
"Ingat sya kau sudah punya Ray dan ester!!! jangan pernah kau bermain main lagi!!!!! lupakan dia!!!!" tegas figo ke pada sang putri
"Sudahlah Daddy ini urusanku!!!!!!sejak kapan daddy jadi suka mencampuri urusanku!!!!" tegas tisya
"Kenapa kau sangat keras kepala tisya!!!!!! aku ini daddy mu wajar kalau aku mencampuri urusanmu!!!!" ujar figo tak kalah tegas
"ingat dad kau lah yang mengenalkanku dengannya!!!!! aku akan tetap menemui nya tak peduli kau setuju atau tidak!!!!! aku tidak peduli!!!!" ujar tisya sambil melangkah keluar ruangan
"oh tuhan..." lenguh figo merasa frustasi dengan jalan fikiran sang anak
Tisya melangkah dengan nafas yang masih memburu akibat amarah yang tertahan.Dia mencoba mengatur nafas nya sebelum masuk kedalam kamar,benar saja di dalam kamar sang suami belum tidur dan malah begitu antusias melihatnya dengan cepat ray menariknya kedalam kamar.
"bagaimana sayank??? apa yang di katakan daddy ??? apa ada hubungannya denganku??? apa dia bertanya kalau aku pernah melakukan KDRT??? atau apa???" tanya ray beruntun membuat tisya jengah
"KEPO" ujar tisya sedikit kesal membuat Ray membulat dengan perkataan sang istri.
"kamu marah sama aku sya???" ujar ray sambil sedikit menunduk
"Hufff" tisya menghembuskan nafas kasarnya dan mendekati sang suami
"aku tidak marah padamu sayank aku hanya sedang kesal kepada daddy,maafkan aku " ujar tisya melembut
__ADS_1
Ray mendengarnya mulai berbinar dan tersenyum hangat.
" Baiklah sayank mari kita tidur aku akan menghilangkan rasa kesalmu dengan pelukan hangatku" ujar Ray seraya merentangkan tangan,tisya tersenyum dan masuk kedalam pelukan sang suami.
...************...
Malam berganti pagi sinar mentari mulai menampakkan silaunya,sepasang suami istri masih terlelap meski sedikit terusik akan sinar yang masuk dari celah celah gorden
"Ugh.... sudah pagi ternyata" gumam tisya sambil menguap.Dia mulai turun dari ranjang menuju kamar mandi.Setelah ritual mandinya tisya bersiap untuk pergi kesuatu tempat tak lupa dia izin kepada sang suami.
"sayank bangunlah sudah pagi..."ujar tisya
" baiklah tidurlah lagi...aku mau pergi berkunjung ke temanku dulu ya sayank" ujar tisya memberitahu
"Apa harus sepagi ini???" tanya ray
"ya kebetulan aku ingin breakfast dengannya" ujar tisya menjelaskan
"baiklah hati hati"sahut ray singkat.Tisya langsung mendaratkan kecupan di kening sang suami
Tisya melenggang pergi di bawah ternyata sang ayah sedang sarapan
__ADS_1
"Mau kemana kamu??" tanya figo
" Aku akan pergi sebentar" singkat tisya
"Hati hati dijalan dan semoga kau bisa secepatnya berpaling dan melupakan nya" ujar figo yang tak di gubris oleh sang putri
Tisya langsung saja masuk kedalam mobil yang sengaja ia kendarai sendiri.150 km jarak yang ia tempuh hingga akhirnya dia sampai di sebuah Villa berpagar gold,Tisya masuk kedalam Villa tersebut yang tenyata di tumbuhi ribuan mawar hitam,di Atas teras villa terdapat sebuah papan bertuliskan VILLA BLACK ROSES
Tisya membunyikan sebuah lonceng yang berada di daun pintu.Terlihat seorang pria setengah baya membukakan pintu tersebut dengan di ikuti sang istri.
"Nyonya anda datang?silahkan masuk nyonya" sapa pak tua itu
"Sudah lama sangat lama anda tak berkunjung kemari"ujarnya kembali
"Di mana dia??" tanya tisya tanpa basa-basi
"Beliau ada di kamar lantai atas nyonya" ujar sang pelayan
Tanpa menjawab tisya melenggang pergi, dengan hati hati dia buka kamar tersebut. Nampak dari kejauhan seorang pria tengah berbaring diatas ranjang berkelambu.Aroma maskulin mulai menguar menyengat indra penciuman,tisya melangkah masuk kedalam menyingkap kelambu dan duduk di tepi ranjang sang pria.
"Apa kabarmu???? sudah lama aku tak melihatmu dan mengunjungimu????Apa kau merindukan ku????" ujar tisya beruntun sambil memegang tangan dingin sang pria...
__ADS_1