CINTA SEORANG MAFIA GIRL

CINTA SEORANG MAFIA GIRL
SHOCK


__ADS_3

"Engh" lenguh Ray.Beberapa kali Ray mulai mengerjabkan matanya yang terasa berat.


"Sayank bangun udah pagi" ujar tisya sambil membuka tirai yang menutupi jendela.


"Ssst kepalaku terasa berat sekali " ujar Ray yang merasa kepalanya berat dan sedikit pening.


" itu efek karena kamu tidur terlalu sore sayank" papar tisya


"tapi kenapa aku bisa tiba-tiba tidur disaat kamu peluk,terasa aneh"ujar Ray yang merasa sedikit janggal


"i-itu karena kamu kelelahan,sudahlah sayank kenapa hal sepele seperti ini kamu permasalahan kan cepat bangun dan mandi " titah tisya


Ray akhrinya turun dari ranjang dan segera ke kamar mandi meski sedikit sempoyongan.


Tisya yang sedang merapikan tempat tidur nya segera mengambil ponsel dan mendial nomor Alex setelah mendengar suara gemericik air di kamar mandi.


"Lex jemput gue tepat jam 1 siang ini,Sesuai dengan isi pesan dari orang misterius itu"


" ....."


tisya lantas segera mematikan telfonnya setelah mendengar matinya suara gemericik air.dia lantas segera meninggalkan kamar dan bergegas menuju dapur.

__ADS_1


...********...


Lain halnya dengan Rico yang sekarang nampak tenang sarapan bersama sang istri


"Pah,papa kenapa sih kok mama lihat mulai tadi malam papa nampak gelisah?"tanya Rena


" papa baik baik saja ma" ujar Rico


"Pa perasaan mama kenapa tidak enak ya pa,Hari ini papa gak usah kemana2 ya pa" ungkap Rena yang memang sendari tadi malam juga merasa gelisah dan merasa takut.


" gak bisa ma papa ada urusan hari ini" kata Rico


"Tapi..."


Akhirnya Rena menuruti perkataan suaminya dan menikmati hidangan sarapan dengan tenang.


...*******...


Tepat jam 11 siang Rico izin keluar dari perusahaan dia akan menemui sang orang misterius yang mengatakan bahwa mengetahui keberadaan sang adik.Rico memacu kendaraan roda empat nya itu menuju tempat yang telah di beritakan. 45 menit Rico sampai di tempat tujuan.Dia memberanikan diri untuk masuk ke gedung tersebut dan betapa terkejutnya dia melihat seorang pria yang tengah berdiri tepat di hadapannya.


"K-Kevin" ujar Rico

__ADS_1


" Apa kabar paman Sudah lama kita tidak berjumpa" ujar Kevin dengan senyuman mengembang di bibirnya


"Kau masih hidup?"tanya Rico sedikit gugup dia tidak percaya bahwa sang keponakan masih hidup


" Tentu aku masih hidup apa kau berharap aku mati?" tanya Kevin dengan menaikan sebelah alisnya


"bukan begitu aku bersyukur kau masih hidup nak, Lalu dimana ayahmu sekarang"tanya Rico


" ayah??? Apa paman tidak tau bahwa ayahku sudah mati??" ujar Kevin


" Apa tidak tidak mungkin adikku mati" ujar Rico tidak percaya.


" kenapa tidak mungkin paman???ayahku sudah mati dan itu karena menantu kesayangan mu itu" ujar Kevin


" Apa maksud mu Kevin? Tisya ??apa hubungannya kematian franz dengan Tisya?"


" Hubungannya adalah menantu mu membunuh ayahku dan mengambil matanya untuk di donor kan pada putramu Ray "ungkap Kevin


"Tidak itu tidak benar kau berbohong Kevin" Rico tidak percaya pada ucapan Keponakan nya itu


" itu benar paman jika kau tidak percaya kau bisa melihat Vidio ini"ujar Kevin sambil memperlihatkan sebuah Vidio yang ada di ponselnya .Rico tampak terkejut dan tidak percaya sang adik dan sang putra berada di ruang operasi yang sama dan bed mereka juga terlihat bersisian.Namun yang paling mengejutkan ialah saat dia melihat sang menantu juga ikut andil dalam operasi tersebut.

__ADS_1


"Tidak mungkin" Rico tidak percaya akan apa yang ia lihat.


"Jika Paman masih tidak percaya.Maka tetaplah berada di sini untuk melihat siapa yang sebentar lagi akan datang kemari" ujar Kevin menyeringai iblis.


__ADS_2