Cinta Yang Tak Biasa

Cinta Yang Tak Biasa
Episode 42


__ADS_3

"Lo yah Fai, lo ngibulin gue yah pura-pura sakit, orang enak-enak lo dirumah nonton Korea sambil makan popcorn gitu"ujar Disha kesal, saat Disha sampai dirumah Faina setelah dia pulang dari kantornya, dia mendapati Faina dan bi Sinta menangis, dengan sangat panik Disha memeluk sahabatnya itu memberikan kenyamanan dan saat Disha bertanya kenapa Faina menangis, ternyata Faina menangis karena nonton film Korea yang sedih, sungguh menyebalkan bukan?.


"Lo nggak lihat gue pucat kayak gini, yah dari pada gue baring aja, terus kepala gue pusing mending gue ajak aja bi Sinta nonton Korea, seru kan bi?"ujar Faina sambil menghapus bekas air matanya yang masih tersisa disekitar matanya.


"Iya non, seru banget, besok-besok nonton film Korea lagi yah non"ujar bi Sinta.


"Siiip bi"ujar Faina sambil tersenyum.


"Percuma deh gue kesini"ujar Disha.


"Ehk Dish, jangan marah dong, maaf yah, gue nggak ngibulin lo kok, gue emang nggak enak badan tadi pagi, tapi sekarang udah baikan"ujar Faina menatap Disha dengan tatapan memohon.


"Pintar banget sih lo buat orang nggak jadi marah"ujar Disha tersenyum, Faina pun langsung memeluk erat Disha.


"Bau lo Fai, belum mandi yah?"ujar Disha melepaskan pelukan Faina.


"Iya Dish"ujar Faina sambil senyum-senyum malu.


"Ishh jorok, beruntungnya lo bisa sama Reza, ibarat nih yah Fai, lo itu bulan yang berada digelapnya malam dan Reza seperti matahari yang berada ditengah keterangan"ujar Disha bercanda, tapi tak Disha sangka kata-katanya membuat hati Faina tersentuh.

__ADS_1


Faina membenarkan semua ucapan Disha, dia hanya wanita yang mempunyai kehidupan yang gelap sedari dia kecil, semenjak ayah yang harusnya dibanggakan dan menjadi pahlwan bagi Faina malah menjadi pahlwan putri orang lain dan Reza, lelaki itu jauh dari kata sempurna untuk seorang Faina.


"Fai, sorry kalau kata-kata gue salah"ujar Disha karena melihat raut wajah Faina yang berubah ditambah lagi mata Faina yang berkaca-kaca.


"Lo benar Dish, gue dan dia sangat jauh berbeda"ujar Faina.


"Fai, Kata-kata gue tadi cuman bercanda jangan diambilin hati, lo pantes, malah pantes banget sama Reza"ujar Disha sembari memegang bahu Faina.


"Nggak papa kok Dish, lagi pula kata-kata lo benar"ujar Faina, baru saja Disha hendak bicara kembali, tiba-tiba seseorang memasuki rumah dan ternyata orang itu tak lain adalah Reza.


"Bagaimana kabar kamu sekarang sayang?"tanya Reza sambil memeluk Faina.


"Udah baikan Za"jawab Faina


"Kamu yang nabrak mobil saya tempo hari kan dan kamu juga kan yang bersama istri saya kekantor saya waktu itu"ujar Reza.


Aduh kenapa dia malah ingat tentang mobilnya itu sih, gimana kalau dia minta ganti rugi sekarang juga, gue kan nggak punya uang, batin Disha sambil melirik Faina berharap jika sahabatnya itu akan membantu kondisinya.


"Za, kamu kan udah lunasin utang Disha, kok diungkit lagi sih"ujar Faina mengerti arti tatapan Disha.

__ADS_1


"Memang aku sudah melunasinya Fai, tapi bertanya tidak mengapa kan"ujar Reza.


"Iya tidak apa-apa. Yaudah Fai, gue pulang dulu"jawab Disha.


"Kok cepat amat sih Dish"ujar Faina.


"Iya maaf, aku ada janjian sama temanku"ujar Disha, tapi sebenarnya itu hanyalah alasan Disha saja untuk menghindar dari Reza karena Disha takut dengan tatapan Reza padanya.


"Yaudah, kapan-kapan jalan-jalan kesini lagi yah"ujar Faina.


"Pasti Fai, saya duluan pak Reza, bibi, Assalamualaikum"ujar Disha lalu melangkah pergi meninggalkan rumah Faina.


Setelah kepergian Disha, Faina dan Reza memasuki kamar mereka untuk beristirahat.


"Za, besok aku bisa pergi kerja kan?"ujar Faina setelah Reza keluar dari kamar mandi setelah lelaki itu melakukan rutinitasnya yaitu mandi


"Kalau kamu udah sembuh, boleh"ujar Reza.


Faina pun dengan girang langsung berlari kearah Reza dan memeluk tubuh kekar lelaki itu.

__ADS_1


"I love you Za"ujar Faina menghirup dalam-dalam aroma tubuh Reza karena sekarang yang berhubungan dengan Reza menjadi kesukaan Faina apalagi aroma tubuh Reza.


"Love you more baby"ujar Reza sambil mengusap belakang Faina.


__ADS_2