
Sejak persiapan pesta reoni dimulai, zara terus sibuk dengan pekerjaannya, begitu juga dengan arroy, ia jadi lebih sibuk dari biasanya karna tiba-tiba zulfan meminta cuti, meski ada yang menggantikannya namun ia tidak sebaik zulfan, biasanya arroy bisa datang dan pergi sesuka hati tanpa cemas pekerjaannya akan menumpuk.
Setelah agni masuk menggantikan zulfan, arroy harus pergi sebelum mata hari terbit dan pulang tengah malam, bahkan sering kali arroy sampai harus tidur dihotel, sudah sepekan berlalu dan zara hampir tidak pernah melihat suaminya itu, namun mereka tetap berhubungan melalui ponsel.
Hari yang dinati pun tiba, semua persiapan dilakukan dengan baik bahkan hampir tak ada hambatan berarti yang terjadi.
Setelah mengawasi pemasangan set dekorasi zara kembali ke kantor, ia menikmati makan siangnya bersama trisha di kantin,
“ Za ponselmu bunyi” ucap trisha
Zara yang sedikit tidak percaya meraih ponselnya, dilihatnya panggilan masuk dari kian
__ADS_1
Zara memberi tahu trisa bahwa panggilan itu berasal dari manager agan, penyanyi yang akan tampil diacara reoni, zara meminta trisha menunggunya selama ia menerima panggilan itu, zara mengangkat telpon itu di sudut kanting, tempat yang sepi dan jauh dari keramayan
“hallo nona zara, aku minta maaf tapi sepertinya kau harus mencari penyanyi lain, agan tidak bisa tampil karna sakit, kami akan mengembalikan pembayarannya sori ini” ucap kian ditelpon
Zara begitu terkejut menengar kabar itu hingga tanpa sadar ponselnya terlepas dari tangannya, untuk sesaat zara terdiam memikirkan apa yang harus dilakukannya, ia bergegas mengambil kembali ponselnya yang jatuh dan berlari mengambil name cart yang ia tinggalkan diatas meja, zara mengabaikan trisaha yang terus bertanya dan malah meninggalkannya dikantin,
Zara berlari secepat yang ia bisa untuk menemui soni, ia memberi tahu kabar yang baru saja ia dapatkan dari manager agan, zara juga meminta saran dari seniornya itu.
Soni meminta zara untuk tenang dan mengatur nafasnya yang terengah-engah, ia juga meminta maaf pada zara karna tidak dapat membantunya, namun ia memberinya saran untuk menghubungi pihak agensi agan, clien atau memberi tahu kimmy mengenai masalah ini.
Zara menghubungi pihak agensi agan namun mereka hanya meminta maaf dan mengatakan akan mengembalikan uang yang sudah zara setorkan sebagai dp.
__ADS_1
Zara juga berusaha menghubungi clien tapi tak ada satupun dari mereka yang mengangkat telponnya, ia pun menemui kimmy dan menceritakan segalanya.
“ zara kau diterima diperusahaan ini karna semua orang berpikir kau mampu, tapi jika hanya untuk masalah kecil saja kau melapor padaku, sebaiknya kau berhenti dan mencari pekerjaan lain” ucap kimmy dengan ketus
Kata-kata kimmy membiat zara putus asa, ia meninggalkan ruangan kimmy sambil menundukan kepala
‘mungkin bu kimmy benar, aku tidak pantas untuk pekerjaan ini, aku benar-benar berharap bisa bertahan, namun aku tidak tahu harus bagaimana menghadapi situasi ini’ gumam zara dalam hati
Zara berjalan mengikuti kemana kakinya melangkah, tanpa disadari ia sudah berdiri didepan perusahaan, ia melihat keatas memperhatikan petapa tingginya gedung perusahaan itu.
Zara menyadari betapa besar perbedaan pekerjaan dan kantor barunya itu, namun dimanapun dan apapun yang dijalaninya rintangan pasti ada mengikutinya, zara mengepalkan tangan untuk membulatkan tekat untuk tidak menyerah, namun tubuhnya kembali lemas mengingat ia tidak tahu apa yang harus ia lakukan untuk mengatasi masalahnya.
__ADS_1