CINTAMU MEMBAWAKU PULANG

CINTAMU MEMBAWAKU PULANG
Eps.48


__ADS_3

Tidak mudah menjalani hidup seperti apa yang ku alami sekarang ini hidup sebagai istri yang tak pernah dianggap namun untuk mengakhiri pernikahan yang sudah tidak harmonis menemui kendala yang cukup serius lalu menjalin hubungan dengan seorang pria beristri yang telah lama dicintai.


Aku merasakan dunia ini benar - benar tidak adil jika boleh memilih aku ingin rumah tanggaku harmonis dan sejak memutuskan menikah dengan Reza aku sudah tidak pernah mengharapkan kehadiran Bagas lagi namun takdir berkata lain,aku merasa dipermainkan oleh takdirku sendiri.


Selama hidupku aku tidak pernah mempermainkan perasaan orang lain namun mengapa kini perasaan ku harus dipermainkan?"


Sekian lama aku hidup dalam kepedihan luka yang sengaja ditorehkan oleh suamiku sehingga aku gagal memberikan cinta padanya,


kini aku terkurung dalam sebuah rumah tangga yang membuat rasaku sebagai wanita terhempas sudah.


Bertahun sudah aku berusaha untuk tetap bertahan dengan sikap suamiku yang selalu membiarkan aku kedinginan sendiri disetiap malamnya,tidak hanya sekedar kebutuhan biologis yang tidak aku dapatkan tapi secara materipun aku sudah kehilangan hakku.


Lalu hadir kembali cinta lamaku yang menawarkan kepuasan biologis dan materi salahkah jika aku menerimanya?


Seorang istri juga manusia,aku bukanlah robot yang hanya diciptakan untuk memenuhi kebutuhan orang lain sementara kebutuhanku terabaikan, sepasang suami istri bukanlah sekedar cerita permainan diatas ranjang sehingga aku hanya dibutuhkan oleh suamiku untuk kepuasan sesaat saja dengan mengabaikan kewajiban lain yang seharusnya dipenuhi oleh seorang laki - laki yang disebut suami.


Aku tidak pernah mendapatkan hakku sebagai istri, hidupku penuh nestapa aku bahkan harus rela menerima tamparan,caci maki saat aku menemukan cinta dari pria yang mampu memberikan kedamaian,rasa nyaman yang mampu ia tunjukan padaku.


Aku menjalani takdir yang cukup kejam aku harus menerima saat suamiku menghadirkan beberapa perempuan untuk menemani saat ia sedang bosan denganku tampa ada rasa iba padaku kini ia mencoba membuat lukaku semangkin menganga dengan menghadirkan perempuan lain yang kini menjadi maduku


Sedangkan aku tidak boleh sedikitpun memberi kan dan menerima cinta lain,cinta dari seorang kekasih yang telah lama aku dambakan yang mampu memberiku cinta dan kasih sayang,yang tak pernah membiarkan aku lelah dan bersedih.yang mampu memberikanku segala - gala nya dimana kata adil itu bersembunyi.


Bukankah hidup adalah pilihan,kebebasan dan perjuangan untuk itu aku berhak atas kebahagiaanku sendiri,aku tak butuh lagi orang yang menyalahkan dan membenarkan perkataan ku lagi atas apapun yang kulakukan sekarang ini yang kubutuhkan aku hidup damai dengan orang yang kucintai.


Untuk mewujudkan impian itu kini hanya satu yang harus kudapatkan yaitu izin dan restu dari ibuku .


Selebihnya aku sudah tak memikirkan lagi termasuk perasaan perempuan lain yaitu istri Bagas sementara aku juga terluka oleh perempuan lain.

__ADS_1


Mulai hari ini aku selalu melakukan perawatan aku selalu ingin tampil cantik aku tak bisa hanya mengandalkan cinta semata aku tak ingin Bagas berpaling dariku karena istrinya yang selalu bersamanya setiap hari.


Kini aku muncul menjadi pribadi lain aku semangkin tidak peka dengan perasaan orang lain kini aku menjadi sosok wanita yang mendekati kata sempurna aku telah merubah setiap titik kekuranganku.


Dan hasilnya Bagas seolah mangkin tersihir dengan pesona diriku yang sekarang,kini ia tidak begitu takut pada istrinya berbagai kebohongan ia lakukan untuk bisa menemuiku.


