Cinta Yang Tak Biasa

Cinta Yang Tak Biasa
Episode 91


__ADS_3

"Dokter pasien bernama Fero diruangan mana ya?"tanya Rosi yang sudah sangat panik dengan keringat bercucuran di pelipisnya karena buru-buru.


"Fero?, maaf mba disini tidak ada pasien bernama Fero"ujar suster itu.


"Pasien yang baru kecelakaan beberapa jam yang lalu"ujar Rosi lagi.


"Owh pasien itu sekarang sudah berada di UGD mba"ujar suster itu sambil memperlihatkan dimana ruang UGD itu.


Setelah mengetahui ruang UGD itu, Rosi pun berlari kesana dengan perasaan takut, takut jika terjadi sesuatu pada Fero.


Bersamaan dengan datangnya Rosi, Dokter pun keluar dari ruangan pemeriksaan Fero.


"Bagaimana keadaannya Dok?"tanya Rosi.


"Mba siapa ya dan punya hubungan apa dengan pasien?"tanya Dokter.


"Saya Rosi, pasien yang Dokter tangani itu teman dekat saya"ujar Rosi.


"Tidak ada yang perlu dikhawatirkan mba, pasien cuman syok saja makanya dia pingsan, dan lukanya pun tidak terlalu serius"ujar Dokter itu membuat Rosi menjadi lega. "Nanti suster akan memindahkan pasien keruangan perawatan"lanjut Dokter itu.


"Memang harus dirawat ya Dok?"tanya Rosi.


"Iya mba, besok pasien sudah bisa pulang kok"ujar Dokter itu.


"Terima kasih Dokter"ujar Rosi. Dokter itu pun mengangguk lalu melangkah pergi.


Tak lama kemudian suster pun datang dan membawa Fero keruang perawatan diikuti dengan Rosi.

__ADS_1


"Aku akan merasa bersalah jika sesuatu terjadi pada mu Fer. Kamu tau aku fikir aku sudah melupakan mu, tapi ternyata waktu bertahun-tahun yang kuhabiskan diluar negri tidak dapat membuatku melupakanmu"ujar Rosi sambil memandang kearah Fero yang masih pingsan dengan selang infus ditangannya.


"Rosi"ujar Fero dalam pingsannya.


"Aku disini Fero, sadarlah"ujar Rosi lalu duduk di kursi dekat ranjang Fero dan tanpa Rosi sadari dia memegang erat tangan Fero dan meletakkan tangan Fero itu di pipinya.


💝💝💝


Sedangkan ditempat lain.


Faira tengah dalam perjalanan menuju rumah Faina, tapi tiba-tiba mobilnya mogok.


"Astaga ni mobil kenapa lagi"ujar Faira, dia pun turun dari mobilnya, sayangnya Faira tidak mengerti tentang mesin dan dia melihat kesana kemari tapi disekitaran situ tidak ada bengkel.


"Aduh gimana nih?"tanya Faira pusing pada dirinya sendiri.


"Faira"panggil seseorang membuat Faira menoleh kearah sumber suara dan ternyata yang memanggilnya adalah nyonya Tasya.


"Kamu kenapa Fai?"tanya nyonya Tasya.


"Ini tante mobil aku mogok, aku nggak tau juga kenapa, nggak ngerti mesin"ucap Faira.


"Owh, gini aja kamu ikut mobil tante aja dulu, kita kerumah tante nanti supir tante suruh buat cari bengkel untuk benerin mobil kamu dan bawa mobil kamu kerumah tante, gimana?"ujar nyonya Tasya.


Aduh gimana nih, apa gue sms Faina aja bilang kalau gue nggak bisa berangkat bareng mereka kerumah Reza dan gue udah disana duluan karena gue ketemu sama tante Tasya dan mobil gue mogok, batin Faira.


Faira, Faina dan Reyhan memang berencana untuk datang kerumah Reza dan mengumpulkan semua orang disana untuk menyaksikan vidio pengakuan nyonya Kikan hari ini.

__ADS_1


"Fara juga udah rindu dan tanyain tentang kamu mulu"lanjut nyonya Tasya.


"Saya juga rindu sama Fara tante, kalau gitu yaudah deh saya ikut tante aja"ujar Faira


Sebelum masuk kedalam mobil nyonya Tasya, Faira terlebih dahulu mengirimkan sms pada Faina.


Sesampainya Faira dan nyonya Tasya dirumah nyonya Tasya, mereka pun masuk dan Faira dapat melihat Fara yang tengah belajar menulis dengan Reza.


"Fara lihat siapa yang datang sayang"ujar nyonya Tasya, Fara pun melihat kerah yang ditunjukkan omanya dan langsung berlari memeluk Faira.


"Tante Faira, Fara kangen"ujar Fara masih memeluk Faira.


"Tante Faira juga kangen sama Fara sayang"ujar Faira sambil mengusap lembut kepala Fara.


"Tante, aku lagi belajar menulis sama ayah, tante mau kan ajarin Fara juga"ujar Fara.


"Mau dong, ayo kita belajar"ujar Faira sambil menggandeng tangan Fara, Reza pun sudah tidak bisa berkata apapun lagi atau menolak saat melihat anaknya yang begitu sangat bahagia dengan kehadiran Faira dan pada akhirnya Reza dan Faira pun mengajar Fara dengan sesekali Fara tertawa bahagia.


"Papa lihat kan cucu kita begitu bahagia dengan kehadiran Faira"ujar nyonya Tasya yang melihat 3 orang itu dari lantai dua rumahnya, karena saat ini Faira, Reza dan Fara tengah berada diruang tamu, sedangkan nyonya Tasya dan tuan Herman dilantai 2 rumahnya.


"Iya ma, kalau kayak gini papa juga setuju kalau Faira menggantikan posisi Faina, bukan hanya sebagai ibu buat Fara, tapi juga sebagai orang yang dicintai Reza dalam hatinya"ujar tuan Herman.


****


Author saranin kalau baca cerita ini itu dengerin lagu Krisdayanti feat Melly Goeslaw judul lagunya cinta, tapi semua tergantung dari pembaca aja suka dengerin lagu apa kalau baca novel ini.


Emang kalau kalian baca novel cinta yang tak biasa ini biasanya kalian dengerin lagu atau nggak, terus kalau kalian dengerin lagu judul lagunya apa?.

__ADS_1


Dijawab ya di kolom komentar.


Makasih.


__ADS_2