Cinta Yang Tak Biasa

Cinta Yang Tak Biasa
tidak semangat


__ADS_3

🌿 aku yakin setiap pertemuan selalu memberi makna, entah itu suka atau benci. yang pasti pertemuan kita selalu membekas di hati 🌿


pagi pun mulai tiba,sinar mentari memasuki celah-celah kamar zahra.


Suara kicauan burung pun membanngunkan setiap mata yang terpejam.


zahra kini mulai membuka pelan kedua mata nya, dia mengucek pelan kedua bola mata nya itu,


zahra membuka mata nya dan duduk di tepi ranjang ,mengingat kejadian semalam membuat nya tidak tenang memulai paginya.


" aaah aku benar-benar bingung ,perjodohan ini membuat ku tidak tenang" gumam Zahra


Zahra pun melangkahkan kakinya menuju kamar mandi, dia membersihkan tubuhnya lalu bersiap memakai seragam, setelah rapih memakai seragam dia pun mengambil air wudhu dan melaksanakan sholat subuh.


selesai sholat Zahra turun mencari keberadaan mama nya di dapur.


"kamu sudah bangun nak" tanya mama lina


Zahra pun menuju dapur keberadaan mama nya disana yang sedang memasak sarapan.


" iyah ma, zahra sudah banguun ..." jawab zahra


melihat wajah zarha yang sedang tdk bersemangat membuat Lina bingung, " apa yang sedang anak itu pikirkan?" gumam mama lina

__ADS_1


" ma, zahra mau tanya?"


" mau tanya apa ra ?" jawab lina


" apa alasan mama sama papa jodohin zahra sama kak dimas?"


" Ra , dimas itu anak nya sahabat papa, lagi pula papa dan om sanjaya sudah menjodohkan kalian sejak dulu" jawab lina


" hmmm... " zahra masih saja tertunduk dia masih memikirkan apa yg akan terjadi nantinya.


" sudahlah sayang, kamu serahkan saja allah, kamu sholat istikharah ,biar kamu tenang, dan ingat ra apa yang menurut kamu buruk belum tentu buruk di mata Allah, dan yang menurut kamu baik belum tentu baik pula di mata allah , kamu paham maksud mama kan?" kata lina sambil menyodorkan nasi goreng yang sudah dia siapkan


" sudahlah kamu sarapan dulu, nnti terlambat ke sekolah nya" sambungnya


karena firham papa nya zahra sudah pergi ke kantor pagi-pagi sekali .


Selesai sarapan zahra pamit untuk berangkat ke sekolah.


" ma , zahra berangkat sekarang ya ,Assalamualaikum" tutur zahra sambil menyalami lina mamanya


" hati-hati kalo di jalan, inget baca bismillah, dan belajar yang rajin biar cepet lulus yaa" jawab mama lina


Zahra yang semata-mata anak semata wayang nya sangat di sayang lina dan farhan.

__ADS_1


mereka selalu menginginkan yang terbaik untuk zahra, awal nya zahra dan sekeluarga hidup di kampung halaman Lina, tapi semenjak zahra Sma mereka pindah ke jakarta, karena farhan mendapat kan proyek kerja yang lumayan,sehinga harus terpaksa pindah dan meninggalkan kampungnya.


kejadian itulah yang membuat farhan dan sanjaya tidak bertemu,dan sampai akhirnya mereka bertemu lagi . dan berniat untuk menjodohkan kedua anaknya itu.


Di sekolah zahra sudah sampai sekitar 10 menit yang lalu, dia tidak terlalu semangat untuk memulai belajar nya, pikirannya tentang perjodohan membuat nya tak tenang. Saat dia sedang berjalan melewati koridor yg melewati ruang guru dia menemukan sosok yang mengganggu pikiran nya semalaman ini.


" kamu kenapa? " tanya Dimas


" kenapa masih pagi begini mukamu murung" sambungnya


zahra yang masih tertunduk pun akhirnya perlahan menatap sumber suara itu, dan tanpa sengaja mata nya menatap mata Dimas, dan kedua nya saling beradu pandang.


" tidak apa-apa pak," jawab zahra dengan suara lirih


" benarkah?" sambung dimas


" coba angkat kepala mu, dan satu lagi kalo sedang berjalan perhatikan arah jalan nya,biar kamu gak nabrak " lanjutnya


" ooh ,iya pak, kalo gtu saya permisi ke kelas dulu" pamit zahra sambil melewati Dimas yang masih berdiri di depannya.


"kenapa setiap pertemuan kita , aku selalu ingin lebih banyak waktu untuk berbicara denganmu?


pertemuan yang selalu tiba- tiba ini justru sangat membekas di hatiku, dari pertama aku bertemu denganmu, aku sudah jatuh cinta padamu, ditambah kita dijodohkan sama orang tua kita, itu membuat ku senang. Tapi sepertinya tidak denganmu zahra."

__ADS_1


pikir Dimas


__ADS_2