
Setelah mandi air hangat dan bersiap lia meminta zara untuk naik kedalam mobil, dalam perjalanan panjang itu zara hanya diam, matanya terus menatap kearah luar, ia seolah menikmati pemandangan untuk yang terakhir kalinya.
Setelah menempuh 8 jam perjalanan akhirnya mobil sedan hitam itu berhenti untuk istirahat, matahari pagi sudah diupuk barat, sinarnya yang hangat membuat zara merasa nyaman.
“ Nyonya apa anda menginginkan sesuatu?” Tanya lia sopan
“ tidak” Sahut zara singkat
“ Saya akan keluar untuk membeli makanan” ucap lia lagi
Selama lia pergi zara hanya duduk diam didalam mobil, ini adalah kesempatan yang bagus untuk kabur, meski pikiran itu ada dibenaknya namun ia tidak melakukannya.
Perasaan yang berkecambuk dihatinya membuat zara lebih memilih untuk pergi menuju akhirat. Zara memeluk dirinya sendiri dan merasa bahwa dirinya sudah ternoda, perasaan itu membawa air matanya membasahi pipi.
“Kenapa nona menangis? “ tanya lia sambil menyeka air mata zara
“ lia apa aku boleh bertanya? “ ucap zara ragu, pertanyaan itu hanya dijawab dengan anggukan kepala dan senyum tipis
“kau akan membunuhku bukan, tapi kenapa kau membawaku menempuh perjalaanan jauh? “ tanya zara penasaran
Lia tertawa mendengarkan pertanyaan itu, pikiran isengnya juga muncul, akhirnya ia menjawab “ akhirat adalah tempat yang sangat jauh, perjalanan kita masih panjang nyonya, jadi jangan buat diri nyonya kelaparan” ucap lia
Zara menghela nafas karna jawaban lia tak membuatnya puas. Lia menggelengkan kepala melihat tingkah majikannya, ia kembali masuk kedalam mobil
“ Akhirat tempat yang sangat indah nyonya, pemandangan jalan menuju kesana juga” ucap lia seraya memasang seatbelt ditubuhnya.
Mereka pun melanjutkan perjalanan dalam keheningan, sesekali lia melihat zara dari kaca, zara nampak tersenyum kecil melihat pemandangan indah sepanjang jalan yang mereka lalui.
Sementara itu, ketika pagi menyapa arroy bangun dengan malas, untuk mengembalikan semangat ia pun joging disekitaran taman resort.
Gebrug...
Tak sengaja arroy menabrak seorang wanita tua dan membuatnya jatuh.
“ Maafkan saya nyonya, mari saya bantu berdiri” ucap arroy seraya mengulurkan tangan
“ Ibu” teriak seorang wanita dari kejauhan, ia sedikit berlari untuk membantu ibunya berdiri
__ADS_1
“ Tuan a” ucap wanita itu ketika melihat wajah arroy, dengan cepat ia menunduk hormat
“ kau alin kan! Sedang apa kau disini, harusnya kau ada dikantor” sahut agni yang muncul tiba-tiba
“ apa yang kau bawa? Boleh ku lihat?”
Belum sempat alin menjawab arroy sudah bertanya. Alin menyerahkan lembaran kertas yang dipegangnya pada arroy
“ agni sepertinya lutut nyonya ini terluka, bisa bantu aku untuk mengobatinya” ucap arroy sopan
Agni mengajak ibu alin untuk masuk, sementara arroy duduk dibangku taman dengan alin.
“ Laporan keuangan ini...
“ Saya mencurinya dari komputer menejemen resort, sangat berbeda dibandingkan laporan yang dikirim ke kantor pusat”
“ kerja bagus alin” ucap arroy sambil menepuk pundak alin pelan
Arroy tepuk tangan tiga kali dan seorang ajudan mendekat dengan membawa tablet, ia menyerahkan tablet itu saat arroy menadahkan tangan.
Dengan tablet itu arroy memotret wajah alin, hanya dalam hitungan detik semua informasi tentang alin tertera dalam tablet itu.
“ saya akan menjawabnya, calon suami saya membatalkan pernikahan karna ia ingin kembali pada cinta pertamanya” Ucap alin dengan mata berkaca-kaca
“ Apa kau keberatan jika aku memindahkanmu ke resort ini?”
