Cinta Yang Tak Biasa

Cinta Yang Tak Biasa
mengantar zahra pulang


__ADS_3

☘aku memang sudah jatuh cinta padamu zahra, kau berbeda dengan yang lain, kamu istimewa" batin dimas☘


Di sekolah Zahra tidak seperti biasa nya dia terlihat murung


kedua sahabatnya merasa khawatir pun akhirnya menemuinya dan duduk di samping nya.


" ra kamu kenapa?" tanya nisa


" kalau ada masalah cerita sama kita ra, kita kan sahabatan udh lama" sambung sandra


" hmm aku sedang bingung nis,sand " jawab zahra


" baiklah kita cerita nya di kantin, aku lapar " sahut nisa


" hmm baiklah" jawab zahra


mereka bertiga pun pergi melangkah ke kantin


" mang pesen bakso sama es teh yaa" teriak sandra


" nisaa juga yaa mang samain" sambung nisa


" neng zahra mau pesen apa?" tanya mang udin si yang punya kantin


" zahra es teh aja mang" sahut zahra


setelah pesenan datang mereka pun memakan nya , beda dengan nisa dan sandra zahra hanya diam tanpa bersuara.


" ra katanya mau cerita" kata nisa


"kalian asyik makan terus,aku jd gak mood" jawab zahra


" baiklah baiklah kita berhenti makan nis,dengarkan sahabat kita ini" sahut sandra


akhirnya zahra menceritakan semua nya, tentang perjodohan nya dengan dimas.


" apa ra ! jadi kamu mau nikah sama pak Dimas" teriak sandra


" huustt kamu bisa pelanin suara mu tidak huh" kata zahra dengan kesal


" bentar deh , trs apa hubungan nya sama keadaan lho sekarang yang gak seneng gtu ra?" tanya sandra


" aku bingung, harus gimana" kata zahra


" ra udah ya, mungkin pilihan orang tua mu yang terbaik untuk kamu nantinya " kata sandra


" bener tuh sandra tumben otak lu sedikit bener san" sahut nisa


" sialan lu nis" kata Sandra sambil menoyor kepala nisa


" kenapa kalian jadi berantem huh" teriak zahra

__ADS_1


" jadi aku harus gimana dong" sambungnya


" menurut ku ,kamu harus menerima nya ra,lagi pula pak Dimas keliatan nya suka sama kamu, buktinya dia selalu memperhatikan mu dari jauh " kata sandra


*flash back on*


saat jam pelajaran yang kebetulan jam pelajaran dimas ,dimas yang sedang mengajar pun berdiri di sudut ruang kelas itu, dia memperhatikan zahra yang sedang fokus belajar.


"*eeh eeh liat deh nis,kok pak dimas liatin zahra trs ya" kata sandra


" aah iyaa lu bener ,pak dimas liatin Zahra" jawab nisa


*flash back off**


" apa kamu bilang san?" tanya zahra kaget


" beneran ra diem-diem pak dimas itu suka sama lu, dia jg sering liatin lu di kelas ko " jawab nisa


" berarti aku harus menerima perjodohan ini?" tanya zahra yang memastikan


" ra kalo emang jodoh mau sekuat apapun lu menghindar pasti tetap akan bersama" kata sandra


" sumpah ya nih anak pagi ini makan apa,kenapa otak nya jadi bener gini ya ra?" tanya nisa sambil menggoda sandra


teeett...teeet ...teeettt


bel masuk pun berbunyi...


mereka pun ke kelas, dan memulai belajar .


kebetulan jam pelajar an sekarang Dimas yang mengajar. dimas yang baru masuk kelas pun melihat Zahra yang sedang menulis .


" *gadis pintar" gumam Dimas


" Baiklah anak-anak mari kita mulai belajar nya" kata dimas dengan nada tang tegas*


Dimas yang mulai menerangkan pelajaran pun sedikit berbeda, dia terlihat tegas,beribawa dan terlihat sangat serius.


"*apa kalian mengerti?" tanya Dimas


" mengerti pak" jawab all siswa*


"baiklah kalau kalian paham, kerja kan soal di buku latihan ,dan besok saya mau sudah selesai semua dan dikumpulkan di meja saya , paham!" kata dimas


Dan akhirnya jam belajar pun sudah selesai , semua siswa bersiap merapihkan buku-buku dan bersiap untuk pulang.


" sebelum pulang lebih baik kita berdoa, berdoa mulai" kata si ketua kelas


selesai berdoa semua siswa keluar kelas dan pulang, tinggallah di kelas hanya zahra .


" ra kita duluan ya" kata nisa sambil menarik tangan sandra , nisa mengerti Dimas belum keluar karena nunggu zahra

__ADS_1


" lho kok aku ditinggal si, kalian ini sahabat macam apa hmm" teriaak zahraa


"Daaaahhhh raa" kata nisa dan sandra kompak


zahrapun berdiri dan melangkah ke luar kelas tanpa melirik ke Dimas, bukan nya tidak sopan dia hanya sedikit gugup jika bertemu dengan dimas


"ekkheem " Dimas yang mengejutkan Zahra sudah berdiri di depan Zahra


"apa kau tidak melihat ada orang huh" sambung nya


" maaf pak, saya kira bapak masih mau disini jd saya pergi mau pulang" jawab zahra


" aku menunggumu" kata dimas sontak membuat Zahra kaget


" kenapa harus menungguku?" tanya zahra


" tante menyuruh ku untuk mengantar mu pulang, jadi pulang lah bersama ku" kata dimas


" mama?" tanya zahra


"iya" jawab dimas


mereka pun berjalan menuju parkiran, dengan dimas berjalan di depan dan Zahra hanya mengekor di belakang.


"kenapa lelet sekalii?" tanya dimas yang sudah berhenti di depan Zahra


" kau saja yang langkah nya terlalu lebar" jawab zahra


Akhirnya Dimas berjalan menyesuaikan dengan langkah zahra ,jadi seakan berjalan beriringan layaknya sepasang kekasih.


setelah sampai di parkiran mereka pun langsung naik ke dalam mobil, zahra yang tadinya mau duduk di belakang dilarang dimas,jadi zahra duduk di samping dimas yang sedang mengendarai .


Setelah menempuh sekitae setengah jam mereka pun sampai di rumah zahra.


" apa kau tidak mau mampir?" tanya zahra


" apa kau sudah mulai menyukai ku huh" jawab dimas


" Ge'er" jawab zahra ketus


"Tidak, sampaikan lah salam ku pada om dan tante, aku ada urusan di kantor" kata dimas


"baiklah, hati-hati" kata zahra


"kau mulai perhatian padaku" sahut dimas


" sudahlah ,kau selalu saja meledek ku dimas" jawab Zahra


" hahahaa " dimas hanya tertawa melihat zahra yang kesal karena ulah nya


zahra melambaikan tangan nya dan masuk ke rumah, sedangkan dimas melajukan mobilnya .

__ADS_1


" aku memang sudah jatuh cinta padamu zahra, kau berbeda dengan yang lain, kamu istimewa" batin dimas


__ADS_2