CINTA SEORANG MAFIA GIRL

CINTA SEORANG MAFIA GIRL
MANIS TAPI BERBAHAYA


__ADS_3

“anda baik baik saja mr. Ray??” tanya alice sambil memberi isyarat pada ray yang nampak tertegun dan loading


“oh ayo lah ray lihat ada tisya disini!!!!”gumam alice dalam hati


Tisya masih diam mengamati situasi yang ada di depan matanya,Ray yang mulai tersadar langsung menoleh kearah tisya yang sedang menatap mereka tajam dan tanpa ekspresi


“tisya”gumam ray tercekat di tenggorokan


“ke-napa k-kamu kesini???”ujar ray terbata bata


“kau sudah bangun????”tanya tisya dingin


“i-ya maaf,kenapa kamu tak membangunkan aku???” tanya ray berusaha menutupi rasa terkejut dan gugupnya


“aku sudah membangunkan mu tapi kau masih terlelap tidur” ujar tisya dingin dan tanpa ekspresi membuat Ray dan Alice merasa was was


“mungkin aku terlalu capek jadi ketiduran hehe” ujar ray dengan memaksakan senyumannya


“kau sudah makan??” tanya tisya


“belum” ujar ray


“ kalau begitu ayo makan bersama kebetulan kurir pengantar makanannya sudah sampai” ujar tisya sambil beranjak dari tempat dududknya

__ADS_1


“tapi pekerjaanku belum selesai” kata ray


“sudah aku sudah selesaikan pekerjaan kalian” ujar tisya enteng membuat Ray dan Alice sang pandang karena terkejut


“apa??? Sudah selesai???” ujar ray dan Alice secara bersamaan


“iya kalau kalian tak percaya kalian bisa lihat saja sendiri” kata tisya sambil melenggang pergi dari ruangan ray kedepan pintu lift


Ray sontak berdiri dan menghampiri laptop kesayangannya dan...


“luar biasa...dia benar benar menyelesaikan ini” ujar ray tk percaya


Alice sontak berdiri dan menghampiri Ray yang sedang melihat laptopnya...


“tidak ada yang mustahil bagi istriku” ujar ray tanpa sadar membanggakan sang istri


Hatiku sakit ray saat kau dengan bangga mengatakan kata ’istriku’ di depan ku yang notabennya adalah kekasihmu meski hanya kekasih gelapmu tapi aku juga punya hati dan perasaan


Bak tertusuk ribuan duri hati Alice terasaperih mendengar kata kata Ray...


“Ray!!!!” teriak tisya hingga membuat baby ester menangis


Ray yang di panggil hanya diam terkejut menatap tisya...

__ADS_1


“Dimana celanamu ray??? Bagaimana bisa kau telanjang di depan seorang wanita single seperti itu hah???” ujar tisya sambil menenangkan baby ester yang sedang menangis karena terkejut


Mendengar kata celana membuat ray dan alice menegang...


Ray berlari mencari celananyayang ternyata tergeletak di dekat sofa...


Tisya tidak habis fikir kebiasaan buruk sang suami terbawa hingga keluar rumah..


Sedangkan Alice masih tertegun dan was was.


“maafkan dia Alice itu kebiasaan buruknya saat sedang tidur jarang memakai celana panjang dia selalu memakai celana pendek saat tidur” ujar tisya yang merasa tidak enak pada alice


“oh tidak masalah miss hal itu biasa terjadi,tuan ray sangat persis dengan mantan suami saya yang tidur hanya mengenakan celana pendek dan telanjang dada, saya bisa maklum” ujar alice


Tisya tersenyum “benarkah??kalau begitu syukurlah kamu bisa maklum,mari makan...” ujar tisya dengan suara lembutnya


"kenapa kamu lembut sekali??apa iya itu sikap alamimu ??? wajar saja jika marcell tergila gila padamu ternyata di balik sikap kejam dan bengismu tersimpan ketulusan dan kelembutan yang sama seperti bunga mawar meski tajam berduri dia memiliki keharuman dan keindahan yang mampu membuat siapapun memuja nya” gumam alice dalam hatinya


“makan lah selagi masih hangat” ujar tisya


“i-iya” sahut alice gelagapan saat tertangkap basah memandang dan mengagumi tisya


Tisya hanya tersenyum manis...

__ADS_1


“jika kau ingin mengetahui latar belakang seseorang maka kau harus mendekat pada targetmu,kecoh dia dengan sikap manismu seolah kau tidak berbahaya sama sekali”


__ADS_2