CINTA SEORANG MAFIA GIRL

CINTA SEORANG MAFIA GIRL
RAHASIA 3


__ADS_3

"B*j*ng*n kamu marcell b*j*ng*n" umpat tisya dalam hati.


Hati wanita mana yang tak teriris melihat calon suaminya berbagi kasih dengan wanita lain yang ternyata adalah istri nya.Sungguh kejam apa yang telah di perbuat marcell padanya,dia bertekat untuk membalas semua yang telah marcell perbuat padanya dan pada keluarganya.


"Lihat saja Marcell aku akan menghancurkan segala yang kau miliki kau akan memohon ampun di bawah kakiku" ujar tisya penuh dengan tekat dan amarah yang membara.


(Hati-hatilah kau marcell karena balas dendam seorang wanita itu lebih kejam dan sadis jangan kau anggap remeh dendam wanita😏)


Tak butuh waktu lama bagi tisya untuk bertindak,dalam hitungan jam tisya mampu meluluh lantahkan perusahaan Marcell namun tisya memakai cara cantik dia ingin marcell merasakan apa yang dia rasakan dengan sangat kejam tisya menghancurkan marcell berlahan


"Kau lihat marcell aku ingin melihatmu menangis darah di hadapanku hahahahaha!!!" tawa iblis milik tisya menggelegar mengisi ruang kerjanya


Tisya membuat perusahaan marcell dan keluarganya hancur tak bersisa,Kedua orang tua marcell juga terkena imbasnya mereka meninggal akibat kecelakaan yang telah di sabotase oleh tisya.Marcell terpuruk dan jatuh sakit namun dia masih memiliki istri yang setia menemaninya


"Licia aku begitu beruntung memilikimu...maaf telah membuatmu menderita akibat kekejamanku di masalalu..." ujar marcell pada sang istri.


"Aku tidak menderita sayank,jamgan merasa bersalah akibat kejadian buruk ini" ujar licia sambil tersenyum menenangkan sang suami


"ALICIA ROWENA ALANO AKU MENCINTAIMU" ujar marcell sambil mengecup kening sang istri


Tiba-tiba......

__ADS_1


"WELL....WELL...WELL....ungkapan yang sangat manis sayankku"ujar seorang wanita dengan setelan baju dan celana berwarna hitam lengkap dengan mantel kulit berwarna senada dan jangan lupakan sepatu boots nya yang menambah kesan kegagahannya


"LATTISYA" lirih Marcell


"Apa kau masih ingat denganku ???tunanganku???" ujar tisya sambil berjalan mendekat kearah ranjang sang pria


"Jadi kau datang untuk membalas dendam padaku sayank"ujar marcell dengan tersenyum


"ciihhh,mendengarmu mengucapkan kata sayank membuatku ingin muntah karena jijik marcell" ujar tisya dengan kata pedasnya


"mulutmu masih sangat pedas cintaku,


membuatku ingin merasakan kembali mulut pedasmu"ujar marcell dengan mengerling sebelah matanya


"Kemarilah sayank.... lampiaskan marahmu.... aku siap menanggung semua luapan amarahmu agar kau bisa tenang..."


"Oooh jadi kau sudah siap untuk bertemu malaikat penjabut nyawa rupanya ya..." ujar tisya menceomoh marcell


"siapa kau??" tanya alice


"ooohhh jadi ini yang akan menjadi maduku dulu,,,cantik... wajar jika kau tak mau melepaskannya" ujar tisya sambil membelai wajah alice

__ADS_1


"Jangan sentuh dia tisya,dendammu hanya padaku jangan kau lampiaskan pada orang lain" ujar marcell


"Kau sangat mencintainya ternyata" ujar tisya tersenyum setan namun dengan tatapan keji seakan haus akan darah.


tanpa babibu lagi tisya menendang perut Alice membuat marcell memekik


Bughh


"LICIIAAAA..." marcel langsung melompat dari atas tempat tidurnya untuk menolong sang istri


"uuuggghhhh"lenguh alice kesakitan memegang perutnya,darah mengalir dari sela selangkangannya


"kau mau kemana b*ngs*t aku masih mau bermain denganmu ini masih awal "


"Jangan sakiti dia,lampiaskan semuanya padaku karena aku lah yang salah" ujar marcell


"ok dengan senang hati"ujar tisya


Tanpa menunggu aba aba tisya menendang perut marcel dia memukul membabibuta hingga marcell tak sadarkan diri,di sisa akhir tenaganya marcell tersenyum melihat tisya mengeluarkan pisau yang akan diarahkan lepada dirinya


Dengan terbata dia berucap tepat di hadapan tisya

__ADS_1


"Aku mencintaimu Queen sampai kapanpun aku tetap mencintaimu...Kamulah wanita pertama yang mampu membuatku kehilangan diriku...aku serahkan nyawaku sebagai bukti cintaku padamu...QUEEN"ujar Marcell sambil tersenyum dan meneteskan air mata


dengan tangan bergetar tisya menggorok leher marcell hingga putus


__ADS_2