Diary Of Zara

Diary Of Zara
Oow... Ketahuan guys!


__ADS_3

Ruri, yasti, selin beserta beberapa wanita menghampiri arroy yang ditinggal sendiri, senyum ceria mereka saat berada disekitar arroy seperti para pens yang bertemu idolanya, mereka tidak merasa kesal dengan sikap dingin yang arroy tunjukan kepada mereka ketika mereka menyapa arroy dengan ramah, arroy mengabaikan mereka dan menghampiri kimmy.


Arroy sudah mengenal kimmy sejak sekolah menengah atas, ia tahu bagaimana cara menghilangkan kemarahan kimmy, hanya dengan beberapa kata saja ia membuat kimmy kembali tersenyum


“ aku tidak marah karna kau menikah, aku marah karna aku bukan orang asing tapi aku tidak disana saat itu terjadi (menghela nafas) ini tidak adil, harusnya aku yang lebih dulu menikah bukan kau” keluh kimmy pada sahabatnya itu


Dari kejauhan zara terus memperhatikan suaminya, ia melihat bagaimana Arroy tersenyum dengan wajah yang ceria, tertawa, menghoda, bercanda dengan Kimmy, ia juga melihat arroy bersikap dingin ketika menghadapi wanita lain.


Acara pun dimulai, beberapa sambutan pun disampaikan, kedatangan agan ditengah acara membuat suasana menjadi semakin meriah, acara makan malam sambil mendengarkan agan bernyayi berlangsung romantis, semua tamu dibebaskan untuk mengobrol setelahnya


‘Hebat juga wanita yang bernama zara itu, dia benar-benar membuat arroy stay, padahal ini sudah lebih dari 20 menit, aku akan menemuinya dan memberinya hadiah sesuai janjiku’ pikir selin

__ADS_1


Selin mencari dimana keberadaan zara, disaat yang sama arroy pergi menemui zara, begitu melihat zara ia langsung menariknya ke tempat yang sepi dan memojokannya.


“ apa kau tidak punya pertanyaan zara?” Tanya arroy


“jika maksudmu tentang hubunganmu dengan bu kimmy aku tidak akan berkomentar” Saut zara


“Apa kau tidak...” Arroy menghentikan ucapannya dan memainkan matanya menggoda zara


“ tak kusangka istriku bisa berpikir seperti itu, aku beruntung memilikimu sebagai istriku zara” ucap arroy penuh haru


Tanpa arroy dan zara sadari selin berada disana dan mendengarkan percakapan mereka, selin yang kesal setelah mengetahui kebenaran lantas pergi.

__ADS_1


Selin tidak bisa menerima bahwa pria yang disukainya itu ternyata kini sudah beristri, terlebih ia merasa bahwa wanita itu tidak lebih baik darinya.


Tanpa selin sadari ia sudah berjalan begitu jauh, niat jahat pun muncul seketika dalam pikirannya kala ia melihat tangga menuju pintu ruang atap ballroom, dengan senyum liciknya selin melangkahkan kali menuju ruangan atap ballroom.


Didalam ruangan yang gelap ada begitu banyak kabel listrik dan tali yang mengikat lampu gantung dan juga hiasan atap di dalam ballroom, lantai yang transparan membuat selin mampu melihat kedalam ruangan.


‘Aku tidak menyangka ada ruangan seperti ini disini di atas ballroom, hotel dylan memang luar biasa, kau bisa tersenyum bahagia sesukamu saat ini kimmy, tapi lihat saja bagaimana aku akan membuatmu dan zara menghilang dari kehidupan dylanku’ gumam selin dalam hati


Selin menyabotase tali yang terhubung dengan lampu gantung, ia bergegas pergi setelah menghilangkan barang bukti, ia kembali ke ballroom untuk menyaksilan bagaimana lampu itu terjatuh melukai seseorang dan juga drama yang terjadi setelahnya.


Kimmy dipenuhi dengan rasa curiga ketika melihat selin tersenyum bahagia padanya, sudah 11 tahun ia mengenal selin dan selama itu juga selin selalu tersenyum sinis padanya, perubahan itu membuat kimmy merasa gelisah.

__ADS_1


__ADS_2