
Esok pun tiba dan hari ini adalah hari minggu.
"Ayah apa tante Faira akan kesini?"tanya Fara pada ayahnya yang tengah mengetikkan sesuatu di laptopnya.
"Tidak nak"jawab Reza.
"Kenapa?"tanya Fara.
"Karena dia orang asing"jawab Reza.
"Faira bukan orang asing, dia saudara kembar Faina"ujar seseorang yang tak lain adalah nyonya Tasya.
"Tapi dia baru masuk ke kehidupan kita dan bagi Reza dia tetap orang asing"ujar Reza tanpa melihat kearah mamanya dan tetap fokus pada laptopnya.
"Kalau begitu bagaimana kalau hari ini papa temani Fara main ditaman bermain"ujar Fara.
"Iya putri kecilnya papa, ayok"ujar Reza lalu mematikan telfonnya dan berjalan keluar rumahnya sambil menggandeng tangan Fara setelah meminta izin pada mama dan papanya.
Sesampainya Reza dan Fara ditaman bermain itu, Fara langsung berlari kesebuah ayunan dan duduk disana.
"Papa ayo cepetan, dorongin ayunannya dong"ujar Fara sambil memasang wajah puppy eyes nya.
"Iya sayang"ujar Reza berjalan kearah Fara, Reza pun mendorong ayunan itu dan sesekali mereka berdua tertawa bahagia.
Sedangkan didalam mobil Faira.
Reyhan, Faira dan Faina memilih untuk pulang saja dan mengikuti nyonya Kikan esok hari lagi.
"Rey bisa antarkan saya kerumah Reza dulu, saya ingin melihatnya dan Fara"ujar Faina dengan raut wajah sedih.
"Baik nona"jawab Reyhan.
Saat melewati taman bermain, tanpa sengaja mata Faina menangkap sosok yang ia kenali.
__ADS_1
"Reyhan berhenti!!"teriak Faina membuat Reyhan langsung menginjak remnya.
"Aduh Reyhan kenapa diinjak mendadak kayak gitu sih, kepala aku kan jadi kebentur"ujar Faira sambil mengelus jidatnya yang sakit.
"Ada apa nona Faina?"ujar Reyhan.
"Rey itu Fara dan Reza kan(?)"tanya balik Faina, Reyhan dan Faira pun mengalihkan pandangannya kearah pandangan Faina.
"Iya nona, itu mereka"ujar Reyhan pelan takut jika kata-katanya akan menyinggung perasaan Faina.
"Aku bahagia kalau mereka bahagia Rey, tapi apakah jika masalah ini selesai mereka masih ingin menerima ku kembali"ujar Faina.
"Iya nona, tidak ada alasan bagi tuan Reza untuk menolak nona bahkan itu yang tuan Reza mau, nona kembali"ujar Reyhan.
"Saya harap ucapan kamu benar Rey"ujar Faina, sedangkan Faira dia hanya terdiam sambil memandang kearah kedua orang yang tengah asik bermain sambil tertawa bersama itu.
Sedangkan ditempat lain.
"Mba mau kejalan mana?"Tanta supir taxi itu.
"Kejalan xxx pak"jawab wanita itu dan taxi itu pun berjalan menuju alamat jalan yang wanita itu sebutkan. Sedangkan wanita itu, dia mengambil hpnya dan menelfon seseorang.
Dalam teflon.
"Aku pulang ma"ujar wanita itu.
"Astaga kenapa kamu nggak bilang sayang, biar mama jemput dibandara"ujar seseorang yang dipanggil mama oleh wanita itu.
"Nggak usah ma, aku udah menuju rumah kok naik taxi, aku mau buat kejutan buat keponakanku yang gemesin itu"ujar wanita itu.
"Kamu ini ada-ada saja, yaudah hati-hati ya dijalan. Owh ya kamu mau mama masakin apa?"ujar mama wanita itu.
"Ayam krispi aja"ujar wanita itu.
__ADS_1
"Baiklah, mama tunggu kamu"ujar mama wanita itu.
"Siip ma, sampai jumpa"ujar wanita itu lalu mematikan telfonnya.
Wanita itu memasukkan hpnya kembali kedalam tasnya. Indonesia mempunyai beribu kisah sedih dalam kehidupannya, bukan Indonesia tapi salah satu orang yang tinggal di negeri itu yang membuat nya terluka.
Ingatannya kembali pada beberapa tahun yang lalu saat dia benar-benar merasakan bahwa cinta itu ada.
Flashback on
"Aku mencintaimu"ujar seorang lelaki sambil menatap seorang wanita yang berada disampingnya.
"Aku juga"jawab wanita itu membuat senyum bahagia diwajah lelaki tersebut.
"Ayo kita pulang, ini sudah sore"ujar lelaki itu sambil menarik tangan wanita itu.
Kenapa dia tidak mengajakku pacaran atau langsung melamarku saja, batin wanita itu.
Flashback off.
"Tidak, aku tidak bisa mengingat nya lagi"gumam wanita itu sambil menghapus air matanya yang entah sejak kapan mengalir keluar.
"Kita sudah sampai mba"ujar supir taxi itu.
"Owh iya, makasih pak"jawab wanita itu sambil memberikan selembar uang seratus ribu.
"Kembaliannya mba"ujar supir taxi itu karena wanita itu langsung keluar dan langsung berjalan memasuki pagar rumahnya dengan membawa koper yang memang sudah supir taxi itu keluarkan dari bagasinya.
"Untuk bapak aja, anggap aja bonus dari saya"ujar wanita itu sambil tersenyum ramah dan melanjutkan jalannya kedalam rumahnya itu.
"Terimah kasih mba, semoga mba dapat jodoh yang baik kayak mba!!"teriak supir taxi itu lalu memasuki mobilnya dan menjalankannya lalu segera pergi meninggalkan rumah wanita itu.
Amiiin, batin wanita itu yang mendengar doa supir taxi yang mengantarkannya.
__ADS_1