CINTA SEORANG MAFIA GIRL

CINTA SEORANG MAFIA GIRL
WEDDING 2 (21++)


__ADS_3

Upacara pernikahan tisya dan Ray pun akan segera di mulai,Tisya tampak anggun dengan gaun pengantin menjuntai berwarna pink nude bertabur mutiara dan permata berwarna putih.Tisya berjalan menuju altar dengan di dampingi sang ayah.Ray juga tampak gagah dan menawan mengenakan tuxedo berwarna senada dengan gaun tisya dengan diberi aksen bunga pada sakunya.Ray mengulurkan tangannya untuk menyambut tangan tisya saat Figo dan tisya sampai di altar.


" jaga putriku dengan segenap hati dan jiwamu" ujar Figo tegas dan lugas.Ray tersenyum dan mengangguk tanda mengiyakan perintah figo.


Ray dan Tisya pun mengucapkan janji sehidup semati di hadapan Tuhan dengan penuh khidmat dan kebahagiaan.


Selesai dengan acara pemberkatan pada pagi hari,Sorenya mereka melanjutkan dengan berpesta sambil menikmati deburan ombak.


Tisya tampak anggun Dengan balutan dress selutut berwarna putih gading yang dihiasi batu batu permata kecil berwarna hitam yang memiliki ekor panjang


Mereka tampak bahagia dan sangat menikmati momen perayaan pernikahan mereka hingga mereka tidak menyadari ada seorang pria yang duduk menyeringai memandang mereka.


"Nikmatilah kebahagiaan sesaat ini queen sebelum ajalmu datang" tersenyum smirk


Warna langit kemerahan mulai memudar di gantikan oleh warna gelap bertabur bintang


Hembusan angin mulai menusuk pori pori kulit membuat Pesta yang sedari pagi begitu ramai tamu undangan dan awak media kini mulai lengang .

__ADS_1


Sang pengantin pria dan wanita akan beranjak untuk kembali ke kamar pengantin.


"aku masih tidak percaya sekarang aku sudah menjadi istri dari seorang pria yang amat kucintai sedari dulu"ujar tisya membuka pembicaraan


"aku pun tak menyangka bisa mendapatkan istri bak malaikat seperti mu sya"ungkap Ray


" aku bukan malaikat Ray tapi aku seperti Foxglove Flower yang indah diluar namun beracun di dalam"ujar tisya menggambarkan dirinya sendiri.


"kenapa bisa seperti itu"ujar Ray sambil mengangkat sebelah alisnya.


"ah hahahaha sudahlah aku hanya bercanda" tisya tampak menyadari kecurigaan dari Ray


" Hari semakin larut sebaiknya kita pergi tidur" usul Ray yang diangguki oleh tisya.


Kalian pasti taulah pengantin baru tidak langsung tidur.


...Next...

__ADS_1


Matahari sudah mulai menampakkan sinar cerahnya membuat dua insan yang berada dalam selimut yang sama terusik oleh cahaya yang menyilaukan mata.Tisya tampak mengeratkan pelukannya pada tubuh sang suami dan semakin menenggelamkan wajahnya di dada bidang sang suami


" engh "lenguh Ray saat cahaya sang Surya menyilaukan matanya.di lisang istri masih sangat terlelap dia begitu pandang wajah lelah sang istri dan mengingat adegan tadi malam yang terasa sangat membekas.


" aku tidak menyangka aku pria pertamamu sya" sambil tersenyum teduh


" engh sayang kamu sudah bangun" ujar tisya sambil menguap.Dia nampak lelah tapi juga sangat bahagia.


" kamu mau mandi dulu atau aku dulu" tanya Ray


" kamu saja sayang aku masih mau tidur sebentar" ujar tisya


" sayank apa kamu tidak ingin pergi berbulan madu"tanya Ray


" oh aku hampir lupa kita akan pergi berbulan madu " ujar tisya " baiklah aku mandi dulu terus kita sarapan " lanjutnya.


tisya langsung bergegas menuju kamar mandi dan langsung mandi.Ray yang melihat sang istri tampak bersemangat hanya geleng-geleng kepala.

__ADS_1


"apa tisya tidak kesakitan ya? padahal kan biasanya setelah malam pertama kebanyakan wanita jalannya tertatih lah ini malah lari + lompat kegirangan heran aku" gumam Ray sambil mengusap tengkuk yang tidak gatal melihat tingkah konyol sang istri.


__ADS_2