CINTA SEORANG MAFIA GIRL

CINTA SEORANG MAFIA GIRL
KEHAMILAN


__ADS_3

Tisya nampak pucat akibat menahan sakit pada perutnya.Dia tidak mengerti mengapa perutnya tiba tiba bisa sesakit itu setelah dia marah marah pada Alex."Apa jangan jangan Alex menyumpahinya?Oh ayolah sya mana mungkin Alex Setega itu padamu" dalam benak tisya mulai bergolak.


Ray masuk tergesah gesah ke dalam ruangan tisya.


" sayank mana yang sakit? kamu juga pucet kita ke dokter sekarang ya?" tanya dan saran Ray.


" ssshhh kita pulang saja sayank dan panggil dokter pribadi kita saja"ujar tisya menahan sakit


" no kita harus ke hospital saja Sekarang tidak ada penolakan ok sayank" ujar Ray mutlak.


karena menurut Ray jarak antara kantor dan rumah sakit sangat dekat berbeda dengan pulang ke mansion yang lumayan memakan waktu.


Ray langsung menggendong tisya dan membawanya ke rumah sakit.15 menit mereka sudah sampai di rumah sakit Ray langsung menggendong tisya turun dan membawanya ke ruangan UGD setelah dilakukan pemeriksaan tisya di pindahkan ke kurang obgyn untuk melakukan USG.Ray dengan setia menemani dan tampak tak pernah melepaskan tautan tangannya dari sang istri.


"sayank apa masih sakit" tanya Ray


" sudah mendingan sayank"ujar tisya

__ADS_1


Sang dokter wanita yang memeriksa tisya tampak tersenyum dengan hasil yang terpampang di layar monitor nya.


" Selamat ya Miss anda hamil " ujar sang dokter


" apa dok istri saya hamil,benarkah " ujar Ray sangat antusias dan sangat bahagia.


" benar pak istri anda sedang hamil usia kehamilannya sekitar 8Minggu selamat ya" ujar dokter tersebut.


Mendengar hal itu Ray langsung memeluk sang istri dengan penuh haru


"terimakasih Tuhan" Ray begitu bersyukur dan tidak henti hentinya mencium pucuk kepala sang istri.Tisya juga tidak kalah bahagia mendengar berita baik itu.


"sayank aku membelikan kamu susu coklat dan vanila apa kamu perlu sesuatu lagi?" tanya Ray


"Tidak sayank itu sudah cukup,aku hanya sedikit lelah dan ingin segera tidur sekarang"ujar tisya


" baiklah ayo kita pulang sekarang" ujar Ray sambil menyalakan mesin mobil dan segera membelah jalanan kota menuju mansion mereka.

__ADS_1


Setibanya di mansion Ray langsung membawa tisya ke kamar tidur mereka,Ray menyuruh tisya untuk istirahat.Sebisa mungkin Ray menjadi suami siaga untuk sang istri.Tak lupa juga dia memberi kabar kehamilan tisya pada kedua orang tuanya.mendengar kabar membahagiakan itu orang tua Ray langsung bergegas menuju mansion nya.Sembari menunggu kedua orang tuanya dia mengantar susu yang masih hangat ke kamar sang istri.


"sayank ayo minum susu dulu" ujar Ray ke pada sang istri yang tengah berbaring di ranjang.Ray membantu tisya untuk duduk dan memberikannya susu coklat yang masih hangat.


" bagaimana apakah kamu merasa mual?"tanya Ray


"tidak sayank"ujar tisya sembari tersenyum


Saat mereka berbincang bel rumah mereka berbunyi yang menandakan kedua orang tua Ray telah datang.


"Seperti nya mama dan papa sudah datang aku akan menyambut mereka terlebih dahulu ya" pamit Ray pada tisya yang mendapatkan anggukan dari sang istri.


"Ray dimana menantu dan calon cucu mama?" ujar Rena saat melihat sang putra turun dari tangga.


" ada di dalam ma lagi istirahat mari ma pa ke kamar?" ujar Ray mempersilahkan mama dan papanya masuk ke kamar utama mereka.


"Sayank mama bagaimana keadaan kamu dan calon cucu mama nak?"ujar Rena begitu antusias setelah tiba di dalam kamar dan langsung menghampiri sang menantu.

__ADS_1


Tisya tersenyum melihat kebahagiaan yang terpancar dari mertuanya itu,Rena dan Rico tampak memberikan wejangan untuk Ray dan Tisya .Disaat tengah asik berbincang Rico mendapatkan pesan dari nomor yang tidak di kenal yang berisi.


" Jika kamu ingin tau keberadaan adik mu,Besok datang lah ke gudang terbengkalai di jl.X "


__ADS_2