Di Paksa Menikah Saat SMA

Di Paksa Menikah Saat SMA
Episode 06


__ADS_3

Kania terus saja berjalan bersama Mia dan Bunga tanpa memperdulikan siswi itu berteriak memanggilnya.


Hingga akhirnya mereka pun sampai di kelas mereka.


"Gue baru tahu kalau ada orang kaya dia."Ucap Kania.


"Maklumlah namanya juga anak orang kaya, makanya kaya gitu."Ucap Mia.


"Eh tapi nggak semuanya kaya gitu juga sih, buktinya kita biasa aja, iya kan."Sambung Mia.


"Pada dasarnya tergantung pergaulan aja. Kalian tahukan dia itu salah satu geng nya Mikela. Dan kalau nggak salah nama dia itu Siska."Ucap Bunga.


"Mikela siapa sih?."Tanya Kania.


"Elu nggak tahu Mikela?."Tanya Bunga pada Kania.


"Nggak."Jawab Kania sambil menggeleng.


"Aduh elu itu anak sekolah mana sih? Mikela itu salah satu siswi populer di sini. Masa elu nggak tahu."Ucap Bunga.


"Gue pernah denger sih, tapi gue nggak tahu yang mana orang nya."


"Lagian gue juga nggak perduli tentang siswa atau siswi populer disini, kita ke sekolah itukan buat belajar bukan buat mencari kepopuleran."Ucap Kania.


"Iya sih."Ucap Mia.


"Eh elu inget nggak sama cewek yang ribut sama Cakra tadi pagi?."Sambung Mia yang bertanya pada Kania.


"Iya gue inget."Jawab Kania.


"Nah itu dia yang namanya Mikela."Ucap Mia.


"Oh."Ucap Kania yang hanya berOH ria.


Tak lama guru masuk dan mereka pun fokus pada pelajaran mereka. Namun karena ada sesuatu guru pun hanya memberi tugas setelah itu pergi.


Semua siswa dan siswi pun mengerjakan tugas mereka lalu setelah itu mereka melakukan sesuatu yang mereka suka.

__ADS_1


Ada yang mengobrol, ada yang bercanda, ada juga yang bermain musik dan bernyanyi.


Kania, Bunga, Mia dan Agus sang ketua kelas kini sedang asik mengobrol tentang kejadian kejadian horor yang pernah mereka dengar ataupun mereka rasakan.


"Eh gue punya cerita."Ucap Agus.


"Dan ini tentang sekolah SD gue dulu. Jadi di sekolah SD gue tuh beredar rumor kalau di toilet sekolah ada kepala buntung. Dan wajah kepala buntung itu serem banget, sampai sampai nggak ada yang berani pergi dan pake toilet itu."Sambung Agus.


"Itu cuman rumor belakang kali."Ucap Mia.


"Gue sih mikirnya gitu, tapi katanya udah ada siswa yang liat habis itu dia langsung kemasukkan gitu."


"Dan di juga bilang kalau ternyata tubuh si kepala buntung itu ada di sumur yang ada di dalam toilet itu sendiri."Ucap Agus.


"Tapi memang katanya di setiap toilet itu ada penunggunya. Gue juga pernah dengar dan ini cerita dari teman SMP gue dulu."


"Jadi waktu itu pas jam pelajaran terakhir dia pergi ke toilet, dan waktu dia sebenarnya minta gue anter. Cuman karena gue mager akhirnya di pergi sendiri ke toilet. Dan kebetulan pada saat itu di sana nggak ada orang bahkan nggak ada siswa dan siswi yang berlalu lalang di sekitar toilet atau bahkan sekedar duduk di depan kelas. Nah pada saat teman gue masuk ke toilet dan berjalan melintasi cermin yang ada di toilet, dia tuh kaya ngeliat seseorang di cermin itu. Tapi pas dia balik lagi buat mastiin dia nggak lihat apa apa. Dan yang lebih bikin bulu kuduk merinding itu pas dia baru aja menutup pintu toilet, saat itu dia mendengar suara kran yang ada di wastafel depan cermin itu nyala sendiri."Ucap Bunga.


"Mungkin ada orang lain yang masuk ke dalam toilet."Ucap Kania.


"Nggak ada siapa siapa."Sambung Bunga sambil berteriak.


"Aaaaaa....."Mia dan Kania yang kaget pun langsung berteriak karena kaget.


"Ih udah ah jangan cerita yang horor horor, serem tahu. Apalagi soal toilet, gue kan rutin banget ke toilet kalau malam hari."Ucap Kania.


"Iya ih, nanti gue kebayang bayang lagi."Ucap Mia.


"Ah lebai banget sih. Itukan cuman cerita doang."Ucap Agus.


"Bukannya lebai Gus, masalahnya kita tuh takut berhalusinasi dan akhirnya bikin kita parno sendiri."Ucap Kania.


"Contohnya gini, elu tiba tiba aja ngerasa kalau ada orang yang tidur di samping elu padahal elu tuh cuman tidur sendirian. Coba apa nggak parno elu."Sambung Kania.


"Ih kok elu bahas soal tidur sih, gue tambah takut nih."Ucap Mia.


"Elu sih Gus masa ngajak kita ngobrol bahas yang horor horor. Orang mah bahas tuh yang indah indah yang enak enak."Sambung Mia.

__ADS_1


Karena Kania dan Mia sudah tidak mau membahas tentang cerita horor mereka pun mengganti pembicaraan mereka. Dan kini mereka membahas sebuah film romantis.


Mereka terus mengobrol sambil kadang tertawa karena membahas sesuatu yang lucu. Sampai pada akhirnya ada seorang siswi yang datang ke kelas Kania. Dan siswi itu adalah Siska yang di tabrak Mia tadi.


"Eh elu nanti istirahat temuin gue di lapangan basket."Ucap Siska di hadapan Kania.


"Eh denger nggak elu, gue bilang apa tadi?."Sambungnya sambil menggebrak meja Kania.


"Wih santai dong elu, nggak usah peke acara gebrak gebrak meja segala."Ucap Agus.


"Diem elu, gue nggak ada urusan sama elu."Ucap Siska.


"Terus urusan elu sama siapa?."Tanya Agus.


"Sama dia."Jawab Siska sambil nunjuk Kania.


"Ok tapi nggak gini caranya. Elu boleh aja bertingkah kaya apa pun di kelas elu tapi nggak di kelas gue."Ucap Agus.


"Jadi sebaiknya elu pergi dari sini."Imbuh Agus.


Siska pun akhirnya pergi dari kelas Kania. Dan setelah Siska pergi Agus dan teman sekelas Kania bertanya ada urusan apa Kania dengan Siska.


"Kania elu punya urusan apa sama Siska?."Tanya teman A.


"Cuman salah faham doang kok."Jawab Kania.


"Elu harus hati hati sama dia, dia bisa ngelakuin apa aja sama elu."Ucap teman B.


"Bener tuh, temen gue aja yang di kelas lain pernah berurusan sama gengnya dia, dan itu jadi panjang banget urusannya."Ucap teman C.


"Udahlah mending nggak usah di ladenin."Ucap Agus.


Kania pun mengangguk. Sebenarnya Kania tidak pernah punya urusan dengan siapa pun kecuali ketua OSIS karena Kania sering kali terlambat waktu itu.


Dan Kania pun tidak pernah perduli dengan siswa dan siswi lain di sekitarnya selain teman teman satu kelas nya.


Karena Kania tidak terlalu suka ikut campur dengan urusan orang lain selain Mia dan Bunga.

__ADS_1


__ADS_2