
Arroy keluar dari kamar agni dan berdiri didepan kamar zara, ia menghela nafas panjang, sejenak arroy berpikir, kenapa ia merasa ada yang mengawasinya sejak ia keluar dari kamar tiffani.
Arroy tidak tahu, berita mengenai seorang tuan dylan yang datang dengan 3 istrinya sudah menyebar luas diantara para karyawan resort.
Beberapa pegawai yang penasaran memang sengaja mengawasinya, mereka ingin tahu kehidupan seorang dylan yang memiliki 3 istri, apa dia benar-benar bahagia, atau justru sebaliknya.
Mereka yang melihat arroy keluar masuk kamar yang berbeda hanya berpikir kotor, bahkan pertaruhan dengan siapa ia bermain paling lama pun menjadi permainan yang menyenangkan bagi mereka.
“Sepertinya dia kelelahan” ucap pelan salah satu pegawai yang tengah bersembunyi
“ aku bisa mendengarmu, cepat keluarlah” ucap arroy dengan lentang
Kedua pegawai itu panik, mereka menutup mulut mereka dan berhenti mengintip.
“ keluarlah, aku tidak akan memarahi kalian, aku hanya ingin meminta bantuan”
Setelah mendengar pernyataan arroy itu keduanya bernapas lega, meski ragu akhirnya mereka melangkahkan kaki keluar dari persembunyiannya.
Arroy mengambil dompet disakunya, ia mengeluarkan uang 200 ribu dan memberikannya pada karyawan seraya berkata
“ belikan aku vitamin c dalam bentuk cair diapotik, antar ke kamar ini, jangan sampai salah ya!” bicara dengan lemas
__ADS_1
Kedua karyawan itu pun mengangguk mengerti, mereka pergi dengan cepat sesuai perintah arroy.
Arroy memegang hendle pintu, setelah tahu pintunya dikunci ia pun menghela nafas.
“ Zara, ini aku, buka pintunya” teriak arroy sambil menggedor pintu.
Zara yang tengah asik bermain ponsel pun bangun, ia berjalan kearah pintu, senyumnya menyeringai.
“ ada perlu apa?” tanya zara dari balik pintu
“ Zara buka pintunya, aku benar-benar lelah dan ingin istirahat” ucap arroy lembut
“ Tidak mau, kau tidur saja di mobil, karna kau memesan kamar single room tempat tidurnya kecil, hanya bisa untuk satu orang” sahut zara lagi
“ Tidak bisa, sofanya basah, tadi aku tidak sengaja menumpahkan minumanku” ucap zara berbohong
Arroy pun kembali menghela nafas, ia memilih menuruti ucapan sang istri untuk tidur di mobil, ia benar-benar kelelahan hingga tak punya tenaga untuk sekedar berdebat dengan zara.
Di mobil arroy kembali membuka back door, kemudian menekan dua tombol yang bisa merubah jok belakang menjadi kasur angin, ia tidak ingin sakit karna tidur sambil duduk dikursi mobil.
Setelah kursi berubah ia membaringkan tubuhnya dengan nyaman di sana.
__ADS_1
Sementara itu dikamar zara, ia sudah kembali duduk diatas tempat tidur sambil memainkan ponselnya. Namun tak lama suara ketukan pintu pun kembali terdengar.
“ permisi, room service” ucap seorang pria dari balik pintu
Setelah tahu room service yang datang zara membukakan pintu tanpa ragu,
“ Iya tunggu sebentar “ sahut zara seraya membuka pintu
“ ini vitamin yang tuan minta nyonya” ucap room service
“ Vitamin? Tuan yang meminta? Kau tidak keliru kan“ tanya zara memastikan
“ tidak nyonya, itu sesuai permintaan tuan, tadi tuan dylan meminta diantarkan kemari” ucap room service
“ Baiklah, terima kasih” ucap zara
Zara kembali menutup pintu setelah pegawai room service itu undur diri.
Zara melihat botol vitamin itu dengan seksama, karna kemasan vitamin itu ditulis dengan bahasa yang tidak zara mengerti ia pun sedikit meragukannya.
“ benar ini vitamin? Tak kusangka arroy baik juga” ucap zara
__ADS_1
Tahu arroy yang memberikannya zara pun meminumnya tanpa ragu, karna kemasan botolnya kecil ia menghabiskannya dalam sekali teguk.
Benar saja setelah meminum vitamin itu zara merasa lebih segar, ia pun kembali membaringkan tubuhnya dikasur.