Diary Of Zara

Diary Of Zara
Pria asing


__ADS_3

Waktu terus berlalu dan hari pun berganti, zara bangun dari tidurnya lebih awal karna ia juga tidur lebih awal semalam. Zara melihat sekeliling rumahnya terasa kosong dan sunyi, ia melihat ruang kerja suaminya, namun ia tidak menemukan arroy disana, hanya bayangan sesaat arroy sedang duduk dibalik meja kerjanya, setelah bayangan itu menghilang zara tersadar lagi-lagi arroy tidak pulang.


Zara berpikir untuk mencari tahu pria tampan yang ia lihat bersama bosnya kemarin, ia masih penasaran tentangnya. Zara pergi meninggalkan rumah setelah sarapan.


Zara pergi ke kantornya karna berpikir ia mungkin akan bertemu pria asing itu disana. Benar saja! Dari sebrang jalan zara melihat kimmy diantar oleh pria tampan itu, kimmy bahkan menciumnya sebelum masuk ke kantor. Perlahan zara diam-diam mendekati mobil, ia masuk dan duduk dikursi belakang mobil pria asing itu.


“ Kau siapa? Kenapa kau masuk ke mobilku?” tanya pria itu terkejut


“ Harusnya aku yang bertanya seperti itu, nyalakan mobilnya, aku perlu bicara denganmu” ucap zara mengajak pria itu pergi dari sana


Tanpa menaruh rasa curiga pria itu menuruti permintaan zara. Pria itu tersenyum tipis saat mulai melajukan mobilnya, keheningan tetus menyelimuti keduanya sepanjang perjalanan hingga tiba disebuah cafe, mereka masuk dan duduk bersama.


“ Katakan siapa kau? Kenapa kau tiba-tiba masuk kedalam mobilku?” tanya pria itu dengan tegas

__ADS_1


“Kenapa terburu-buru, mari pesan minum dulu” ucap zara


Pria itu lagi-lagi menuruti ucapan zara, ia ikut memesan minuman, setelah waiters pergi pria itu kembali menanyakan maksud dan tujuan zara mendekatinya, kali ini ia bicara dengan tegas dan meminta zara untuk tidak berbasa-basi terlebih dahulu.


“ baiklah aku akan bicara langsung ke intinya, aku zara, aku ingin bertanya ada hubungan apa anda dengan bu kimmy?” tanya zara penasaran


“ Dari caramu memanggil kimmy aku yakin kau pasti bawahannya, ah ya...! Aku ingat sekarang, kau orang yang pernah mengantar kimmy kerumah sakit kan! Maaf nona zara tapi aku tidak punya kewajiban untuk menjelaskan hubunganku padamu” jawab pria itu tegas


“ kenapa aku harus menjauhi kimmy? Aku juga tidak punya alasan untuk mengikuti permintaanmu, aku mencintainya dan aku akan selalu bersamanya. Nona, kau tidak seharunya mengurusi urusan pribadi bosmu, karna ini bukan porsimu, memangnya kau pikir siapa dirimu?” ucapnya denagn tegas


“ Aku tidak peduli anda mencintainya atau tidak, aku ingin anda menjauh dari bu kimmy, aku memang bukan siapa-siapa, tapi aku melakukannya karna tak ingin pengorbananku jadi sia-sia” ucap zara berusaha membujuk


“ Pengorbanan apa maksudmu?” tanya pria itu penasaran

__ADS_1


“ aku tidak bisa mengatakannya, tapi aku memohon padamu demi bayi yang belum lahir itu, tolong jauhi bu kimmy, aku tahu ini sulit bagimu karna aku juga merasakannya, tapi kita tidak bisa egois”


“tadi kau memaksa, sekarang kau memohon, jika kau tidak mau mengatakannya tidak masalah. tapi bayi yang belum lahir? Hah... Aku tidak percaya ini”


“apa yang tidak bisa anda percayai?”


“Hanya demi mendekatiku kau bahkan sampai mengarang cerita bodoh. Nona maaf tapi aku tidak tertarik padamu, aku bisa mengatakan dengan yakin kalau aku tidak pernah menidurimu, jadi tidak mungkin ada bayi diantara kau dan aku” ucap pria itu tak percaya, ia berdiri bersiap untuk pergi


Zara berusaha bicara baik-baik, tapi pria itu tidak mau mengerti, zara terpaksa mengatakan apa yang sebenarnya tidak ingin ia katakan.


“ bukan aku yang sedang hamil, tapi wanita yang kau cintai, bu kimmy tengah hamil dan ayahnya bukan dirimu ”


Langkah kaki pria itu terhenti seketika setelah mendengar ucapan zara, ia kembali duduk dihadapan zara, menatapnya dengan tatapan tajam.

__ADS_1


__ADS_2