CINTA SEORANG MAFIA GIRL

CINTA SEORANG MAFIA GIRL
TERUNGKAP


__ADS_3

Tepat jam 1 siang tisya meninggalkan mansion nya guna menemui sosok misterius yang mengancam dirinya.Tisya di temani Alex untuk menangkap dan mengeksekusi sang peneror itu.


"apa semuanya sudah siap" tanya tisya


" Sudah Queen " ujar Alex santai


1 jam perjalanan yang mereka tempuh hingga sampailah di gedung yang di tuju.Tampak ada dua orang penjaga di pintu masuk gedung tua tersebut


" Sudah ku duga mereka akan menggunakan cara licik dan kotor" ujar tisya


" Tapi bukankah kau lebih licik dari mereka queen" ujar Alex yang di balas dengan senyuman devil


mereka keluar dari mobil dan langsung di geledah oleh penjaga tersebut.setelah tidak mendapatkan senjata apapun mereka di giring masuk ke dalam gedung.Tampak seorang pria duduk di sebuah kursi dengan sikap angkuhnya.


" ohh ternyata kau yang mau bermain main dengan ku Kevin" ujar tisya tenang setenang air danau


" Ya ini aku selamat datang Queen" ujar Kevin

__ADS_1


" Apa yang kau inginkan Kevin? apa kau ingin menyusul ayahmu ke alam baka? sehingga kau punya nyali untuk bermain main dengan ku" ungkap tisya dengan nada angkuhnya


"Tentu tidak,aku disini malah akan membalaskan dendam ayahku terhadap mu Queen " ujar Kevin mantap


" ouh aku sangat takut dengan gertakanmu itu Kevin hahaha" ejek tisya.


"Bedebah kau Queen,Kau sungguh iblis pertama kau membunuh istri dan ibuku lalu kau membunuh ayahku dan mendonorkan mata nya ke Ray kekasihmu" Marah Kevin dengan suara menggema ke seluruh ruangan.


" Bukankah bagus semua tindakan yang ku lakukan pada keluarga mu,Setidaknya aku mengurangi dosa ayahmu pada suami ku Kevin,Bukankah memang pantas bagi keluarga kalian untuk membayar semua perbuatan kalian dengan nyawa kalian yang tidak berharga itu heh" ujar tisya dengan enteng dan dengan tatapan menceomoh .


"Itu tidak benar tisya" suara bariton dari belakang yang mengagetkan tisya dengan nada penuh amarah


"P-papa " ujar tisya terkejut dengan kehadiran Rico


"Tega sekali kau membunuh adik beserta keluarganya"dengan amarah yang meluap luap Rico menghardik dan menunjuk tisya


"Jadi ini rencana mu Kevin? membongkar identitas ku di depan mertuaku...hahahaha kau benar benar membangunkan jiwa iblis ku kembali Kevin " dengan tatapan dingin dan penuh amarah kebencian menguat dari diri tisya

__ADS_1


"Benar Queen aku ingin melihatmu hancur" ujar Kevin.


" Aku tidak akan pernah Sudi memiliki menantu iblis seperti mu,Aku akan menyuruh Ray menceraikanmu" sambung Rico


"Tidak ada yang bisa memisahkan ku dengan Ray Ayah dan Tidak ada juga yang bisa menghancurkan ku Kevin " tisya menyeringai iblis


" Apa kau tau Kevin siapapun yang mengetahui identitas ku maka dia harus mati"


"Dorr....Dorr" sekali tarikan dan gerakan cepat tisya menembakkan pistol nya kearah Rico.Kevin yang melihat hal itu langsung terkejut dia tidak menyangka bahwa tisya akan membunuh Rico yang notaben nya adalah ayah mertua nya sendiri.


" See Aku bukan manusia yang punya rasa kasihan Kevin siapapun yang ingin mengusik dam memisahkan ku dengan Ray maka hanya akan ada kematian yang menjadi jalan terakhir nya"ujar tisya membuat Kevin ketakutan dan memanggil anak buahnya sayangnya semua anak buah telah mati di lumpuhkan oleh anak buah tisya


" Sekarang giliran mu Kevin" Dengan gerakan cepat tisya menyergap Kevin dan dengan cepat ia menggorok leher Kevin sehingga Kevin sekarat dan tak mampu melawan.


" Ini akhir semua ceritamu Kevin...G-A-M-E O-V-E-R" ujar tisya tepat di hadapan Kevin yang tengah sekarat.


"Bereskan semuanya Lex buat seolah Kevin yang membunuhnya" ujar tisya sambil mengelap noda darah di tangannya

__ADS_1


" Kau sungguh kejam Queen,Cintamu membutakan segalanya Bahkan kau tega membunuh mertuamu sendiri"ujar Alex tidak percaya akan apa yang ia lihat


"Tutup mulutmu alex aku akan membunuh siapapun yang membahayakan diriku dan rumah tangga ku" ujar tisya lalu pergi dari tempat tersebut.


__ADS_2