
Malam ini pasarnya sangat ramai karna akan ada konser, jalanan penuh sesak dengan orang-orang yang berlalu-lalang, bahkan di stand food semua meja terisi penuh.
Kimmy menujuk satu meja dan mengajak zara berjalan mendekati meja itu, terlihat seorang pria yang tengah duduk disana, semakin dekat semakin terasa tidak asing, setelah melihat wajahnya ternyata pria itu tidak lain adalah arroy.
“ Kaliang terlambat 15 menit” Ucap arroy
Zara terkejut mendengar ucapan sang suami, ia berpikir kimmy hanya mengajaknya makan malam berdua, dan pertemuan dengan arroy hanyalah sebuah kebetulan, zara tidak tahu kalau arroy juga akan ikut makan malam bersama.
Kimmy meminta maaf kaarna sudah membuat arroy menunggu. Seorang pelayan mendekati dan menanyakan makanan apa yang akan dipesan, ia adalah wanita yang sama yang menggoda arroy tempo hari.
Arroy menatap zara sambil tersenyum, ia bertanya apa yang ingin zara makan. Melihat wajah zara yang kebingungan kimmy menyarankan satu menu. Zara setuju dan memesan menu yang sama dengan kimmy sementara arroy memesan makanan yang biasa ia makana.
Kimmy memulai perbincangan untuk mengusir kebosanan sambil menunggu pesanan datang.
Kimmy: arroy, zara bilang aku manusia dan bukan robot
Arroy: aku tahu itu, aku juga bukan robot, lalu kenapa?
Zara: aku mengatakannya karna aku merasa bu kimmy butuh istirahat
__ADS_1
Arroy: kenapa kau tidak bilang saja bahwa kau ingin liburan
Kimmy: bagaimana menurutmu?
Arroy: tidak masalah, lakukan saja
Kimmy: kau memang yang terbaik
Arroy : ambilah cuti 3 sampai 4 bulan untuk memulihkan diri jika kau benar-benar lelah
Kimmy: tidak, aku hanya akan cuti selama 1 minggu
Kimmy: aku rasa itu tidak perlu, rencananya aku akan pulang kerumah orang tuaku malam ini juga
Zara: Kenapa kakak tidak mengantarny saja, kondisi bu kimmy sedang tidak baik untuk pergi sendiri, lagi pula berbahaya bagi wanita menyetir sendirian dimalam hari
Arroy: hemmm... itu bukan ide yang buruk
Kimmy : tidak arroy, kau pasti sangat sibuk, aku tak ingin kau lelah
__ADS_1
Arroy: perjalanan menuju rumahmu hanya 4 jam, aku akan menginap dan pergi setelah matahari terbit, lagi pula orang tuamu tidak akan membiarkanku pergi tengah malam, bagaimana pendapatmu zara? Apa kau keberatan?
Kimmy: ya aku tau mereka bahkan memanggilmu nak, terkadang aku bahkan merasa kaulah anak mereka
Zara: aku sama sekali tidak keberatan kak, itu akan bagus jika kalian pergi bersama
Arroy : aku hanya akan bermalam satu hari dan pergi setelah sarapan za
Makanan yang dipesan pun datang, kimmy tampak bersemangat dan tidak sabar untuk menyantap makanannya. Saat hendak mulai makan selin datang menghampiri, ia duduk di samping arroy tanpa permisi.
Arroy merasa kesal melihat selin, ia hendak mengusir selin namun dicegah oleh kimmy
“ tau ga ra! Dulu kita juga sering makan di sini, tepat di meja ini, aku, kimmy, dan dylan, dulu kami sangat akrab, dulu kimmy juga selalu memegang tangan dylan saat makan, sama seperti sekarang” ucap selin sambil melirikan matanya ketangan kimmy.
Kimmy bergegas melepas tangannya karna taingin zara salah faham. Zara hanya tersenyum menyaksikan apa yang terjadi. Selin kemudian mengajak zara untuk pindah dari sana, zara menyetujui ajakan itu, ia membawa serta makanan yang sudah ia pesan dan berjalan pergi mencari tempat lain.
‘Jika mereka bersama mungkin aku akan bebas dari pernikahan yang membuatku terbelengguh ini’ pikir zara
Zara makan malam bersama selin di lantai atas. Selin memanfaatkan keadaan agar zara melihat kedekatan arroy dan kimmy, ia sengaja memilih tempat duduk disamping pagar, karna dari sana zara bisa melihat suaminya duduk berdua dengan wanita lain. Dengan percaya diri selin berpikir hati zara pasti terluka dan akan segera meninggalkan dylan.
__ADS_1