
...Mungkin sudah saatnya aku memberitahumu akan masa lalu ku...
" Hufff ( menghela nafas panjang) sudah saat nya untukku jujur pada kamu sayang tentang cleona" kata Louis dengan lirih
"Jujur??? soal apa???" tanya Agatha penasaran
"Jujur akan masa laluku " kata Louis
Membuat Agatha mengerutkan dahinya
"Tapi sebelum itu kau harus berjanji padaku untuk tak membenci cleona ataupun berubah sikap padanya,Aku mohon padamu untuk terus menyayanginya dan mencintainya seperti anak sendiri Meskipun kau tau akan kebenarannya " kata Louis dengan lembut tapi sedikit menekan
"Baiklah aku berjanji padamu Louis apapun kebenarannya cleona tetap putriku dan tak ada yang bisa mengganggu gugat akan hal itu" kata Agatha tegas
"Meski tanpa kau peringatkan aku tetap akan mencintai dan menyayanginya dengan sepenuh hati dan dengan sepenuh jiwaku karena dia adalah putriku " lanjut Agatha
Mendengar hal itu membuat Louis tenang dan memulai ceritanya
"Jadi sebenarnya....." Louis masih ragu lalu dia melanjutkan perkataannya
"Cleona bukan putri kandungku " kata Louis
Agatha sedikit terkejut namun segera mungkin dia mengubah ekspresi wajah nya
" Lalu dia putri siapa louis??? " tanya Agatha
" Dia putri dari Wanita yang pernah ku cintai" kata Louis sambil menatap langit langit kamarnya
"Lalu dimana dia sekarang???" tanya Agatha ragu ragu takut menyinggung louis
"Dia sudah meninggal" kata Louis tampak kesedihan tercetak jelas di wajah sang suami membuat Agatha bungkam seribu bahasa
__ADS_1
"........"
"Sebelum meninggal dia berpesan padaku untuk menjaga dan menyayangi Ester seperti putriku sendiri" kata Louis
"Ester???" tanya Agatha yang sedikit bingung
" ya sebenarnya nama asli Cleona adalah Ester Claretta Jesse Leoray Namun aku telah merubah namanya menjadi Queen Cleona Auristella Geofaaz guna menyamarkan identitas nya karena banyak musuh yang ingin membunuhnya" kata Louis
"Tapi kalau aku boleh tau sayang bagaimana ibunya cleona bisa meninggal" tanya Agatha
" Dia meninggal dengan cara bunuh diri sayang,karena Ayah cleona mengkhianati cintanya" kata Louis
"Aku masih bingung sayang akan polemik yang kau ceritakan ini bisakah kau menceritakan dengan detail dari awal hingga akhir " kata Agatha
Louis tersenyum dan mengangguk
"Jadi cerita ini bermula dari...."
Louis POV
Saat itu aku berusaha melarikan diri dari kejaran para rentenir yang ingin menjual ku di pasar gelap.Aku seorang yatim tak kala ibuku meninggal karena sakit dan ayahku menikah lagi dengan seorang janda anak 2.
Kehidupanku hancur mana kala ayahku pergi untuk selamanya menyusul mendiang ibuku. Seluruh harta warisan yang seharusnya di berikan padaku di balik nama dengan licik oleh ibu tiri ku.
Semua harta peninggalan kedua orang tuaku itu hanya dihamburkan untuk berjudi oleh ibu tiri ku hingga dia terjerat hutang dan tak bisa melunasinya.
Karena sudah tak ada lagi yang bisa dia gunakan untuk membayar hutang pada akhirnya akulah yang menjadi alat pelunasan hutang tersebut.Kala itu usiaku baru menginjak 18 tahun.
Singkat nya saat aku akan dibawa ke pelelangan aku bisa berhasil kabur dan tak sengaja bertemu dengan seorang pria yang sudah ku anggap seperti ayah kandung ku sendiri.
"Kau tidak apa apa nak???" tanya pria tersebut sambil mengulurkan tangannya untuk membantuku berdiri
__ADS_1
"Saya baik baik saja tuan,Tapi...." sahutku dan di saat yang bersamaan segerombol anak buah rentenir tersebut datang ingin menangkap ku
" kau disini rupanya bocah s*alan" kata salah satu anak buah rentenir tersebut sambil hendak menangkap ku
Namun tanpa ku duga pria yang ku tabrak dengan tidak sengaja itu malah menolongku dengan menghajar mereka semua
Aku hanya bisa diam dan memejamkan mata tak kala perkelahian sengit itu bisa sampai merenggut beberapa nyawa dari para anak buah rentenir tersebut.
Setelah semuanya berakhir pria tersebut menghampiriku kembali
"Siapa namamu anak muda???" tanyanya lembut
"N-nama sa-ya samuel tuan" jawabku terbata
" Mau ikut denganku???" tanyanya to the point
"............" aku tak berani menjawab karena takut meski orang ini lembut tapi dia memiliki sisi kebengisan yang luar biasa
" Kau takut padaku???" tanya kembali
"........." aku pun tetap diam
"Tenang saja aku tak akan menyakitimu, aku punya anak perempuan tunggal dan aku begitu khawatir padanya,Jika kau mau ikut denganku maka akan ku jadikan dirimu kakak nya agar bisa menjaga dan melindunginya sebagai wakilku bagaimana??? apa kau mau??.." jelasnya padaku
"........" aku masih belum berani menjawab tapi setelah di pikir-pikir aku tak punya tujuan atas pelarian ini dan aku takut kembali tertangkap oleh rentenir tersebut
Akhirnya....
" Saya bersedia tuan ikut dengan anda" kata ku.
"Bagus keputusan yang bijaksana,Jadi mulai sekarang kau adalah putra angkat ku dan namamu bukan lagi Samuel melainkan Alexander Thorpher
__ADS_1