CINTA SEORANG MAFIA GIRL

CINTA SEORANG MAFIA GIRL
PERANG DINGIN


__ADS_3

" Kamu siapa???" tanya Belle yang melangkah menjauh dari tempat Ray sambil menatap tisya.Tisya yang mendengar ucapan Belle merasa heran dan mengangkat sebelah alisnya.


"Kau tanya padaku???" tanya tisya sambil menunjuk dirinya sendiri.


"Iya kamu" ujar Belle sambil berjalan angkuh mendekati tisya.


" Apa kau buta atau kau dungu menanyakan hal tidak penting seperti itu padaku"ujar tisya sarkasme pada Belle.


mendengar hal itu Belle terkejut dengan ucapan sarkas dari tisya.


"hey aku bertanya baik-baik!!!" ujar Belle sangat emosi


" turunkan nada bicaramu padaku ******!!! jika kau tak ingin aku merobek mulut busuk mu!!!" emosi tisya memuncak


" kau!!!" Belle emosi namun tak dapat berkata apa apa lagi.


"Kau tadi bertanya siapa aku bukan aku LEONA LATTISYA ANGELO ISTRI DARI RAYNANDO ZAVIER ANGELO " ujar tisya dengan nada tinggi dan menekan kan kata 'Istri' ,Hal itu membuat Belle sedikit terkejut dan tak bisa berkata apa apa,dia juga merasa malu pada tisya karena di depan istri Ray dia tanpa malu memeluk Ray.

__ADS_1


Tanpa basa basi lagi Belle berniat pergi dari sana namun langkahnya di hentikan oleh kata kata tisya.


" Jangan pernah membangunkan singa yang sedang tidur,atau kau akan di lahap habis olehnya" ucap tisya memperingatkan.


Belle menyeringai " Jangan lupakan juga seekor lebah jantan pasti akan bosan jika dengan bunga yang sama,mereka pasti akan terbang mencari bunga yang lebih segar dan menawan meski hanya sekedar singgah untuk mereguk madunya" .


Mendengar ucapan Belle tisya hanya bisa mengepalkan tangannya sambil mengumpat.


"sialan kau ******" tisya hendak menyusul Belle namun langsung di cegah oleh Ray


"lepass!!!" sungut tisya yang akhirnya duduk kembali ke sofa


" bagaimana kalau kita membeli ice cream saja biar dingin fikiran serta hatimu sayank" bujuk Ray


Tisya menatap Ray dan akhirnya mengangguk, Membuat Ray tersenyum lembut.Akhirnya mereka berdua pergi ke restoran dekat kantornya yang menyediakan ice cream juga.


cukup 5 menit setelah memesan makanan mereka akhirnya datang.

__ADS_1


" Sayank...nyam nyam nyam ...aku mau yang rasa macha boleh...nyam nyam nyam..." ujar tisya dengan mulut peluh ice cream


" habiskan dulu yang itu baru nanti pesan lagi, lihat kamu makan sampai belepotan begitu" ujar Ray yang sangat sabar menghadapi tingkah sang istri dia juga mengelap sisa sisa makanan di sekitar mulut sang istri.


"Sayank Sabtu depan aku mau mengadakan ulang tahun perusahaan R.L colection serta meresmikan apartemen yang ada di distrik D"


ujar Ray .Perusahaan R.L colection adalah anak cabang dari Leona company dan Ray lah yang bertanggung jawab atas perusahaan tersebut.


" Aku akan turut hadir disana,Boleh???" tanya tisya dengan tatapan puppy eyes


"Tentu sayank,tapi ingat gak boleh pakai high heels ok" ujar Ray mengingatkan sang istri yang terkadang masih keras kepala memakai high heels.


" baiklah" ujar tisya pasrah dengan semua yang telah Ray katakan.


Mereka sangat menikmati kehangatan bahtera rumah tangganya.Namun dalam hati Ray lebih memikirkan sosok perempuan yang berada jauh di luar kota sana .


" Apa yang sedang kau lakukan Alice ku sayank.Sungguh aku sangat merindukanmu, namun aku harus bersabar agar tisya tidak bisa mencium hubungan kita,Sungguh aku ingin sekali memeluk mu dan mencium mu" dalam benak Ray berkata.

__ADS_1


__ADS_2