Di Paksa Menikah Saat SMA

Di Paksa Menikah Saat SMA
Episode 50.


__ADS_3

Satu Minggu yang lalu, Mikela telah kembali ke tanah air bersama dengan kekasihnya setelah lama tinggal di Inggris.


Sedari awal Mikela tidak pernah ada niatan untuk pergi ke Inggris dan melanjutkan pendidikannya di sana. Namun karena kekecewaannya pada Cakra yang terus menolaknya, akhirnya Mikela memutuskan untuk pergi ke sana.


Tanpa seorang pun tahu apa yang ada di pikiran Mikela pada saat itu.


____


Hari ini Mikela dan kekasihnya pergi ke salah satu mall untuk berbelanja. Namun tidak di sangka Mikela melihat Kania dan kedua temannya itu. Namun Mikela bersikap seakan dia tidak melihat mereka.


Tapi Mikela bisa melihat ada kekhawatiran di wajah Kania saat melihatnya.


"Baru melihat ku setelah sekian lama, kamu sudah merasa khawatir seperti itu Kania."Batin Mikela sambil tersenyum senyum licik.


"Tapi kamu tidak perlu khawatir Kania, karena aku tidak akan mengecewakan kamu. Aku akan merebut sesuatu yang dulu kamu rebut dari ku.


Dan aku pastikan kamu akan kalah telak dariku Kania."Batin Mikela.


"Kamu kenapa terus tersenyum seperti itu?."Tanya Jems kekasih Mikela.


"Tidak papa.


Oh iya apa ada sesuatu yang ingin kamu beli lagi?."Tanya Mikela.


"Tidak ada."Jawab Jems.


"Kalau begitu kita pulang saja."Ucap Mikela.


"Oh iya, malam ini aku akan kembali ke Inggris. Istri ku sebentar lagi akan melahirkan. Dan mungkin hubungan ini harus aku akhiri."Ucap Jems.


"Baiklah. Tapi kalau kamu kurang perhatian dan kehangatan dari Istrimu datang saja padaku."Ucap Mikela sambil memeluk Jems.


"Pasti. Kamu juga jangan pernah sungkan untuk meminta apa pun padaku."Saut Jems.


Mikela pun tersenyum, lalu tanpa ragu Mikela mencium Jems di depan umum tanpa memperdulikan orang orang di sekitarnya.


"Bagaimana kalau kita bermain dulu sebelum akhirnya kita berpisah."Ucap Jems.


"Tentu saja sayang, aku akan memuaskan kamu hingga kamu tidak akan pernah melupakannya. Bahkan saat kamu bermain dengan istri mu nanti, kamu hanya akan mengingat ku."Ucap Mikela sambil membelai dada Jems.


Setelah itu mereka pun langsung pergi dari mall menuju apartemen Mikela, untuk memuaskan hasrat mereka.


____


Setelah tinggal di Inggris begitu lama, pergaulan Mikela sangat bebas. Bahkan jauh lebih bebas dari sebelumnya.


Bukan hanya Jems saja yang pernah melakukan hubungan intim dengannya. Tapi setelah mengenal Jems, Mikela tidak seperti dulu yang hampir setiap malam berganti pasangan.


Meskipun Mikela tahu bahwa Jems sudah punya istri sekalipun. Karena selama ini Jems memberikan semua yang dia mau, apa pun itu.

__ADS_1


Tapi hubungan itu hanya akan berlangsung selama istri Jems hamil. Nanti setelah melahirkan hubungan Jems dan Mikela akan berakhir.


___


Pada sore hari, setelah puas bermain. Mikela mengantar Jems ke bandara untuk kembali ke Inggris.


"Aku pergi."Pamit Jems.


"Ya, hati hati di jalan."Ucap Mikela sambil tersenyum.


Kemudian Jems mencium bibir Mikela.


"Aku akan sangat merindukan mu sayang."Ucap Jems.


"Aku juga."Saut Mikela.


Setelah itu Jems pun pergi meninggalkan Mikela. Saat Jems sudah tidak terlihat lagi, Mikela langsung pergi dari bandara.


"Ah....Lelah sekali,"ucap Mikela,


"Sepertinya minum segelas es kopi enak.


Baiklah lebih baik aku ke cafe dulu."Sambung Mikela.


Setelah empat puluh menit Mikela pun sudah sampai di depan sebuah cafe yang cukup ramai. Mikela pun masuk ke dalam cafe itu, Mikela sangat suka dengan suasana cafe itu yang terasa begitu nyaman.


