CINTAMU MEMBAWAKU PULANG

CINTAMU MEMBAWAKU PULANG
Eps.25


__ADS_3

Tujuh bulan kemudian..........


Sebenarnya perutku terasa mules dari malam sebelumnya namun belum ada tanda - tanda seperti akan melahirkan akupun kembali melanjutkan pekerjaan ku,dan ketika sore aku baru mengeluarkan flek aku segera menelepon Mbak Eva untuk menemaniku kerumah sakit terdekat dan ia pun segera datang kerumahku.


Mbak Eva segera membawaku kerumah sakit sesampainya disana dokter segera memeriksa kandunganku dan ternyata sudah pembukaan tiga, hampir tengah malam pembukaan bertahap dan semangkin ber aturan dan akhirnya menjelang subuh proses lahiran pun berlangsung putri kedua ku lahir dengan selamat tidak ada kekurangan sedikit pun, proses lahiran anak keDua kurasa kan lebih gampang dari yang pertama.


Reza saat itu sedang tidak berada di samping ku ia sedang berada di kota B.


Mbak Eva yang menemani ku saat aku lahiran segera memberi kabar bahagia itu pada Reza.


Siang hari nya Reza pulang dan segera menemui ku dirumah sakit bersama ibu mertua ku.


Ada perubahan dari sikap ibu mertua saat menjenguk ku.


Sikap ibu mertua ku berubah baik terhadapku,ibu mertuaku memelukku dan meminta maaf padaku akupun terharu membalas pelukan ibu mertuaku.


Setelah beberapa hari berada dirumah sakit hari ini akupun pulang kerumah setelah Reza menyelesaikan semua administrasi nya,setibanya kami dirumah tak berapa lama Farhan bersama istrinya datang bertamu kerumah, aku merasa sangat senang atas perubahan sikap mereka terhadap ku.


Malam itu kami mengadakan acara makan bersama,tidak hanya ibu mertuaku dan adik ipar ku,mbak Eva dan ibu ku pun ikut hadir bersama menikmati makan malam.


Setelah hari itu mertuaku bahkan adik iparku bersama istrinya jadi sering main kerumahku tak jarang juga adik ipar ku bersama istrinya nginap di rumahku.


Awalnya aku berpikir dengan sikap mereka yang berubah baik dengan ku semua masalah yang dulu sudah berakhir nyatanya semangkin parah dan membuat hidup ku berantakan.


#flesback"


Saat aku sedang tidur siang ibu mertuaku datang kerumah dan menceritakan permasalahan yang sedang ia hadapi,ibu mertuaku meminta tolong pada ku untuk membantu nya,ibu mertuaku sedang membutuhkan dana 3 juta rupiah untuk menyelesaikan utang nya pada lintah darat.

__ADS_1


"Mama tidak telepon Reza?" tanya ku


"Mama sudah telepon nak tapi suami mu mengatakan bahwa ia tidak mempunyai uang saat ini.


Akhirnya akupun memberikan uang sebesar 3 juta rupiah pada ibu mertuaku.


Dua hari kemudian ipar ku bersama istrinya datang kerumah dan menginap dirumah ku selama hampir Satu minggu.


Hana mengatakan bahwa mereka belum membayar kontrakan karena Farhan baru saja mulai bekerja sementara jika mereka terus tinggal dirumah ku,aku tidak bisa untuk beristirahat suara bising anak - anak nya membuat ku terganggu dan akhirnya aku terpaksa memberikan uang pada mereka untuk membayar uang kontrakan mereka.


Dan ternyata semua terus berlanjut hingga akhirnya aku sadar bahwa mereka hanya memanfaatkan kebaikan,semua semangkin terasa jelas jika aku tidak membantu ibu mertua dan adik ipar ku maka Reza pasti marah pada ku.


Akhirnya aku menarik diri dari mereka dan sebab itu pula membuat Reza jadi berubah terhadapku kami jadi sering ribut,apa yang ku lakukan menjadi salah di mata Reza.


