Cinta Yang Tak Biasa

Cinta Yang Tak Biasa
Episode 54


__ADS_3

"Kak Rangga janjikan sama aku kalau kakak udah pulang dari kantor, kakak langsung menemani aku kerumah sakit"ujar Faina.


"Iya kakak janji, janji juga sama kakak kalau kamu nggak akan pergi sendiri kesana"ujar Rangga.


"Iya janji"ujar Faina.


Setelah kepergian Rangga, Faina memilih untuk bermain dengan Reina karena Ali juga sudah berangkat ke sekolahnya, sedangkan Syifa dia pergi untuk membeli bahan-bahan dapur dipasar.


Sedangkan ditempat lain.


Nisa bersiap-siap untuk berangkat kerumah sakit melihat kondisi Reza saat ini.


"Mau kemana kamu nak?"tanya nyonya Tasya.


"Aku akan kerumah sakit ma untuk lihat kondisi Reza"ujar Nisa.


"Kalau begitu mama dan papa ikut yah nak, apa disana juga ada Faina?"ujar tuan Buddin.


"Iya pa disana juga ada Faina, kalau mama dan papa ingin ikut, ayok siap-siap karena sebentar lagi Nisa akan berangkat"ujar Nisa dan diangguki oleh tuan Buddin dan nyonya Tasya.


Sesampainya mereka disana, mereka dibuat heran karena mereka tidak menemukan keberadaan Faina, terutama Nisa, dia begitu heran sebab setaunya Faina tidak ingin meninggalkan Reza sendiri dan ingin selalu disamping Reza.


Mereka juga bahagia karena melihat Reza sudah sadar.


"Tante, Faina mana ya?"tanya Nisa pada nyonya Tasya.


Nyonya Tasya pun menceritakan semua yang terjadi dan Nisa terkejut mendengarnya begitu pula dengan nyonya kikan dan tuan Buddin, sedangkan Reza yang terbaring di ranjang ruangan itu hanya diam mendengarkan mamanya yang memberitahu kepada Nisa tentang apa yang terjadi pada dirinya dan Faina.


Ya Allah bagaimana perasaan Faina saat ini, mudah-mudahan dia bisa melewati ujianmu, batin tuan Buddin.

__ADS_1


Tiba-tiba hp Nisa berdering, Nisa melirik hpnya dan tertera nama Dion, dia pun pamit pada semua orang untuk keluar ruangan sebentar karena ingin mengangkat hpnya.


Dalam telfon.


"Halo Dion"ujar Nisa


"Halo Nis, lo sibuk nggak?"ujar Dion.


"Sibuk?,nggak sih. Cuman gue lagi jengukin Reza dirumah sakit, kenapa emangnya?"ujar Nisa.


"Reza?, Reza teman SMA kita?"ujar Dion.


"Iya, dia habis kecelakaan beberapa bulan yang lalu dan baru sadar"ujar Nisa.


"Yaampun, kok lo nggak bilang sama gue sih dari kemarin-kemarin padahal kan kita sering kontak kan akhir-akhir ini"ujar Dion.


"Sorry Dion, gue lupa"ujar Nisa.


"Iya, buruan"ucap Nisa dan sambungan telfon mereka berdua pun terputus.


2 jam berlalu dan Nisa masih menunggu kedatangan Dion, owh yah Nisa menunggu Dion diluar ruangan Reza, Nisa juga sudah mengirimkan pesan pada Dion dimana letak kamar inap Reza.


"Nisa!!"


Nisa menoleh kearah sumber suara dan mendapati Dion berjalan kearahnya.


"Gimana keadaan Reza sekarang?"tanya Dion saat sudah sampai didepan Nisa.


"Mendingan sih daripada sebelumnya"jawab Nisa.

__ADS_1


"Lo udah nikah yah sama Reza?"ujar Dion.


Andai kan itu benar Dion, gue pasti akan sangat bahagia, batin Nisa.


"Nggak, Reza udah nikah sama orang lain yang lebih baik dibandingkan gue"ujar Nisa yang membuat Dion mengernyitkan dahinya tanda heran.


"Kok bisa?, padahal dulu waktu zaman SMA Reza begitu mencintai dan ngejar-ngejar lo"ujar Dion.


"Beberapa tahun yang lalu, gue emang sempat pacaran sama Reza, kurang lebih 3 tahun lamanya, tapi dengan bodohnya gue memutuskan hubungan gue dan Reza dan menikah dengan laki-laki lain"ujar Nisa.


"Terus suami lo sekarang dimana?"tanya Dion.


"Gue udah cerai sama dia karena dia sering melakukan kdrt sama gue"ujar Nisa sedih karena ingatannya kembali dizaman-zaman sulitnya dulu, waktu dia masih terikat ikatan suci dengan mantan suaminya itu.


"Kenapa lo nggak ngelaporin tuh cowok kepolisi aja Nis?, dan sorry kalau gue buat lo kembali ingat kenangan lo sama mantan suami lo itu"ujar Dion.


"Nggak papa Dion, ehk bukannya lo mau jengukin Reza, kok kita malah ngobrol panjang lebar diluar kayak gini sih"ujar Nisa sambil tertawa sedikit untuk menutupi kesedihannya.


"Owh iya, gue masuk ya?"ujar Dion dan diangguki oleh Nisa, mereka berdua pun masuk keruangan Reza.


"Dion?"ujar Reza heran saat melihat sahabat SMA nya yang sudah lama hilang kontak dan kabar sekarang berada diruangan tempatnya dirawat.


"Hey bro, lo kenapa bisa kecelakaan sih?"ujar Dion.


"Yah takdir Dion, owh yah, kok lo bisa ada disini sih?"ujar Reza.


"Nisa yang kasih tau gue tentang lo, jadi karena gue sahabat yang baik, gue datang kesini jengukin lo"ujar Dion yang membuat Reza tersenyum. "Owh yah kata Nisa lo udah nikah sama orang lain, terus sekarang istri lo kemana?"lanjut Dion.


Reza sempat berfikir sedikit lalu menjawab.

__ADS_1


"Faina nggak pantes sama laki-laki cacat kayak gue Dion"ujar Reza yang membuat Dion terkejut karena Dion baru mengetahui kalau sahabatnya itu mengalami kecacatan, dan yang membuat Dion lebih kaget lagi saat Reza mengucapkan nama Faina.


Nggak mungkin Faina yang gue suka sama dengan Faina istrinya Reza kan, iya nggak mungkin, mungkin namanya aja yang sama, batin Dion.


__ADS_2