CINTA SEORANG MAFIA GIRL

CINTA SEORANG MAFIA GIRL
KUBAWA LUKA INI DALAM JIWA RAPUHKU


__ADS_3

Seakan aku sudah kehilangan akal tak ada jalan untuk keluar semua yang kulakukan hancur hilang terbawa angan...


Ku lampiaskan segala RASA SAKIT,AMARAH DAN KEKECEWAAN dalam hati ini,aku tidak peduli pada rintihan dan rasa kesakitan...


"JIKA AKU HANCUR MAKA KALIAN JUGA HARUS IKUT HANCUR BERSAMAKU...." ujar ku yang membuat ray semakin beringsut kebelakang hingga dia terjungkal dari ranjang


Dengan gerakan cepat dia menyambar kimono yang tergeletak di lantai lalu berlari kearah pintu...


"KAU MAU KEMANA SAYANK???? AKU BELUM SELEAI DENGAN PERTUNJUKANKU RAY !!!!! KEMARILAH SAYANK KITA NIKMATI SEMUA PERTUNJUKAN INI !!!!!" Ujarku dengan senyuman sinis bak iblis


"Ti-tidak sya aku - aku...." ujar Ray semakin gemetar ketakutan dia berusaha keras untuk membuka pintu namun sayang pintunya tidak bisa di buka...


"KENAPA RAY SAYANK???? KENAPA KAU MALAH INGIN LARI MENINGGALKAN J*L*NG MU INI????? BUKANKAH KAU SANGAT MENCINTAINYA ???? APA KAU AKAN MENINGGAKANNYA DENGAN KEADAAN SEPERTI INI???? OH KAU SUNGGUH TAK BERPERASAAN RAY!!!!" Ujar ku sambil terus memainkan pisau buah pada j*s*d yang sudah tak bernyawa itu


"kenapa-kenapa pintu ini tak bisa di buka???" gumam ray lirih dan sangat panik,terlihat begitu jelas ray sudah berkeringat dingin akibat ketakutan setengah mati

__ADS_1


"KAU TAK AKAN BISA MEMBUKANYA RAY LEBIH BAIK KAU KESINI DUDUK DENGAN TENANG MELIHAT AKSI KU YANG SANGAT MEMUKAI INI HAHAHAHA" Ungkap tisya


"OH AKU LUPA RAY BAGAIMANA KALAU KITA BUKA HATINYA UNTUK MENGETAHUI APAKAH NAMAMU TERUKIR INDAH DI SANA ATAUKAH SEBALIKNYA HANYA ADA NAMA MARCELL DI DALAM NYA HEHE" ujar tisya sambil menggerakkan pisau buah tersebut dengan lihai nya menari diatas tubuh yang sudah tak bergerak itu.


Ray merasa mual saat melihat aksi tisya yang sudah seperti monster berdarah dingin....


Tubuh ray merosot kebawah bersandar di daun pintu saat tisya dengan sengaja mengeluarkan hati dan meremasnya hingga tak berbentuk...


Dengan sangat gilanya tisya melempar remahan yang ada di tangannya kearah Ray,tanpa bisa mengelak lagi Ray hanya pasrah tubuhnya ternodai....


Tisya beranjak dari ranjang dia berdiri di dekat meja rias lalu dia meletakkan pisau buah tersebut diatas meja....


"MENGAPA KAU LAKUKAN INI PADAKU RAY, APAKAH BELUM CUKUP SEMUA YANG KU BERIKAN PADAMU???? MENGAPA KAU TEGA MENGKHIANATI KETULUSANKU??? APA SALAHKU RAY ???? AKU MEMBANTUMU KELUAR DARI KEGELAPAN,AKU MEMBERIMU HARAPAN DAN KEMAKMURAN,AKU JUGA MEMBERIKANMU MARTABAT YANG TINGGI DI MATA SEMUA ORANG APA ITU BELUM CUKUP RAY???? KU KORBANKAN SEMUA UNTUKMU RAY !!!!! KU BERIKAN HIDUPKU,CINTAKU KASIH SAYANKKU HANYA UNTUKMU,KUBERIKAN PULA RASA HORMATKU PADAMU TAPI KAU TIDAK BERSYUKUR SAMA SEKALI KAAU MALAH MEMILIH JURANG KEMATIANMU SENDIRI" ujar tisya dengan nada dingin yang sangat menusuk


"Aku tau sya aku salah aku mohon padamu maafkanlah aku,aku mohon ampuni nyawaku tolong sya bukankah kau bilang kau sangat mencintaiku aku mohon atas nama cinta maafkanlah kesalahanku ini anggap ini tak pernah terjadi aku janji akan selalu setia dan mencintaimu hanya kamu seorang,percayalah tisya" ujar ray sambil mengatupkan kedua tangannya di depan dadanya

__ADS_1


Hening....


Hingga.....


"Kemarilah...." ujar tisya sambil merentangkan kedua tangannya


Ray berdiri dengan ragu...


"Jangan ragu ray kemarilah datanglah padaku" ujar tisya masih mempertahankan rentangan tangannya


Ray akhirnya mendekat dan masuk kedalam pelukan sang istri...


"Kau tau Ray aku sangat mencintaimu,Sebesar apapun kesalahanmu aku akan tetap memaafkannya..." ujar tisya membuat Ray sedikit bernafas lega


Namun....

__ADS_1


JLEEEBBBB...


CRAASSSS....


__ADS_2