
Pagi buta sekali Lattisya berangkat ke Jerman dengan jet pribadi nya dia sudah tidak sabar untuk segera sampai.
"Alex apa semua keperluan gue sudah di siapkan"tanya tisya
"Sudah Queen"
"bagaimana dengan senjata terbaru kita"
" Sudah di siapkan dan siap uji coba"
"Bagus gue akan bereksperimen dengan menggunakan tubuh si tua Bangka itu"
tisya tersenyum smirk
"Lo dari tadi ngapain serius amat natap tuh laptop"
"CK bukannya Lo nyuruh gue buat cari informasi tentang si franz arzeto.Kenapa Lo jadi pikun belum tua"sungut Alex
"Sialan Lo,berani Lo sama gue"hardik tisya
"Tidak queen" jawab Alex "Dasar Mak lampir mentang mentang udah ketemu sama bucinnya sekarang jadi pikun pengen banget gue tendang ke dasar laut" batin Alex
Setelah perjalanan yang lumayan memakan waktu jet pribadi tisya akhirnya mendarat juga dan sudah ada beberapa anak buah yang menjemputnya.
__ADS_1
"aku sudah menemukan informasi yang kamu inginkan"Alex membuka suara
" sampaikan di markas saja "balas tisya
" baik Queen"
Sesampainya di markas Alex dan tisya langsung masuk ke dalam ruang kerja tisya.
terdapat berapa koleksi organ tubuh manusia ya itu adalah organ dari beberapa musuh dan pengkhianat yang mengusik tisya, organ tubuhnya di awetkan dan di pajang di sana.
"Bacakan" tisya membuka suara
Alex mengangguk dan membacakannya
" Kecelakaan 5th silam di sebabkan oleh franz yang menyabotase mobil Ray dan untuk kebutaan Ray itu kospirasi franz dan dokter pribadinya.dan dia juga yang mengambil alih perusahaan keluarga ray'
"Bukan tapi malpraktek dari dokter pribadi franz"papar Alex, Lattisya menganggukkan kepala
"ada satu lagi Queen"
"apa?"
"franz adalah mafia kelas teri yang bekerja sama dengan jerk"
__ADS_1
"wah wah wah ternyata aku sangat beruntung kali ini dua musuhku berada dalam satu kubu dan satu perahu.Siapkan anak buah kita sekarang kita adakan strategi untuk menghancurkan mereka"
"baik Queen"
Setelah mengumpulkan anak buah Lattisya menata strategi mereka untuk menghabisi dua lawan sekaligus.Lattisya begitu ahli dalam merancang strategi
Alex di beri tanggung jawab untuk mengintai rumah musuh terlebih dahulu.dan nanti malam adalah waktu eksekusi.
Alex pun bergegas untuk berangkat dengan membawa topeng silikon wajah untuk menyamar dan mengelabui musuh.Sebelumnya anak buah Alex sudah di perintahkan untuk menangkap salah satu bawahan jerk dan mengeksekusinya.Sesampainya di sana Alex langsung masuk dengan membawa beberapa bingkisan
" hai Aro bagaimana cutimu " tanya anak buah jerk
" sangat menyenangkan hahaha...kenapa di dalam seperti nya ramai sekali"tanya Alex yang menyamar menjadi Aro
" Didalam ada tuan Franz mereka akan berpesta keluarga bersama untuk merayakan kemenangan kita dalam menyabotase senjata dari Mafia D.Qhahaha dan kau membuat kami bangga akan hal itu"
"Hahaha benar aku bawakan kau oleh oleh kue makan lah"
"terimakasih "ucap musuh dan mengambil potongan kue tersebut dan memakannya hingga habis
"makanlah kue racun itu maka kau akan mati berlahan" batin alex." aku pergi dulu" ucapnya
Alex masuk dan membagikan kue ke semua penjaga dan anak buah jerk. lalu Alex menyelinap masuk ke dalam bilik kamar mandi dan mengirim pesan ke Lattisya.
__ADS_1
Lattisya tersenyum iblis saat memandang pesan yang di kirim Alex.
"wah wah sepertinya aku tidak perlu repot-repot untuk mencarimu lagi.Kau ternyata menjemput kematianmu sendiri"