Diary Of Zara

Diary Of Zara
ko sepi sich....


__ADS_3

Arroy memacu kudanya menaiki perbukitan, melihat pemandangan hutan asri yang ia lewati ditambah dengan pemandangan hamparan bangunan perkotaan yang terlihat jelas dari atas bukit benar-benar mampu merubah suasana hatinya. Arroy turun dari kuda dan duduk diatas hamparan rumput dibawah pohon yang rindang, sinar dari matahari yang mulai naik tak bisa dihindari. Sejenak ia teringat wanita cantik yang memakai dress putih yang ia temui beberapa tahun silam.


“ Hai pria bodoh, apa berkuda di pagi hari begitu menyenangkan sampai kau tersenyum sendiri”


Suara wanita yang terdengar tidak asing itu menambah lebar senyum arroy, ia merasa senang karna setidaknya ia tidak sendirian.


“ Kalian benar-benar gila” gerutu zulfan kesal karna ditinggalkan

__ADS_1


Kimmy dan zulfan turun dari kuda kemudiam menghampiri arroy dan ikut duduk bersamanya. Kimmy mempertanyakan keputusan arroy yang tiba-tiba memecat kenzo, menurutnya kenzo adalah pegawai terbaik diperusahaan, selama ini kemampuan beriklannya juga membantu dalam kemajuan perusahaan.


“ Baru datang sudah banyak bicara, ini belum satu minggu dan kau sudah kembali” jawab arroy mengalihkan pembicaraan. Sejujurnya ia tidak ingin membicarakan kenzo, karna itu akan mengingatkanya pada tanda merah dileher istrinya.


Zulfan yang kebagian gosip dari julian memberi kode pada kimmy untuk tidak membicarakan lebih jauh prihal masalah itu. Kimmy yang mengerti merubah topik pembicaraan untuk sedikit mengurangi rasa sesak dihati arroy.


‘Ko sepi si? Apa aku datang terlalu pagi? Kak kenzo juga tidak ada, biasanya dia suka tiba-tiba muncul, harusnya dia merasa bersalah dan setidaknya meminta maaf padaku kan’ gumam zara dalam hati ketika melihat semua kursi kosong diruangannya.

__ADS_1


Entah karna terbiasa atau karna rindu kopi gratis, zara merasa kehilangan sosok kenzo. Zara menghela napas dan duduk dikursinya untuk memulai pekerjaannya, perlahan semua rekan zara berdatangan mengisi ruangan yang tadinya kosong hingga kini mulai terisi penuh. Zara tersenyum melihat semua orang sibuk dengan pekerjaan masing-masing.


Zara melihat layar ponsel, waktu menunjukan pukul 08:30, tidak ada satu pun pesan yang masuk. zara pun membuka chat dan hendak menulis pesan untuk kenzo, namun zara mengurungkan niatnya dan kembali menaruh ponsel di meja. Zara yang penasaran melirik ke ponsel dan kembali mengambilnya, membuka chat dan menulus pesan untuk kenzo, namun ia kembali menghapus pesan itu dan kembali menaruh ponselnya di meja.


Zara melakukan itu berulang-ulang, lagi dan lagi hingga ia tidak sadar tengah diperhatikan. Teman yang bekerja disamping zara mengetuk meja dan memberikan kode padanya untuk menoleh ke dinding kaca. Terlihat kimmy tengah menempelkan kedua tangan didinding kaca sambil menatap zara dengan mata bulat sempurna. Zara yang terkejut menahan tawa, alih-alih merasa seram wajah kimmy justru terlihat lucu dimatanya.


Arroy membawa kimmy secara paksa, mereka masuk ke ruang ceo bersama. Soni, riri dan ola mendekati zara dengan rasa penasaran yang membara, siapa sangka arroy kembali hanya untuk memperingatkan semua orang untuk tidak main-main dan bergosip saat bekerja.

__ADS_1


Tapi yang namanya penasaran itu seperti rasa haus, jika tidak minum maka hausnya tidak akan hilang. Begitu juga dengan rasa penasaran para karyawan, setelah bos pergi mereka berkerumun untuk bergosip.


__ADS_2