
"Hiks,,,hiks,,,hiks"suara menangis seorang wanita begitu pilu terdengar, tapi dia berusaha untuk menutup mulutnya agar tak menimbulkan suara. Siapa lagi wanita itu jika bukan Faina yang baru saja tiba dirumahnya dan langsung memasuki kamarnya.
Faina menghapus air matanya dan menyalakan lagu dihpnya.
Siti Nurhaliza-cakra khan
Seluruh cinta
*Menatap kepergian dirimu
menatap menangis sedih tak tertahan
terbayang saat bersama, lewati masa terindah,
saat kau memelukku tuturkan cinta.
Kaulah salur cinta bagiku yang selalu menentramkan perasaanku, dirimu kan selalu ada di sisiku selamanya
Kau bagaikan nafas ditubuhku yang selalu menghidupkan segala gerakku, kukan selalu memujamu hingga nanti kita kan bersama.
Tak sanggup ku memikirnya lagi
hati separuh nyawaku tangisimu
tiada lagi bait yang indah terdengar malu terucap, merayu menyanjungku tenangkan jiwa*.
Faina tersenyum sedih mendengar lagu itu, lagu itu sangat cocok dengan kisah cintanya dengan Reza, dulu Reza membuatnya terbang di awan namun saat ini saat dia sedang mengandung, Reza malah menjatuhkannya ke bumi, sungguh miris sekali hidupnya, tiada lelaki yang dapat melindunginya kecuali saudaranya, ayahnya meninggalkannya begitupun dengan Reza, suaminya.
__ADS_1
Jika Rangga dan Ali bukan seorang lelaki, maka pasti Faina akan trauma dengan yang namanya lelaki atau mungkin sampai membencinya, tapi kakak dan adik kandungnya adalah lelaki, 2 lelaki yang paling baik diantara seribu lelaki yang ada didunia yang pernah ia kenali.
💝💝💝
Sedangkan ditempat lain.
Reza tengah menelfon seseorang yaitu Rey.
Dalam telfon.
"Halo Rey"ujar Reza.
"Iya pak Reza, ada yang bisa saya bantu?"ucap Rey.
"Bagaimana Faina?"tanya Reza.
"Baiklah, kasih aku kabar jika terjadi sesuatu"ujar Reza dan diiyakan oleh Rey.
Setelah sambungan itu terputus, Rey tiba-tiba melihat Faina memasuki salah satu mobil yang terparkir di bagasi rumahnya dan tak lama mobil itu pun melaju, Rey dengan cepat mengikuti mobil itu karena takut kehilangan jejak.
Rey mengernyitkan dahinya kala mengetahui jika Faina kerumah sakit, dia bertanya dihatinya, apakah Faina sedang sakit?, tapi sakit apa?.
Rey mengikuti Faina sampai Faina menemui seorang Dokter kandungan, Rey pun menghembuskan nafasnya dan merasa lega karena mengira jika Faina mempunyai penyakit, tapi ternyata dia hanya ingin mengecek kandungannya.
Faina dan Dokter kandungan itu pun langsung masuk kedalam sebuah ruangan setelah berbincang diluar dan Rey tidak bisa lagi mendengar suara Faina ataupun mengikuti Faina.
Sedangkan didalam ruangan Dokter itu, Faina diperiksa dan ternyata kandungan bayinya semakin lemah, Dokter benar-benar takut akan keselamatan Faina dan bayinya, Dokter takut jika keluarga Faina harus memilih menyelamatkan Faina atau bayinya dihari kelahiran nanti dan mudah-mudahan itu tidak terjadi.
__ADS_1
"Apa dia begitu lemah Dok?, saya merasa bayi saya ini jarang sekali bergerak"ujar Faina gelisah.
"Dia lemah bu Faina, saya hanya takut jika keluarga ibu harus memilih antara kalian berdua dihari persalinan nanti jika kondisi bayinya masih seperti ini, terlebih lagi tekanan darah ibu Faina sangat tinggi"ujar Dokter itu yang membuat Faina sedih, dia benar-benar merasa bukan ibu yang baik untuk calon anaknya.
Setelah menebus vitamin dan penguat kandungan, Faina pun memutuskan untuk ketaman sebentar sebelum pulang kerumah mamanya untuk menenangkan hati dan pikirannya.
Sesampainya ditaman itu, Faina menghirup dalam-dalam udara segar yang ada ditaman itu dan menghembuskannya secara perlahan.
"Kamu harus kuat nak, mama berharap kamu tumbuh menjadi wanita pemberani dan tegar"ujar Faina sambil mengusap perutnya dengan lembut.
💜💜💜
Sedangkan ditempat lain.
Dion yang sedari kemarin sibuk dengan urusan Cafenya pun lupa jika dia ingin melihat foto istri Reza yang dikirim oleh Nisa lewat whatsaap.
"Astaga kenapa aku lupa yah"ujar Reza lalu memukul keningnya sendiri.
Reza pun mengambil hpnya dan membuka foto itu lewat percakapan whatsaap nya dengan Nisa.
"Astaga!!, jadi Faina yang kucintai adalah Faina istrinya Reza, mereka berdua adalah orang yang sama"ucap Dion terkaget bahkan sangat kaget, dia tak mengerti kenapa dunia begitu sempit, mengapa dia dan Reza harus menyukai wanita yang sama, dan itu terjadi untuk kedua kalinya.
Ada satu rahasia yang selama ini Dion sembunyikan dari semua orang termasuk pembaca setia cerita ini, tapi hari ini Dion akan membuka semuanya.
Dion adalah sahabat baik Reza ketika SMA bersama dengan Fero, waktu pertama kali Dion melihat Nisa ketika mos disekolahnya dia langsung jatuh cinta, tapi Reza duluan yang curhat kepada kedua sahabatnya itu jika dia mencintai Nisa dan menyuruh kedua sahabatnya untuk membantunya mendapatkan hati Nisa, itulah juga alasan mengapa Dion menerima keinginan orang tuanya untuk bersekolah diluar negri.
Dan saat dia kembali ke Indonesia, dia kembali jatuh hati pada pelanggan Cafenya malam itu, tak Dion sangka ternyata orang yang dicintainya kali ini pun adalah orang yang sudah terikat janji suci dengan sahabatnya pula, dua kali mencintai dan dua kali pula harus mengalah untuk mengikhlaskan orang yang dicintainya agar bisa bersama sahabatnya.
__ADS_1
Dion seakan tak bisa berkata apapun lagi dan dia memilih pulang kerumahnya untuk memenangkan pikirannya, karena meskipun Dion memaksa untuk melanjutkan pekerjaannya pasti pekerjaannya juga tak akan beres sebab dia sedang ada pikiran yang mengganggu konsentrasinya.