
Setelah makan malam arroy menepati ucapannya, ia mengantar kimmy pulang ke rumah orang tuanya. Selama perjalanan kimmy terus merasa tidak nyaman, ia terus teringat tatapan zara ketika pergi meninggalkannya saat makan malam.
Sesampainya di rumah, kedua orang tua kimmy menyambut kedatangan arroy dengan sangat ramah. Mereka memperlakukan arroy seperti putranya sendiri yang baru pulang setelah sekian lama. Kimmy yang diabaikan langsung masuk kedalam kamar.
Arroy yang tidak bisa tidur duduk di gazebo samping rumah, ia menatap langit sambil merenung. Kimmy yang juga tidak bisa tidur malam itu keluar dari rumahnya, melihat arroy duduk sendiri ia pun menghampirinya.
Kimmy bertanya kenapa arroy belum tidur. Namun arroy malah balik bertanya
“ aku tidak bisa tidur, hatiku terus gelisah, aku merasa ada yang salah, karna itu aku keluar untuk menghirup udara segar, arroy apa aku boleh bertanya sesuatu padamu?” ucap kimmy diiringi tanya
Arroy mengangguk. Kimmy sedikit ragu untuk bertanya, ia menghela nafas panjang untuk mendapatkan sedikit keberanian.
“kau mengatakan kau menikah dengan zara karna dia putri dari sahabat ayahmu, tapi aku merasa kau sangat mengenalnya seolah ia lebih dari itu” ucap kimmy
__ADS_1
Arroy tersenyum kecil, ia mengakui perasaannya pada kimmy, arroy juga mengungkapkan bahwa ia sudah memendam perasaan pada zara sejak lama.
Kimmy sangat penasaran bagaimana arroy bisa mengenal zara, ia sudah mengenal arroy sejak sekolah menengah atas, tapi ia tidak pernah tahu bahwa arroy menyukai seorang wanita, dengan ragu kimmy pun menanyakan hal itu.
Arroy kembali tersenyum kecil ia menceritakan pertemuan pertamanya dengan zara.
Kala itu arroy yang baru berusia 7thn tengah membolos dari les musik, ia tertangkap oleh sang ibu dan mendapatkan hukuman, ia harus menghapal sebuah buku, tuan radi yang selalu datang ke hotel untuk membantu pekerjaan ibunya kala itu datang bersama putrinya yang cantik.
Karna sering mendengar cerita tentangnya dari tuan radi arroy pun jadi tertarik pada zara, setelah bertemu dengannya lagi arroy memantapkan hati untuk menikahi zara, meski zara yang dulu banyak bicara kini berubah jadi gadis yang pendiam.
Tanpa sadar keduanya berbincang hingga larut, dan ketika rasa kantuk menghampiri, mereka memilih tidur disana.
Pagi harinya kedua orang tua kimmy terkejut ketika melihat arroy tidur diatas rumput dan kimmy tidur digazebo. Kimmy mendapat teguran keras dari sang ayah karna membuat arroy tidur diluar, meski arroy sudah membelanya kimmy tetap disalahkan, untungnya kimmy tidak pernah menaruh dendam.
__ADS_1
Disisi lain, zara bangun dari tempat tidurnya dengan malas, tubuhnya terasa berat karna rasa kantuk yang dalam, ia kesal dengan keadaannya itu, pasalnya saat ia berusaha untuk tidur zara justru tidak mengantuk dan saat waktunya untuk bangun rasa kantuk itu justru datang menghampiri.
Zara bersiap untuk pergi kekantor, ia yang berencana untuk pergi tanpa sarapan memaksakan dirinya masuk ke dapur karna perutnya yang kecil terus berbunyi minta untuk diisi.
Melihat telur di dalam kerinjang mengingatkannya pada arroy, zara pun jadi berpikir ingin membuat omlet untuk sarapan. Zara memukul-mukul pipinya untuk menghilangkan rasa kantuk yang masih tersisa, menyemangati diri sendiri untuk mengalahkan rasa malasnya.
Step by step ia lakukan sesuai instruksi yang diajarkan suaminya, dengan bangga ia menghias omlet yang telah dibuatnya diatas piring. Lidahnya tak bisa berdusta ketika ia mencicipi omlet itu, meski tak seenak yang ia buat bersama suaminya zara tetap menghabiskan omlet buatanya untuk menenangkan jeritan perutnya.
Zara berangkat ke kantor setelah merapihkan dapur. Di loby zara bertemu dengan kenzo yang juga baru datang.
“ Ada apa dengan lingkaran hitam dimatamu?” tanya kenzo
Zara hanya tersenyum pada kenzo, melihat zara menguap kenzo pun mengajak zara untuk ikut dengannya. Kenzo mengajak zara ke mini market yang berada disebelah kantor untuk membeli kopi. Sejak zara mengenal kenzo ia jadi terbiasa minum kopi setiap hari, padahal dulu ia tidak pernah mau meminumnya.
__ADS_1