
Setelah selasai makan Ray dan tisya berada di ruang tamu mereka bercengkrama dan saling bercanda.
"kak Ray kita nikah yuk"celetuk tisya.
"apaan sih sya😂kamu merek kayak anak kecil tau enggak"jawab Ray merasa gemas dengan ucapan tisya sejak tadi merengek minta nikah cepat.
" kamu harus tau sya nikah itu GK hanya untuk sehari dua hari aja tapi untuk selamanya tau kan" lanjut Ray
" ya tau lah kak makanya.."ucapan tisya terpotong oleh suara ponselnya yang berdering.seketika dia langsung merubah raut wajahnya dia berdiri dan menjauh dari Ray untuk mengangkat telfon nya.
"hmmm"
"..."
"iya"
"..."
"hmmm katakan pada pak tua itu besok gue dateng.gue banyak urusan bentar lagi gue pulang"
"..."
"GK usah banyak bacot ya lo"-
"..."
"hmm heh bang..."ucapan tisya terpotong setelah mendengar panggilan dari ray.sontak dia langsung mematikan telfonnya.
"sya kamu dimana"panggil Ray
"iya kak aku disini maaf tadi keluar GK bilang soalnya ada telfon dari kantor tadi" tisya menghampiri Ray dan menggandeng Ray untuk duduk di sofa kembali.dengan manja tisya menyandarkan kepalanya di bahu Ray.
__ADS_1
hilang sudah jiwa kejam dan psikopat saat bersama dengan Ray.dengan penuh kasih sayang Ray membelai rambut tisya .
" kak tisya mau ada perjalanan bisnis ke jerman.besok tisya harus berangkat kak"ujar tisya.ungkapan tisya tersebut membuat wajah Ray pias dia mulai mengingat kenangan masa lalu nya yang meninggalkannya ada perasaan takut jika tisya akan meninggalkan nya.merasa tidak mendapat jawaban tisya mendongak guna menatap ray.tisya melihat ada raut kecemasan di wajah Ray.
"kak"panggil tisya
"hmmm" jawab Ray
"kakak kenapa " tanya tisya
"aku GK kenapa napa kok😊"
"kakak bohong bilang kenapa kakak tiba tiba diam dan wajahnya mendadak pias" tanya tisya
" apa kamu akan meninggalkan aku"
"kak tisya hanya akan pergi untuk perjalanan bisnis bukan untuk meninggalkan kakak.tisya pergi untuk kembali lagi kak jangan khawatir"
"berapa hari kamu disana sya"
"satu Minggu kalaupun seandainya pekerjaan ku cepat selesai ya aku akan pulang secepatnya "
"baiklah hati hati ya disana.dan pulang secepatnya kalau bisa "
"😂baik sayank ku aku akan pulang secepatnya"
"😊"
sudah larut malam tisya memutuskan untuk pulang.di dalam perjalanan tisya menghubungi Alex untuk menyiapkan segalanya.
"halo Lex siapkan segala kebutuhan gue sekarang"
__ADS_1
"..."
" GK usah banyak bacot lo, gue potong lidah Lo mau"
"..."
"sialan anak buah GK ada akhlak emang😠"
sesampainya di depan mansion nya tisya segera masuk kedalam terdapat beberapa maid dan anak buahnya.dia segera memasuki ruangan pribadinya untuk mengambil beberapa senjata Yang akan di gunakan untuk menghabisi musuhnya.
Disaat dia sedang sibuk memilih senjata Alex datang untuk memberitahukan bahwa segala keperluan untuk keberangkatannya ke Jerman
"maaf queen segala keperluanmu sudah siap"
ujar Alex
"hmm"
" ada satu lagi queen,master ingin anda mengunjunginya karena dia merasa rindu pada anda"
tisya pun menghentikan kegiatannya memilih senjata dan dia langsung menolehkan kepalanya
" apa Deddy ku merasa kurang enak badan?
kenapa dia ingi aku pulang Lex?"
" sebenarnya dari info yang saya selidiki master punya rencana untuk menjodohkan anda dengan relasi bisnisnya"
" sudah ku duga.biarlah nanti aku pulang. sekarang ayo berangkat aku sudah tidak sabar untuk menghabisi si tua Bangka itu"
" dan ya Carikan info mengenai pamannya Ray secara terperinci dan Carikan donor mata yang pas untuk Ray"lanjut tisya
__ADS_1
"baik queen"