Diary Of Zara

Diary Of Zara
berdebar jantungku...


__ADS_3

Zara tidak bisa kembali dan tidak berharap untuk kembali kemasalalu, ia berusaha untuk membuat dirinya bahagia karna menurutnya itu adalah pilihan terbaik.


Malam t’lah larut tapi arroy belum juga kembali, walau zara tidak berniat menunggu suaminya, namun matanya enggan terpejam seolah masih menunggu untuk melihat arroy pulang.


“ kau belum tidur?” Tanya arroy dari pintu kamar


“Aku baru akan tidur” jawab zara


Arroy masuk kedalam kamar dan meletakan barang-barangnya, kemudian ia pergi mandi untuk menyegarkan diri. Tak lama setelah melihat wajah arroy zara tertidur pulas.


Usai madi arroy menghampiri zara yang tengah tertidur, ia menyelimuti tubuh zara perlahan, takut zara terbangun


“ Aku mungkin bukan pria yang kau inginkan untuk jadi pendamping hidupmu, aku juga tidak bisa menjanjikan akan membuatmu selalu bahagia, tapi aku bisa berjanji, aku akan berusaha memberikan yang terbaik yang bisa kuberikan dan akan selalu menghormati dirimu” ucap arroy

__ADS_1


Zara selalu berpikir arroy adalah orang yang dingin, karna nada bicaranya yang tegas dan terkesan seperti memerintah, sayangnya ketika arroy bicara lembut dan manis zara tidak mendengarnya karna tengah berada di alam mimpi.


Arroy membelai lembut kening zara dan mendoakan agar zara bermimpi indah.


Pagi harinya zara bangun dari tidurnya lebih awal, ia terkejut melihat sosok pria tampan yang masih terlelap disampingnya, untuk sesaat zara terpesona dengan ketampanan dan keelokan tubuh suaminya, keringat disetiap lekuk otot tubuhnya yang atletis terlihat seksi bahkan sampai membuat zara menelan ludahnya sendiri.


Zara menggelengkan kepala berusaha menyadarkan diri dari khayalan liarnya, ia bergegas bangun dari tempat tidurnya. Setelah membasuh wajahnya ia pergi kedapur untuk menyiapkan sarapan, memenuhi tugasnya sebagai seorang istri.


Tak lama kemudian bi rani pun datang menghampiri zara dengan dua katung belannjaan yang ia jinjing dikedua tangannya


“ Arroy bukan orang yang suka pilih-pilih makanan ra, meski bukan vegetarian ia cenderung lebih suka sayuran, tapi bibi yakin, apapun yang kau buat arroy pasti akan menyukainya” jawab bi rani sambil tersenyum,


Kedatangan bi rani ditengah kebingungannya itu seperti peri yang membantu upik abu, setelah mendengar ucapannya zara mendapatkan kepercayaan diri, ia memutuskan untuk membuat nasi goreng, sementara bi rani pergi untuk membereskan belanjaaan yang ia bawa dan mengerjakan tugas yang lainnya.

__ADS_1


Betapa terkejutnya zara ketika ia tengah memotong sayuran tiba-tiba arroy datang memeluknyq dari belakan


“ arroy apa yang kau lakukan?” tanya zara


“ memeluk istriku” jawab arroy dengan santainya


“ lepaskan aku arroy, bi rani ada di rumah” ucap zara lagi sedikit meronta


Setelah lepas dari dekapan arroy, zara mengusir suaminya dari dapur. Arroy tersenyum gemas melihat aksi zara yang berusaha mendorong tubuhnya keluar dari dapur, ia pun menuruti sang istri.


Kepergian arroy membuat zara bisa bernafas lega, namun jantungnya masih berdebar kencang, bagaimana tidak! Zara seorang wanita normal, jantungnya pasti berdebar ketika seorang pria tampan yang hanya memakai boxer memeluk tubuhnya dengan mesra.


Zara memasak sambil terus melihat ke pintu dapur, ia khawatir kalau-kalau arroy kembali dan memeluknya lagi.

__ADS_1


Usai memasak dan menyajikan makanan zara pergi memanggil arroy dikamar, saat itu arroy baru saja keluar dari kamar mandi.


__ADS_2