Hari ini Bagas kembali berhasil berbohong pada istrinya ia kembali menemuiku ditempat seperti biasanya kami sering bertemu dan aku kini tidak menutupi tentang Reza yang telah menikah lagi sehingga hal tersebut membuat Bagas semangkin takut akan kehilanganku.


Dengan senyum kemenangan kulangkahkan kaki berjalan menyusuri lorong - lorong jalan yang dilapisi karpet merah aku kemudian berhenti dikamar yang sama seperti dulu aku mengetuk pintu kamar dengan nomor tiga kosong lima tak berapa lama pintu kamar segera terbuka.


Aku segera masuk,didalam telah tegak berdiri seorang kekasih yang menyambutku dengan pelukkan kehangatan tampa ada satu patah kata ia seperti seorang pria yang telah lama tidak melakukan permainan diatas ranjang kendati kini ia hidup satu rumah dengan sang istri.


Lagi - lagi aku tersenyum dengan puas atas perlakuannya hari ini.


Bagas duduk berlutut kepadaku setelah melakukan aktivitas di *******


Sesungguhnya aku bahagia mendengarkan keinginan yang disampaikan Bagas aku sendiri menginginkan hal itu namun hingga sekarang aku belum mendapat restu dari ibuku.


"Aku belum bisa untuk saat ini"


"Mengapa yank apakah kamu tidak mencintai aku lagi" ujar Bagas tampak sedih


Aku bangkit dari tempat dudukku aku tak tega melihat wajah kekasih pujaan hatiku begitu bersedih,aku melangkah berjalan menuju balkon kamar hotel,pikiranku kacau aku tak mungkin mengabaikan ibuku jika aku sanggup melukai sejuta hati dan perasaan orang lain namun tidak untuk ibuku aku tak akan pernah sanggup melakukannya.


Bagas menghampiri dan memelukku dari belakang dengan penuh mesra


"Apakah dirimu meminta agar aku menceraikan istriku?"

__ADS_1


Aku hanya diam aku larut dalam rasa perih di hati, saat aku tidak bisa memujudkan mimpi cinta kami yang ingin hidup bersama dalam damai yang dipenuhi rasa cinta dan kasih sayang.


"Apakah kamu bisa melakukannya" ujarku singkat


Bagas segera membalikkan badanku menghadap dirinya,aku segera memalingkan wajahku


"Kamu serius yank dengan kata - katamu" ujar Bagas seolah tak percaya akan kata - kataku.


Aku melepaskan pelukannya Reza dan sedikit menepi


"Kenapa?" dirimu tak sanggup untuk melakukannya bukan?"


Bagas kembali mendekatiku dan segera berlutut


"Yank jika itu yang membuatmu ragu akan cinta dan ketulusanku selama ini aku akan membuktikan padamu aku akan segera menceraikan istriku"


Tiba - tiba aku tersadar aku memang sakit saat ini tapi aku tak akan melakukan perbuatan yang lebih sakit lagi kepada istri Bagas dengan meminta Bagas menceraikan dirinya.


Aku membantu Bagas kembali berdiri aku segara memeluk dirinya dan akhirnya aku menangis terisak dipelukkan kekasihku itu.


Bagas membelai rambutku dan mengecup pucuk kepalaku ia mengusap air mataku dengan tangannya.


"Jangan menangis sayang aku akan melakukan jika itu yang menjadi keinginanmu"


Aku menggelengkan kepalaku dan menceritakan semua pada kekasihku itu apa yang terjadi sesungguhnya hingga aku sulit untuk bercerai dengan Reza saat ini,aku meminta pada Bagas untuk bersabar hingga aku memperoleh restu dari ibuku.


waktu terasa cepat berlalu Bagas seolah enggan untuk mengakhiri kebersamaan kami saat ini,begitu pula denganku sementara waktu mendesak untuk kami berpisah untuk sementara waktu.

__ADS_1


Sebelum mengakhiri pertemuan yang singkat ini atas nama cinta dan kesetiaan yang telah membelenggu dan sebelum malam hadir menyapa,disenja yang indah ini dengan ditemani sinar jingga bersama semilir angin yang berhembus,di balkon kamar hotel kami lewati senja dengan penuh ******.beberapa adegan percintaan yang romantispun terukir indah bersama sang pujaan hatiku.


__ADS_2