
"TIDAAAAKKKK...MARCELL..."Teriak Alice menggema di seluruh mansion.Dengan derai air mata alice mencoba untuk menyeret tubuhnya menuju jenazah sang suami,dia tidak menghiraukan rasa sakit yang dirasakan dia terus meraung dan terisak sambil memeluk tubuh sang suami yang terbujur kaku.
"Marcell...hiks...hiks...hiks..." isak Alice
Tisya hanya diam dan menatap tubuh kaku marcell dengan tatapan yang sulit untuk diartikan,lalu dia berjongkok dan menatap wajah sayu alice.Dengan tidak berperasaannya Tisya berucap
"Sangat disayangkan jika wajah tampan nya tidak dijadikan koleksi di markas ku" ujar tisya tepat di depan wajah istri dan jenazah sang mantan
"KAU ADALAH IBLIS LATTISYA!!! KAU SANGAT TAK BERPERASAAN !!!! AKU AKAN MENGHANCURKANMU!!! TUNGGU DAN LIHAT SAJA!!!" teriak Alice disertai isak tangis
"Kau menggertakku???haruskah aku takut akan gertakan mu itu???? buahahahah...kau membawa tubuhmu saja tidak bisa sekarang dan kau ingin menghancurkanku!!!!! jangan harap punya kesempatan!!!!!" ujar tisya
"APA KAU TAU SETIAP HARI BAHKAN SETIAP DETIK MARCELL HANYA MENYEBUT NAMAMU HANYA DIRIMU!!!MESKI KAU SUDAH MENGHANCURKAN SEGALANYA TAPI MARCELL MASIH SAJA MENCINTAIMU!!!! TIDAK PERNAH SEDIKITPUN DIA MEMANDANG DIRIKU SEBAGAI ISTRI YANG DIA CINTAI MESKI DIA MEMPERLAKUKANKU DENGAN BAIK TAPI AKU TETAP TAK BISA MENGGESER NAMAMU DARI HATINYA!!! KAU TAU ITU!!! BAHKAN DIA PERNAH BILANG PADAKU JIKA DIA HANYA INGIN MEMILIKI PUTRA DARI RAHIM MU B*NGS*T!!!!" ujar alice membuat tisya diam membisu
"DIA MENIKAHIKU HANYA UNTUK MENYELAMATKAN KU DARI JERATAN HUTANG YANG MEMBELENGGU !!!! BAHKAN SETIAP DIA MENYENTUHKAN DIA SELALU MENYEBUT NAMAMU BUKAN NAMAKU!!!! AKU HANYA PAJANGAN BAGINYA SEDANGKAN KAU ADALAH DUNIANYA KAU TAU ITU!!!!" lanjut alice membuat tisya lemas seketika tangannya bergetar mencengkram kuat pisau yang di pakai untuk mengeksekusi marcell, belum sempat tisya berkata Alice tumbang tidak sadarkan diri
"Roob bawa dia pergi ke rumah sakit jika dia sudah pulih bawa dia pergi jauh dari sini jangan sampai dia kabur dari rumah sakit" ujar tisya
" Baik master"ujar roob
__ADS_1
" Mulai sekarang panggil aku QUEEN" ujar tisya
"baik QUEEN" ujar semua anak buah serempak
"Kau selalu memanggilku RATU HATIMU bukan maka dari itu mulai sekarang nama ku adalah DARK QUEEN ratu kegelapan" ujar tisya di depan mayat sang mantan
"X kau tau apa yang harus kau lakukan bukan " tanya tisya pada bawahannya
"baik Queen akan saya jalankan perintah anda" ujar X
FLASHBACK OFF
"maaf Queen kita sudah sampai di mansion" ujar K
"Ya" ujar tisya
Dengan langkah di ikuti para anak buah dan babysitter tisya melangkah masuk ke mansion. Dan di dalam ternyata kedatangannya sudah di tunggu oleh Ray
"Sayank kamu dari mana??" ujar Ray
__ADS_1
"Oh kamu sudah pulang sayank,,,aku dari jalan jalan sama baby ester"
"ohhh ya sudah sini baby ester aku ingin menggendongnya aku sangat merindukannya" ujar ray mengambil alih baby ester dari gendongan tisya
"Ohhh jadi cuma baby ester saja yang di rindukan..mommy nya gak dirindukan begitu???" goda tisya
"Jelas aku sangat merindukanmu sayank... cupp" ujar ray sambil mencium pipi sang istri
Merekapun berjalan menuju ruangan baby ester sambil bersendau gurau...
"Hmmm sayank aku ingin bicara sesuatu padamu" ujar ray
" Mau bicara apa???"tanya tisya
"Bagaimana jika kita pindah rumah???" ujar ray
"Pindah rumah????memangnya kenapa disini??? apa ada yang membuatmu gak nyaman???"tanya tisya
"bukan sayank,aku hanya ingin memiliki rumah yang minimalis dan asri saja...aku juga ingin dekat dengan perusahaan" ujar ray
__ADS_1
Tisya tampak berfikir dalam benaknya bertanya "kenapa ray ingin pindah rumah??? ada apa dengannya???"