelah panggilan vidio nya di matikan Ray langsung menuju rumah Alice.sesampainya di depan rumah bergaya Victoria itu Ray langsung turun dan membunyikan bel nya


sang pemilik rumah langsung membuka kan pintu nya dan dapat Ray lihat Alice yang sudah mengenakan gaun tidur.


" kamu mau tidur manis"ujar Ray sambil menaikkan satu alisnya.


" (tersenyum menggoda) tentu mau temani aku tidur " jawab Alice


"Sejak kapan kau jadi penggoda ulung seperti ini Sayank"ujar Ray yang telah gila memanggil wanita lain sayank.

__ADS_1


(Ray ingatlah istrimu yang sedang hamil😢)


__ADS_2