
" Aku ingin kita bercerai sya....." kata ray dengan gemetar
Tisya yang melihat dan mendengar ucapan ray hanya diam terpaku
"Apa maksudmu ray??? Apa kau sedang demam??? atau kau habis terbentur???" tanya tisya bingung sekaligus tak percaya dengan ucapan ray
"Aku serius sya,,,,aku-aku ingin bercerai....aku tak bisa hidup dengan seorang mafia sekaligus psikopat sepertimu sya....aku takut" ujar ray seraya menunduk dan gemetar ketakutan dia juga langsung menutupi wajahnya dengan kedua tangannya.Tisya shock mendengar penuturan sang suami dia tampak diam tak berani menjawab,Ada benarnya juga sang suami merasa takut dan terancam akan kehadiran dirinya tapi tisya juga tak ingin rumah tangganya hancur dia tak ingin berpisah dari sang suami apalagi sekarang sudah ada baby ester yang menjadi pelengkap rumah tangganya.
Alex yang memang masih berada di ruangan baby ester hanya diam mengamati dan menguping bembicaraan sepasang suami istri itu,dalam benak alex berkata "ternyata kau lebih sayank pada selingkuhanmu dan nyawamu ray,,,Dasar b*ad*b kau ray tega sekali kau ingin mencampakkan Queen dan bayimu yang baru lahir ini.Ingin sekali aku mengoyak dirimu hingga tak berbentuk"Gumam alex dalam hati dia bahkan sampai mengepalkan tangannya.
Tisya masih diam tak menjawab permintaan dari sang suami,dia bahkan tak berani menyentuh sang suami yang tampak ketakutan dan kacau.Dia berusaha tenang meski hatinya berdenyut nyeri dan bimbang.
"Sya a-apa ka-kau setuju untuk berpisah dari ku????" tanya ray dengan gugup dan juga takut
__ADS_1
Tisya memandang lekat netra sang suami mencoba menyelami manik indah sang suami berusaha mencari kebohongan dari netra tersebut,Namun yang ia dapatkan hanyalah ketakutan dan kecemasan yang memang tercetak jelas di mata sang suami.
"Maaf ray aku tak bisa berpisah darimu" ujar tisya tanpa ekspresi
Bagai di jatuhi sebuah batu besar ray tak dapat menopang tubuhnya kembali dia merosot jatuh kebawah,hal itu tak lepas dari pandangan tisya
"Aku mohon sya...aku benar benar takut dengan mu ...Setiap dekat dengan mu aku merasa terancam dan tidak nyaman Aku mohon sya " ujar ray sambil menautkan kedua telapak tangannya memohon dengan melas agar tisya mau bercerai dengan nya.
"TIDAK" ujar tisya dengan nada tegasnya. Membuat ray meremang takut.Ray diam tak berani merengek lagi
".........."
"Aku pernah bilang padamu TIDAK AKAN ADA YANG BISA MEMISAHKAN KITA MESKIPUN ITU SEBUAH KEMATIAN..." ujar tisya
__ADS_1
"......" ray masih diam dan semakin tak menentu
"KAU HANYA MILIKKU....KEMANAPUN KAU PERGI AKU AKAN SELALU DISISIH MU"lanjut tisya dengan nada yang tak kalah tegas
"Ta-tapi sya aku takut...aku tetap pada tekadku aku akan menggugatmu bercerai" ujar ray seraya dengan berdiri
"RAYNANDO ZAVIER ANGELLO" Teriak tisya dengan nada penuh amarah,membuat siapa saja yang mendengarnya langsung ciut nyali dan bergetar begitu juga dengan ray dia langsung ketakutan dengan teriakan sang istri
"APA KAU MAU MENGUJI KESABARANKU RAY!!!" ujar tisya dengen suara yang mendesis marah
"........" Ray hanya diam
"JAWAB AKU!!!!!"ujar tisya dengan dada yang tampak naik turun
__ADS_1
"......" Ray tetap diam tak berani bersuara dan menatap sang istri
"INGAT RAY HIDUP MATIMU HANYA MILIKKU DAN HANYA DENGANKU!!!!! KAU TIADAK AKAN PERNAH BISA LEPAS DARIKU!!!! JIKA KAU BURUNG MAKA AKU ADALAH SANGKARNYA!!! SELAMANYA KAU AKAN TERKURUNG DALAM JERATKU!!!!!DAN TIDAK AKAN PERNAH ADA YANG BISA MELEPASKAN !!!!TIDAK AKAN ADA!!!!!"ujar tisya sambil melangkah pergi meninggalkan ray yang hanya diam terpaku