
Malam yang begitu dingin menusuk kulit kedua insan yang tengah bergelut dalam selimut yang sama.Hati dan pikira nya telah tertutup oleh Nafsu dan cinta buta.Seorang lelaki beristri dengan tidak tahu malunya membelai dan mencium seorang wanita yang bukan istrinya,dengan tatapan mendamba dan memuja.Pria tersebut tega mengkhianati istrinya yang tengah hamil tua.
" Ray tidak seharusnya kita melakukan ini,kau sudah beristri aku merasa bersalah terhadap istrimu" ujar sang wanita.
"Tapi aku mencintaimu Alice"ujar Ray
" Tapi kau juga mencintai istrimu"ujar Alice sembari menangis
" Entahlah Alice aku tak mengerti Apakah aku mencintai nya ataukah hanya ingin balas Budi pada nya."ujar Ray sambil menyandarkan kepalanya
" Apa maksudnya Ray" ujar Alice
" Dialah wanita yang memberiku cahaya untuk melihat dunia ini,dia jugalah yang telah membantuku bangkit kembali dengan dukungannya aku bisa berdiri tegak kembali" ujar Ray menjelaskan segalanya.
"Harus ku akui queen kau memang sudah mengorbankan segalanya demi Ray,Betapa besar cintamu pada Ray Namun sayangnya cinta Ray hanya milik ku kasihan sekali dirimu" dalam benak Alice menertawakan tisya
" Tapi Ray kau juga akan memilik anak darinya,lalu apakah kau hanya akan menjadikanku simpanan ?" ujar Alice sambil memelas
__ADS_1
"Aku akan menceraikan dia dan akan menikahi mu aku tak ingin berpisah lagi dari mu,Tapi tunggu bayi ku lahir dan aku akan mengatakan segalanya pada tisya" ujar Ray
"Baiklah sampai bayi itu lahir aku akan menunggu mu"ujar Alice berbinar
" tidak lama lagi Queen sumber kebahagiaan mu akan menjadi sumber kehancuran mu hahahahaha" Alice tertawa dalam hatinya.
Setelah berbincang dengan Alice Ray pun tertidur dengan memeluk sang wanita tercinta.
Sinar mentari mulai menyingsing pagi sepasang kekasih tanpa ikatan suami istri terbangun dari tidur lelapnya.
"Ray bangun udah pagi katanya kamu mau tinjau lokasi" ujar Alice.
" iihh kok gitu sih nanti malam gak dapet jatah lagi loh ya" ujar Alice
" jangan dong bee aku mandi sekarang deh " ujar Ray bergegas masuk kedalam kamar mandi .
selesai mandi dan sarapan Ray bergegas pulang ke hotel dan berganti baju dia juga mengabari sang istri jika dirinya akan berada di sini selama 1 Minggu an dan hal itu tidak masalah bagi tisya karena menurut tisya itu sudah menjadi kewajiban sang suami.
__ADS_1
(andai kau tau Queen suamimu sedang bermain api dengan wanita lain)
Selesai berganti pakaian Ray langsung menuju lokasi dan ternyata Belle sudah berada di lokasi tersebut.
"Apa kabar nona Belle "sapa ray
"baik tuan Ray,Kau semakin segar saja" ujar belle
"(tersenyum) Apa kau suka ?" ujar Ray dengan menaikkan sebelah alisnya menggoda Belle
" Tentu aku semakin suka tuan Ray" ujar Belle dengan mengusap rahang tegas Ray dengan manja
" Kau menggodaku nona Belle" ujar Ray
"Apa itu mempan untuk mu tuan Ray" ujar Belle
" Aku akan lebih tergoda lagi jika kau berani telanjang di depan ku nona Belle " ujar Ray tepat berbisik di telinga Belle.Lalu pergi meninggalkan Belle sendiri.Belle yang mendengar hal itu seperti cacing kepanasan. Seperti ada letupan kembang api di dalam hatinya mendengar suara serak serak basah Ray yang memberikan lampu hijau padanya.
__ADS_1
dilain sisi Ray merasa bergidik telah mengatakan hal itu pada Belle bisa bisanya dia menggoda wanita seperti Belle.
" Tapi cukup mentang juga kali ya jika dia bisa telanjang di depanku dengan bergaya liar hehehe" gumam Ray dalam hati yang terkekeh geli akibat pikiran kotornya itu.