Diary Of Zara

Diary Of Zara
Ko aku kecewa ya!


__ADS_3

Zara bangun dipagi harinya, ia terkejut karna arroy lagi-lagi tak ada di sisinya, ia bergegas bangun dan mencari suaminya, ia takut suaminya akan berbuat sesuatu karna marah setelah kejadian semalam.


Zara mencari arroy ke sekeliling rumah, ketika mendapati arroy tertidur di sofa ruang kerjanya zara pun merasa lega, zara mengambil selimut untuk menyelimuti arroy, ia tidak membangunkan suaminya karna masih terlalu pagi.


Zara pergi membasuh wajahnya dan menyiapkan sarapan, tanpa terasa waktu sudah menunjukan pukul 6:30 tapi suaminya belum juga bangun, tak ingin arroy terlambat pergi bekerja zara pun berusaha membangunkan arroy, namun arroy meminta zara untuk membiarkannya tidur dengan mata yang masih tertutup.


Zara sedikit kecewa, ia sudah menyiapkan sarapan namun arroy lebih memilih untuk kembali tidur, zara pun akhinya sarapan sendiri,


‘mungkin arroy lelah bekerja semalaman, tapi kenapa dia tidak ke hotel ya! Astaga...aku lupa kalau hari ini hari minggu’ batin zara berusah mengerti.

__ADS_1


Zara tengah membantu bi rani menjemur pakayan ketika suara bel berbunyi, ia meninggalkan pekerjaannya dan membuka pintu, ia sedikit terkejut ketika melihat seorang pria berpenampilan rapih dan memakai kaca mata datang kerumahnya, zara ingat, pria itu adalah pria yang sama yang memanggil bi rani dengan sebutan ibu


“ kakak ipar zara” ucap pria itu sambil tersenyum


Zara terkejut mendengar ucapan pria itu, ia tidak tahu bagaimana pria itu mengenalinya “ maaf, anda siapa dan ada perlu apa?” Tanya zara pura-pura tidak tahu


“ aku zulfan, sepupuh arroy, maaf seharusnya aku memperkenalkan diri lebih awal, maaf juga karna aku tidak bisa hadir dipernikahan kalian, aku sibuk mengurus the dream hottel, oh ya! Apa kakakku ada dirumah?” Ucap zulfan


“ Tidak perlu kakak ipar, aku masih banyak pekerjaan dihotel, aku titip dokumen laporan keuangan ini untuknya, aku pergi sampai jumpa” ucap zulfan sambil tersenyum

__ADS_1


Zulfan bergegas pergi karna takut zara akan memaksanya untuk makan nasi goreng yang dibuatnya, ia ingat saat arroy diare setelah makan nasi goreng zara, karna terburu-buru zulfan tanpa sengaja menjatuhkan kartu namanya.


Zara yang menemukan kartu nama itu kehilangan fokusnya karna melihat posisi zulfan yang sebagai executive asst manager di the dream hotel.


‘arroy memiliki sepupu yang mempunyai jabatan tertinggi kedua dihotel, pantas saja dia bisa menggunakan nama tuan a’ gumam zara dalam hati


Siang harinya arroy terbangun dan bersiap ke kantor, zara yang sudah menyiapkan makan siang kembali kecewa karna arroy lagi-lagi tak menyentuh makanan yang disiapkannya dan pergi begitu saja.


Zara yang berencana keluar untuk bertemu teman-temannya memutuskan untuk datang ke hotel terlebih dahulu, untu mengantarkan dokumen laporan keuangan yang lupa ia berikan, sekalian membawa makanan untuk suaminya yang belum makan sejak pagi.

__ADS_1


Tiba di loby zara melihat ke kanan dan kekiri, mencari sosok suaminya ditengah keramayan, arroy terlihat tengah bersama dengan para staf koki hotel di salah satu restoran tidak jauh dari loby, ia duduk diatas meja seperti seorang bos sementara yang lainnya berdiri sambil menundukan kepala, arroy tengah memberikan intruksi pada para shef ketika ia melihat zahra berjalan dari pintu, perlahan zahra pun mendekattinya.


__ADS_2