
"hah..gak mungkin Lo pasti bohong Lex gue gak percaya sama Lo" ujar tisya tak percaya dia menutup wajah nya dengan kedua telapak tangannya tampak gurat kesedihan tercetak di wajahnya.
" gue minta maaf sya " ujar Alex merasa bersalah
"Sudah lah Lex ini juga kesalahan gue Andaikan gue gak gegabah ngambil tindakan mungkin papa masih ada di sini"ujar tisya
"Sekali lagi maaf queen"
" Gak ada gunanya menyesal karena semua sudah terjadi toh jika kita menyesal juga gak akan membalikkan keadaan biarlah semua berlalu hidup masih terus berjalan" ujar tisya bijaksana meski hatinya terasa tercubit karena semua kejadian ini akibat dari ulahnya.Tisya lantas pergi meninggalkan ruangan Alex guna menuju ruangannya sendiri.
...*********...
"Salam hormat tuanku" seorang pria memberi salam menghadap pimpinan klan nya
__ADS_1
"Ada apa Markus " jawab sang atasan
"Kevin telah mati di tangan Queen " Jabar Markus mantan tangan kanan Kevin
"Sudah kuduga dia memang sangat bodoh dalam mengambil sebuah keputusan,Biarkan saja dia mati toh dia juga sudah tidak berguna bagi kita" sarkas sang pimpinan nya.
" Lalu bagaimana langkah kita selanjutnya tuanku"kata Markus
" Kamu lihat saja nanti, bagaimana pertunjukan ku " ujar sang pimpinan dengan senyum misterinya
"Karena Queen telah menghabisi suami ku dengan keji dan menghapuskan klan Blood Rose yang di dirikan dengan susah payah oleh mendiang suamiku" ujar sang pimpinan yang ternyata seorang wanita
"Kau tau Markus apa yang dia sampaikan padaku waktu itu?"pertanyaan yang mendapat gelengan dari Markus karena tidak tau dan tak bisa menjawab.
__ADS_1
"Dia memenggal kepala suamiku sambil berkata Sangat disayangkan jika wajah tampan nya tidak dijadikan koleksi di markas ku Aku masih ingat dengan jelas wajah suami yang ku cintai penuh dengan darah sungguh aku tak sanggup untuk mengingat masa masa kelam waktu itu dan kau tau Markus pada waktu itu aku sedang mengandung dan bayi yang ada di dalam kandunganku ikut menyusul sang ayah" Begitu menyedihkan cerita dari sang atasan Markus bahkan tidak dapat membendung air mata yang yang keluar membasahi pipinya.
"Maafkan saya tuanku saya telah membuka luka lama anda" ujar Markus penuh dengan penyesalan
"Tidak masalah yang terpenting sekarang adalah misi balas dendam ku harus segera terlaksana"ujar sang atasan,Markus hanya mengangguk dan undur diri.
Flash back on
Berawal dari kebaikannya yang membantuku keluar dari lembah hitam prostitusi yang saat itu membelitku akibat hutang dari ayah tiriku aku terjebak dalam dunia hitam.Namun sebuah cahaya datang mengulurkan tangannya untuk membebaskan ku dari tempat terkutuk itu.Aku di beli dan di jadikan istri dari seorang pimpinan Klan mafia bernama Blood ******Rose******.
Saat itu usia ku baru menginjak 20 tahun pada saat aku di nikahi suamiku yang bernama Marcell Alano.Diawal pernikahan itu aku sama sekali tak mencintai suamiku karena aku memiliki seorang kekasih yang memang sulit untuk ku lupakan Namun aku diharuskan berpisah dengannya jika tidak nyawanya akan dalam bahaya.
Ketika Pernikahan ku berjalan 1 setengah tahun Kejadian mengerikan itu terjadi pimpinan Dark Queen datang menghancurkan klan Blood Rose dan menghabisi suami tercinta ku.Ya dengan berjalannya waktu aku mulai mencintai suamiku dan perasaan itu semakin hari semakin kuat,Hingga saat Queen datang menghancurkan segalanya,Belum sempat aku memberitahu tentang kehamilanku Tuhan telah berkata lain dia mengambil Suami dan Anakku.
__ADS_1
Flash Back Off