Next......


untuk itu aku memilih diam dan membiarkan semua mengalir sebagai mana mesti nya.


Namun malam yang semangkin larut membuat hasrat ku kian memberontak,tusukan - tusukan gairah bergelora memecahkan kesunyian malam aku terkapar dalam kerinduan ,hidupku seperti sebatang kayu kering yang merasakan sakit dari patahan - patahan lalu.


namun malam ini aku gagal melukis wajahnya setelah aku merasakan seribu luka yang telah sengaja ditorehkan,aku mati rasa untuknya


Dan bahkan aku juga membiarkan ibu mertuaku mencarikan jodoh buat Reza karena Reza sudah membunuh rasa yang pernah hadir.


pada suatu malam Reza sudah tertidur lelap notifikasi pesan whatsapp diponsel milik Reza berbunyi.


"Mas lagi apa nih"😘

__ADS_1


"Apakah mama sudah sembuh?"


"mas"


Sipengirim pesan tidak tau bahwa Reza sudah tertidur maka ia menelepon Reza dan aku sengaja mengangkat telepon tersebut dengan mengaku sebagai ibu mertuaku dan mengatakan Reza sudah tertidur dari pembicaraan ditelepon aku bisa tau bahwa si penelepon sudah mengenal ibu mertua ku,kejadian ini tidak cukup sekali jika aku pertanyaan kan hal tersebut bukan jawaban yang ku terima malah Reza akan menuduhku balik.


Aku mempertahankan pernikahan ku semata karena anak - anakku,hanya ke 2 buah hatiku yang mampu membuat ku tersenyum


Untuk menghindari pertengkaran jika Reza berada dirumah aku lebih sering menghabis kan waktu diluar,aku dan Reza semangkin hari seperti orang asing,hanya jika di depan anak - anak kami menutupi nya.


Kesibukanku diluar tidak membuat anak - anakku protes mereka begitu memahami dan mereka sangat mandiri putri pertama ku kini ber usia 12 tahun duduk di bangku sekolah menengah tingkat pertama kelas 9 sedang si adek 10 tahun duduk di kelas 5 sekolah Dasar.


aku bangga dengan ke 2 putriku bahkan aku tak pernah menyangka si adek selalu menjadi juara kelas.


Putri ku selalu membantuku menyelesaikan pekerjaan rumah terutama si Kakak sudah bisa membantuku menyelesaikan pekerjaan di loundry.


Metha sudah berhenti bekerja denganku karena ia sudah bertemu dengan pria yang bertanggung jawab dan mereka kini telah menikah.


Aku hanya lah wanita biasa yang hanya mempunyai usaha loundry dan bekerja sebagai salesman namun aku bersyukur kepada Tuhan yang telah memberi ku anak - anak sholeha.


Kedua putriku saling menyayangi pernah suatu ketika si adek jatuh dan mengalami patah tangan si Kakak merasa sangat bersalah tak henti - henti nya menangis.


Cerita itu bermula saat si adik memanjat pohon jambu.


kebetulan di halaman rumah terdapat pohon jambu dan pada musim nya pohon jambu itu berubah sangat lebat tak di sangka saat itu si adik menginjak salah satu cabang yang telah lapuk dan akhirnya si adik terperosok jatuh dari pohon itu.


Aku yang saat itu sedang tidak dirumah si Kakak menelepon menangis histeris memberitahu ku,aku yang panik segera pulang,dengan hati ber kecamuk kulangkahkan kaki memasuki pintu rumah,aku berdiri mematung melihat keadaan putri ku yang penuh goresan luka menahan sakit aku segera membawa nya kerumah sakit.

__ADS_1


Disaat sedang dalam perawatan si Kakak yang senantiasa menjaga adik nya dan menyuapinya dan membantu adik nya jika kekamar mandi,aku sangat terharu atas sikap nya itu.


__ADS_2