
Tepat jam 08.35 A.M Lattisya sampai di mansion nya di Scotlandia dia bergegas untuk mandi dia sudah terlalu rindu terhadap sang pujaan hati.Setelah selesai bersiap dia turun kebawah ternyata Alex sedang makan di mej makan.
"wah wah ternyata Master Queen kita bisa feminim juga ya.gue kira dia hanya bisa bela diri dan angkat senjata"ejek Alex
"bisa diem gak tuh mulut gue sumpal pakai piring mau"dengus tisya
"oh ayolah ibu negara Lo masih butuh gue" ucap Alex penuh percaya diri.latisya hanya mengangkat kedua tangannya saja sebagai ungkapan kalau dia menyerah saat berbicara dengan Alex.
"gimana apa Robert udah Dateng?"tanya tisya di sela makannya
" belum mungkin nanti malam"
"gue gak mau nunda lagi soal operasi Ray so Lo suruh dia cepet Dateng kalau enggak Lo tau akibatnya" tegas tisya
"ok ok " jawab alex."Semoga Lo gak di hancurkan oleh rasa cinta Lo sya,gue takut rasa cinta Lo menjadi titik kelemahan buat lo" batin alex.
Setelah sarapan Lattisya pergi kerumah Ray dia sudah tidak sabar untuk segera memberi kejutan pada Ray.
__ADS_1
dilain tempat Ray sedang duduk di sofa ruang tamu dia begitu gelisah karena sedari kemarin tisya tidak memberinya kabar.
"uluh uluh anak tampan ayah kenapa mukanya gelisah gitu" tanya Rico sambil duduk.
" Ray hanya khawatir ayah.sedari kemarin kekasih Ray tidak memberi kabar apakah dia pergi meninggalkan Ray " jujur Ray
"Huss gak boleh ngomong gitu mungkin tisya sibuk nak"ujar Rena menenangkan Ray yang mulai gelisah dan terbayang akan kejadian di masalalunya.
"huff iya mungkin saja" jawab Ray berusaha tenang.
"tapi ayah benar2 penasaran dengan yang namanya tisya itu ayah sama sekali belum pernah bertemu dengannya"
Tidak lama setelah berbincang2 deru mesin mobil terdengar dan tak lama suara bel berbunyi.Rico bergegas membuka pintu alangkah terkejutnya dia saat sang atasan berada di depan pintu rumahnya sambil membawa bingkisan.
"Miss Leona se-sedang apa anda disini ?"tanya Rico sedikit terbata
"Mr.Rico ??saya ingin menemui kekasih saya Ray, wait kenapa anda disini??"tisya sedikit terkejut juga.
__ADS_1
"saya ayahnya Ray,mari mari silahkan masuk Ray ada di dalam Miss" Rico mempersilahkan tisya untuk masuk,Tisya masuk dan melihat Ray yang sedang duduk di sofa sambil berbincang dengan rena.rico dan tisya mendekat kearah mereka.
"siapa pa yang datang?"tanya Ray.
"aku yang datang kak" jawab tisya sontak Ray berdiri dan ingin bergerak mendekati tisya namun tisya lebih dulu mendekat kearah Ray dan memegang tanganya.
"kenapa kamu tidak memberiku kabar jika akan pulang"tanya Ray
" kejutan kak aku ingin memberikan kejutan ke kak"papar tisya
"tapi yang lebih terkejut adalah ayah Ray, bagaimana kamu bisa berpacaran dengan atasan ayah,sungguh ayah masih tidak percaya" ujar Rico sambil menyentuh dahi nya.sontak semua tertawa dan terbelalak tidak percaya
" apa benar kamu atasan ayahku kamu pemilik Leona company" tanya Ray
"ya aku Presdir utama Leona company" jawab tisya.terdapat guratan kegelisahan diwajah Ray
"kenapa kak?" tanya tisya
__ADS_1
"Tidak aku hanya tidak menyangka saja bisa bersama dengan bos besar seperti kamu,aku jadi minder dan merasa tidak layak bersanding dengan mu "raut kesedihan tercetak jelas diwajah Ray dan itu membuat Rico dan Rena merasa sesak dalam hati. namun kesedihan itu seketika menghilang di gantikan oleh aura kebahagiaan saat mendengar perkataan tisya.
"aku mencintaimu apa adanya kak, sungguh aku hanya wanita biasa yang sangat mendambakan cinta dan kasih sayang darimu.aku sudah mendapatkan donor mata untukmu besok kamu akan menjalani operasi dan ya aku sudah mendatangkan dokter pribadi ku dari jerman.semuanya akan baik2 saja"ujar tisya tulus sambil tersenyum.