Diary Of Zara

Diary Of Zara
kejutan


__ADS_3

Arroy terus berjalan mengikuti kemana kakinya melangkah dengan menelan kekecewaan terhadap istinya, setelah berada jauh dari mall ia menghentikan langkahnya, untuk sejenak berfikir


“Selin kenapa kau terus mengejarku padahal aku terus mengabaikanmu?” tanya arroy tiba-tiba


Selin memeluk tubuh arroy dari belakang, ia menyatakan cintanya, keinginannya untuk memiliki, dan keteguhan hatinya untuk tidak menyerah terhadap apapun.


Arroy tersenym mendengar ucapan selin, bukan karna dia merasa bahagia dicintai oleh selin, tapi karna untuk pertama kalinya ia mendapatkan inspirasi dari orang yang tingkah lakunya tak ia sukai itu


‘Betapa bodohnya aku, kenapa aku harus pergi begitu saja, zara itu miliku, kenapa aku harus merasa kalah darinya yang bukan siapa-siapa’ gumam arroy dalam hati


Arroy melepaskan tangan selin yang memeluknya, ia memberi tahu selin bahwa ini sudah saatnya selin menyerah, arroy pun mengungkapkan prilah pernikahannya dan menegaskan bahwa dirinya menikah karna cinta, arroy memang tidak menyebut nama zara namun ia juga memastikan pada selin bahwa dirinya tidak akan pernah meninggalkan istrinya,


Tanpa arroy sadari penolakannya terhadap selin justru membuat selin semakin bersemangat untuk memisahkannya dari zara

__ADS_1


‘tidak dylan, dia tidak pantas untukmu, akan kutunjukan padamu siapa yang layak kau cintai, kau akan tahu bahwa cintaku lebih besar darinya dan aku lebih pantas untuk mendampingimu’ gumam selin dalam hati


Arroy pulang meninggalkan selin yang basih berdiri disana, ia memikirkan bagaimana caranya untuk merebut hati zara kembali, sebuah ide untuk memberi istrinya kejutan pun melintas dipikirannya.


Ketika hati dan pikirannya dilanda kebingungan ia pun meminta saran dari mia, seorang model yang sudah banyak menulis sekenario film drama romantis, arroy sangat menyukai ide yang mia berikan, namun sebuah perdebatan terjadi sebelum mia akhirnya memutuskan telpon karna merasa kesal.


Selama berjam-jam arroy terus sibuk mempersiapkan kejutan romantis untuk sang istri, beruntung semuanya selesai sebelum zara datang.


Arroy duduk diruang tamu menunggu zara pulang, tak lama suara mobil berhenti pun terdengar dari luar rumah, dari balik jendela arroy memastikan bahwa yang datang adalah zara, namun melihat zara turun dari mobil, kecemburuan pun menguasai hatinya


Arroy mematikan lampu dan bergegas mengambil posisi.


Sementara diluar zara yang melihat rumahnya gelap gulita pun berpikir bahwa arroy pergi dan belum kembali, ketika membuka pintu ia terkejut melihat susunan lilin dan taburan kelopak bungga mawar merah dilantai

__ADS_1


‘Astaga... Bukankah adegan ini sama dengan adegan film yang baru saja kutonton, red carpet yang terbuat dari susunan lilin dan bunga mawar ini menuju kamar, dan ketika sang wanita masuk ke kamar ia melihat prianya berbaring seperti ikan duyung yang terdampar dengan setengah telanjang diatas tempat tidur, apa arroy tengah melakukannya juga? apa dia berharap aku melompat kedalam pelukannya dan bercinta dengannya? Tidak, tidak, tidak! Aku tidak siap melakukan itu, terlebih lagi yang dia cintai itu kimmy dan bukan aku, sebenarnya apa yang ia rencanakan’ gumam zara dalam hati sambil terus berjalan mengikuti alur cerita dalam film yang ia tonton.


Pintu kamar yang terbuka membuat jantung zara berdebar lebih cepat, zara melangkahkan kakinya dengan ragu masuk kedalam kamar dengan satu mata yang tertutup.


“ kau sudah pulang zara, kemarilah” pinta arroy


Zara tertegum, matanya terbelalak ketila melihat arroy yang duduk disofa sambil membaca buku dengan gaya coolnya, zara pun berjalan masuk mendekati arroy


‘Ada apa denganku? Kenapa aku merasa kecewa? kenapa aku berharap melihat arroy berbaring diatas tempat tidur dengan tubuh yang setengah telanjang’ gumam zara dalam hati saat mendudukan tubuhnya disamping arroy


Zara terkejut ketika arroy tiba-tiba merangkul tubuhnya dan membuatnya terjatuh keatas dada suaminya yang bidang itu.


“ Arroy apa yang kau lakukan?” tanya zara

__ADS_1


“ Aku hanya memeluk istriku yang cantik sambil membaca novel, naikan kakimu kesofa dan bersandarlah dengan nyaman, kau pasti lelah setelah pergi seharian” ucap arroy sambil terus membaca buku yang ia pegang


Zara menaikan kakinya dan meletakan kepalanya bersandar pada dada arroy, dengan ragu ia memeluk tubuh arroy, tubuhnya yang setengah terbaring membuatnya menghirup arroma tubuh arroy yang membuat zara merasa nyaman.


__ADS_2