“ tentu tidak tuan, saya akan sangat berterima kasih, ibu saya kemarin bilang bahwa ia akan senang jika bisa menetap disini” jawab alin dengan semangat
Arroy dan alin pergi menuju ruang manager resort, agni yang merupakan sekertaris arroy berusaha menyelesaikan tugas yang diberikan arroy dengan cepat kemudian menyusul arroy, mereka masuk bersamaan namun hanya arroy yang duduk, agni dan alin hanya berdiri dibelakang arroy
“ tuan dylan! Ada apa anda kemari, apa ada yang bisa saya bantu” ucap manager resort yang bernama asep
“ apa kau bisa meminta semua pegawai berkumpul, ada yang mencuri uangku diresort ini” ucap arroy santai
Tak butuh waktu lama semua pegawai resort berkumpul di auditorium, ruangan itu juga dijaga dengan ketat oleh ajudan arroy, dan beberapa pekerjaan resort seperti melayani tamu juga ditangani oleh ajudan.
Arroy duduk dibibir panggung auditorium, gayanya yang cool itu menarik perhatian para karyawan wanita.
__ADS_1
“ Ada beberapa orang yang sudah mencuri uangku, aku akan berikan kesempatan pada kalian untuk mengaku, majulah kedepan” ucap arroy dengan serius
“ Wah aku tak menyangka ada orang yang berani mengambil uang tuan a” ucap tiffani sambil berjalan masuk kemudian duduk disamping arroy
Semua orang terkejut mendengar ucapan tiffani, asep sang meneger bahkan sampai gemetar ketakutan. Hampir semua karyawan maju dan berdiri dihadapan arroy, yang masih duduk hanya asep sang manager, christy dari bagian receptionis dan pria dengan name tag rangga.
“ jadi apa alasan kalian? “ Tanya arroy
“ Maafkan kami tuan, kami melakukan korupsi bersama karna sudah 3 bulan gajih kami tidak dibayar” ucap seorang wanita dengan name teg asri, ia bicara sambil menunjuk sang manager dengan ekor matanya
“ Baiklah, sekarang kembalilah duduk, asep, rangga dan christy majulah” ucap arroy memerintah.
Ketiganya maju dan berdiri diatas panggung, semua pegawai resort sangat ketakutan, mereka tidak menyangka pria yang selama ini dianggap tamu ternyata pemilik dari resort itu, terlebih karna sang penguasa sudah tahu kesalahan mereka.
“ tuan a! pecat saja mereka” Ucap christy dengan manja,
Dengan percaya diri ia menggandeng tangan arroy. Arroy menyentuh tangan christy seraya berkata “ ada 3 hal yang paling aku benci di dunia ini, yang pertama pembohong, yang kedua penghianat dan yang ketiga wanita penggoda”
Arroy melepaskan tangan christy dengan kasar, meski begitu wajahnya masih tetap saja tersenyum manis.
“ aku akan memaklumi perbuatan kalian, dengan catatan setelah keluar dari ruangan ini kalian harus bekerja dengan mematuhi protokol yang ada, dan untuk kalian bertiga ( asep, rangga dan christy ) kalian dipecat dengan tidak hormat” ucap arroy tegas
“ ini tidak adil tuan” keluh christy
“ christy benar tuan, mereka yang sudah korupsi kenapa kami yang dipecat” sahut agus tak terima
Arroy menghela nafas dan menatap agni dan alin, kedua wanita itu langsung maju
“ Asep, kau dipecat karna tidak bisa mengelola resort dengan benar” ucap agni
“ Rangga, dipecat karna memalsukan dokumen laporan keuangan dan bekerja sama dengan asep mengambil gajih para karyawan” sahut alin
Keduanya saling memandang kemudian bicara dengan kompak
“ Christy, kau dipecat karna menggoda tuan a”
“ Wah christy, kau benar-benar luar biasa” sahut tiffani meledek
__ADS_1
“ baiklah, ini pengumuman terakhir jadi dengarkan baik-baik, kedepannya alin akan menjadi menager kalian, asri kau akan menggantikan posisi rangga, dan kedepannya jika ada yang melakukan kesalahan lagi, akan bernasip sama, dipecat dengan tidak hormat, tanpa pesangon dan tanpa mendapatkan paklaring” ucap arroy
Semua orang bahagia kecuali mereka yang dipecat dengan tidak hormat.