Cinta Yang Tak Biasa

Cinta Yang Tak Biasa
Nisa kembali


__ADS_3

Faina berniat untuk membawakan Reza bekal hari ini, dia sudah memasak nasi goreng seperti tadi pagi, Faina berharap Reza akan sangat bahagia dengan kedatangannya.


"Bi, Faina kekantor Reza dulu yah"ujar Faina berpamitan kepada bi Sinta yang sedang menyiram tanaman.


"Owh iya non, hati-hati dijalan non"ujar bi Sinta yang diangguki oleh Faina.


Faina pun masuk kedalam mobilnya dan dengan cepat mobil itu meninggalkan pekarangan rumah Reza.


Sesampainya Faina dikantor Reza, dia pun turun dengan hati yang senang, semua pegawai Reza pun menyapanya dengan lembut


"Bu Faina"ujar Fero kaget.


"Rezanya ada?" tanya Faina dan Fero hanya terdiam, tak tau harus berucap apa. "Fero, Rezanya ada?" lanjut Faina lagi.


"Pak Reza lagi ada tamu, hmm, bagaimana kalau bu Faina pulang saja"ujar Fero yang membuat hati Faina kecewa.


"Saya hanya ingin bertemu Reza sebentar saja, saya cuman ingin memberikan bekal ini setelah itu saya akan pulang"ujar Faina dengan suara yang lemas membuat Fero merasa kasihan.


"Tapi bu,,,"ujar Fero terpotong karena Faina sudah membuka pintu ruangan Reza.


Deg

__ADS_1


Entah mengapa hati Faina sakit melihat Reza berpelukan dengan wanita lain, siapa wanita itu?, itulah pertanyaan yang muncul dibenak Faina, muka wanita itu tidak kelihatan karena dia berbalik kebelakang.


Tanpa sengaja Faina menjatuhkan rantang bekal yang ia bawa sehingga membuat Reza dan wanita itu terkejut.


Saat wanita itu berbalik kebelakang, mata wanita itu bertemu dengan mata Faina.


Deg


Lagi-lagi Faina terkejut, begitupun dengan wanita itu, wanita itu adalah Nisa, anak dari istri ayahnya.


Jangan bilang jika mantan pacar Reza itu adalah Nisa, anak tante kikan, batin Faina.


"Siapa dia Za?" tanya Faina dengan mata yang berkaca-kaca.


"Kamu kenal sama Faina Za?"tanya Nisa.


"Nisa ini mantan pacar aku Faina dan Faina,,"ujar Reza, Faina berharap jika Reza akan mengakuinya sebagai istrinya didepan Nisa. " Faina salah satu karyawan yang bekerja ditempat aku menanam saham"lanjut Reza yang membuat Faina kecewa, Reza tidak akan pernah menganggapnya sebagai istri, itu mustahil terjadi, sedangkan Fero dia terkejut dengan apa yang bosnya itu katakan, kenapa bosnya itu tidak mengakui jika Faina adalah istrinya.


"Maaf saya mengganggu waktunya, tadi aku cuman pengen bawain kamu nasi goreng Za, tapi udahlah, udah jatuh juga, saya permisi"ujar Faina lalu berlari menjauh dari kantor Reza, saat dia sudah jauh dari kantor Reza, air matanya jatuh berjatuhan dari matanya itu.


Kenapa hatiku sesakit ini Tuhan, lo harusnya sadar Faina, Reza dan lo itu udah tanda tangan kontrak Nikah, lo nggak boleh jatuh cinta sama Reza, nggak boleh Fai, batin Faina lalu menghapus air matanya.

__ADS_1


Hatinya sakit dengan pengakuan Reza tadi terlebih lagi mantan pacar Reza itu adalah saudara tirinya, anak dari istri ayahnya.


💝💝💝


Sedangkan ditempat lain.


"Za, kamu yakin Faina hanya sebatas karyawan kamu?"ujar Nisa karena menurutnya Faina lebih dari sebatas karyawan biasa.


"Iya, owh yah Nis, bisa kamu pulang sekarang, aku lagi ingin sendiri"ujar Reza.


"Iya. Za aku berharap rasa kamu untukku dulu belum berubah"ujar Nisa lalu keluar dari ruangan Reza.


Setelah kepergian Nisa, Fero pun masuk keruangan Reza dengan hati sedikit kesal.


"Gue nggak nyangka Za, lo begitu jahat sama Faina, apa sih susahnya mencintai dia"ujar Fero marah.


"Lo nggak pernah rasain di posisi gue Fer, ini sulit buat gue, gue nggak ci,,cinta sama dia"ujar Reza.


"Gue hanya nggak mau lo nyesel diakhir waktu Za, Faina perempuan yang baik terlebih lagi dia istri sah lo, sedangkan Nisa, dia kembali karena dia sudah dicampakkan sama suaminya, dia hanya masa lalu untuk lo"ujar Fero lalu keluar dari ruangan Reza sebelum lelaki itu berbicara.


Apa aku bisa mencintainya, terus bagaimana dengan kontrak pernikahan itu, batin Reza, Reza benar-benar pusing dengan jalan cerita cintanya.

__ADS_1


__ADS_2