Diary Of Zara

Diary Of Zara
Curi-curi pandang denganmu


__ADS_3

Ada yang berbeda pagi ini, zara dan arroy bangun diwaktu yang sama, zara yang merasa canggung berkali-kali melirik pada sang suami, sementara arroy tetap tersenyum dengan gaya coolnya.


Seperti biasa setelah membasuh wajahnya zara pergi ke dapur untuk melakukan tugasnya sebagai istri, ia mulai sibuk menyiapkan sarapan.


Setelah menyiapkan semua berkas yang akan dibawa arroy pun pergi ke dapur, ia berdiri dipintu sambil melipat kedua tangannya, melihat sang istri tengah membuat sarapan arroy pun menawarkan bantuan.


Dengan tersenyum zara pun meminta arroy memotong paprika untuk ia makusan kedalam nasi goreng yang tengah ia buat.


“Kenapa kau selalu masak nasi goreng setiap hari? Apa kau begitu menyukainya hingga tak pernah merasa bosan” tanya arroy tiba-tiba


Zara terdiam sejenak, namun akhirnya dia bicara jujur pada sang suami, arroy sangat terkejut mendengar fakta bahwa istrinya hanya bisa memasak nasi goreng dan mie saja.


Tanpa sadar zara mengutarakan keinginannya untuk sarapan omlet, namun ia slalu gagal saat mencoba membuatnya, arroy menawarkan untuk membantu zara membuat omlet yang lezat untuk sarapan, zara amat senang dengan rencana itu.


Bi rani melihat arroy dan zara yang saling membantu saat membuat sarapan, saat arroy tak sengaja memegang tangan zara mata mereka saling bertemu, zara yang menyadari keberadaan bi rani bergegas melepaskan diri dan memalingkan wajahnya kemudian pergi menjauh.


Bi rani yang mengira arroy membuat kesalahan hingga membuat zara marah pun menghampiri arroy, ia mencubit pinggang arroy dari samping sambil menegurnya.

__ADS_1


Arroy menarik tangan bi rani untuk lebih mendekatkannya lalu berbisik “ istriku tidak marah bi, ia hanya merasa malu karna semalam dia menyerangku duluan” ucapnya menjelaskan


Keduanya tertawa kecil bersama dibelakang zara, zara yang melihat sikap aneh keduanya merasa curiga, ia bertanya karna sangat penasaran, namun keduanya sepakat untuk tetap bungkam.


Zara dan arroy duduk bersama menghabiskan sarapannya, ditengah-tengah sarapan arroy menawarkan diri untuk mengantar zara kekantor, namun tawaran itu ditolak seketika oleh sang istri dengan alasan beda arah dan takut membuat arroy terlambat


“ tenang saja, aku tidak akan dimarahi meski datang terlambat, atau jangan-jangan kau masih merasa malu padaku karna kejadian semalam” ucap arroy menggoda


Zara yang tengah minum tersedak mendengar perkataan arroy, ia bahkan sampai terbatuk-batuk dibuatnya, sementara itu arroy berusaha menahan senyumnya, taingin memperbesar masalah zara pun membiarkan arroy mengantarnya.


Sebelum zara datang arroy sudah memberi tahu supir untuk melaju menuju kantor zara sebelum ke tempat metting, karna itu zara hanya perlu duduk disamping arroy.


Ketika arroy memegang pundak sang supir ia mengangguk seketika, alunan musik mulai terdengar memecah keheningan selama perjalanan, lagu cinta itu membuat zara tersenyum, tidak hanya sekali zara mencuri-curi pandang pada suaminya dan arroy juga begitu, tidak ada yang tau betapa senang rasa di hati zara saat itu.


Zara turun dari mobil tepat didepan pintu masuk perusahaannya, ia bergegas masuk setelah berpamitan, kebahagiaan dihatinya membuat zara bersemangat dan terlihat lebih ceria dari biasanya, teman-teman sesama produser pun menghampiri zara dengan penuh rasa penasaran.


“ Wah ra, setelah cuti kau terlihat lebih ceria, apa yang terjadi sampai kau tak berhenti tersenyum” Tanya sony penasaran

__ADS_1


Zara hanya tersrnyum mendengar pertanyaan soni, beberapa teman yang lain justru penasaran bagimana zara bisa mendapat izin cuti dari bu kimmy, mereka memberi tahu zara biasanya jika belum menjadi pekerja tetap kecuali izin sakit bu kimmy tidak pernah memberikan izin untuk cuti.


“ Sebenarnya suami zara yang minta izin cuti sama bu kimmy, kebetulan mereka saling kenal jadi gitu deh” Ucap zara menjelaskan sambil tersenyum malu


“ Ra apkau tahu! Pipimu merah kaya tomat pas ngomongon suami, kayanya cinta banget ya ra sama suami” ucap rara menggoda


“ Cie... Zara” ledek sekompak teman-teman zara


Kimmy membubarkan masa, dan semua kembali ke meja masing-masing untuk melanjutkan pekerjaan mereka, dengan tegas zara diminta ikut keruangannya


Zara mengikuti kimmy ke ruangannya, kimmy mengambil sebuah dokumen dan memberikannya pada zara,


“ Ra ini adalah acara ulang tahun putri perusahaan xc, kuserahkan padamu, rencanakan dan awasi, jangan sampai...


Ucapan kimmy teputus karna ia merasa mual, ia meninggalkan zara diruangannya dan bergegas pergi ke toilet.


Zara tetap meninggu kimmy dalam ruangannya, ia mengambil ponsel dan melihat-lihat fotonya bersama arroy saat kencan kemarin, tak lama kemudian kimmy pun kembali, melihat wajah pucatnya zara pun menjadi sedikit khawatir.

__ADS_1


__ADS_2