Setelah mendapat tempat duduk yang kosong, Mikela pun langsung memesan minuman dan juga cemilan untuk mengganjal perutnya yang sudah mulai terasa lapar.


Tatapan matanya teralihkan saat melihat seseorang yang begitu familiar baginya.


Pada saat orang itu masuk kedalam cafe dan berjalan melewati mejanya, Mikela melihat dengan begitu jelas wajah orang itu.


Wajah yang begitu sangat dia rindukan selama bertahun-tahun.


Wajah yang ingin selalu di tatapnya setiap hari, menit bahkan detik.


"Cak---Cakra."Ucap Mikela dengan suara yang begitu pelan, dan tanpa sadar air mata Mikela menetes.


Mikela bangkit dari duduk dan hendak menghampiri Cakra. Tapi baru saja akan melangkah Mikela melihat seorang wanita yang menghampiri Cakra dan langsung merangkul tangan Cakra lalu menarik Cakra menuju ke atas.


Mikela melihat itu dengan tatapan tajam. Kemudian Mikela memutuskan untuk menyusul mereka, namun langkahnya terhenti oleh salah satu karyawan cafe itu.


"Maaf Nona pengunjung tidak di perbolehkan untuk naik ke atas, karena area cafe memang hanya di lantai satu."Ucap karyawan itu.


Dengan berat hati Mikela pun mendengarkan peringatan dari karyawan itu.


Mikela pun duduk kembali dan menikmati pesanannya sambil terus berpikir siapa wanita yang menggandeng Cakra tadi.


"Siapa wanita itu, kenapa dia langsung menggandeng tangan Cakra dan Cakra pun tidak menolaknya. Sedangkan Cakra tidak suka jika ada wanita yang sembarangan menyentuhnya.

__ADS_1


Apa mungkin hubungan Cakra dan Kania sudah lama berakhir dan sekarang Cakra memiliki hubungan dengan wanita itu?


Kenapa selera kamu semakin buruk saja Cakra. Tapi itu bagus untuk ku karena akan lebih mudah lagi bagiku untuk mendapatkan kamu kembali Cakra."Ucap Mikela sambil melihat ke arah tangga sambil tersenyum.


Awalnya Mikela berniat untuk menunggu sampai Cakra dan wanita itu turun kembali. Tapi tiba tiba saja, Mikela mendapat panggilan telepon dari Papahnya. Mikela pun terpaksa harus pergi walaupun belum bertemu dengan Cakra, karena Papahnya meminta agar Mikela segera pulang.


_____


Sedangkan kini di ruangan Cakra, Cakra sedang membantu Lala memilih hadiah untuk Jaja.


"Ini bagus."Ucap Cakra sambil memperlihatkan sebuah foto jam tangan.


"Iya itu memang bagus, tapi harganya juga bagus.


Jangan yang mahal mahal Cakra, kamu tahu sendiri isi dompet ku tidak terlalu banyak.


Aku mau barang yang bagus tapi dengan harga yang cukup ramah di kantong ku, bukan kantong kamu."Ucap Lala.


"Mana ada yang seperti itu La, di mana mana ada harga ada barang."Ucap Cakra.


"Hih kamu tuh bukannya membantu ku malah membuat aku tambah pusing saja."Kesal Lala.


"Oh iya aku pernah beli jam tangan tapi saat aku pakai Kania bilang itu tidak cocok untuk ku. Dan akhirnya aku hanya menyimpan nya saja, sama sekali tidak pernah aku pakai.


Tunggu sebentar aku akan mengambilnya."Ucap Cakra yang kemudian Cakra pergi dan masuk ke ruangan pribadinya bersama Kania.


Tak lama Cakra kembali sambil membawa tas kecil.


"Coba kamu lihat."Ucap Cakra.


Lala pun langsung membuka dan melihatnya.


"Wah ini bagus banget."Ucap Lala.


"Kalau kamu suka, kamu jadikan itu saja untuk hadiah Jaja. Lagi pula Jaja juga tidak tahu tentang jam itu."Ucap Cakra.


"Memang boleh?."Tanya Lala.


Dan Cakra pun mengangguk sambil tersenyum.


"Eh harganya berapa?."Tanya Lala.


"Harga aslinya hampir sama dengan yang tadi, tapi kamu bayar setengah harga saja tidak papa."Jawab Cakra.


"Dil ya."Ucap Lala.


"Ok."


"Kamu memang sahabat terbaik."Ucap Lala.

__ADS_1


Setelah itu Lala pun pergi meninggalkan Cakra dengan membawa jam tangan Cakra yang kini sudah menjadi miliknya.


__ADS_2