Diary Of Zara

Diary Of Zara
Namanya Fais


__ADS_3

“ aku rasa kau sudah salah faham nona zara, aku tidak hanya mencintai kimmy, tapi aku juga serius dengannya, benar-benar serius, jika kau pikir dengan kau mengatakan kebohongan itu aku akan meninggalkan kimmy, maka kau sudah salah besar” ucap pria itu dengan tegas


“ bukan aku tapi kau lah yang sedang salah faham, aku tidak sedang mengejarmu, aku mencintai suamiku, kebenarannya adalah bu kimmy tengah mengandung anak suamiku” Ucap zara lirih, ia menahan air matanya agar tidak menetes dihadapan pria itu


“ aku fais ariyan maulana tidak akan percaya begitu saja” ucap fais


“ aku tidak peduli siapa dirimu, asal kau tahu, aku juga tidak ingin mempercayainya, tapi aku melihat dan mendengarnya sendiri, jika bukan karna bayi itu untuk apa aku menyerahkan arroy pada wanita lain” Ucap zara lirih


“ sipa? Kau menyebut nama siapa tadi?” tanya fais


“ Arroy, dia suamiku” ucap zara lirih

__ADS_1


“ hahahaha.... Ceritamu itu sangat bagus nona zara, kenapa kau tidak jadi penulis saja? Lebih baik aku pergi, aku tidak punya banyak waktu untuk mendengarkan omong kosongmu” ucap fais sambil berdiri, lagi-lagi ia berniat meninggalkan zara


“ tunggu! Aku serius, aku ini istrinya arroy” ucap zara berusaha menghalangi fais yang hendak pergi


“ Pergilah dari hadapanku nona zara, jangan paksa aku berbuat kasar pada wanita, aku tidak punya waktu untuk mendengarkan omong kosongmu” ucap fais


“ aku tidak akan membiarkan kau pergi sebelum kau setuju untuk meninggalkan bu kimmy” ucap zara kekeh


Fais menghela nafas kemudian berkata “ baiklah, kau istrinya arroy kan! Sekarang aku tanya padamu, apa rahasia arroy yang hanya diketahui orang-orang terdekatnya dan juga koleganya saja?” tanya fais


“ Jawab aku nona? Kenapa kau hanya diam? Kau begitu kekeh memintaku melepaskan kimmy, kau menceritakan kisah palsu dan kau bahkan mengaku sebagai istri arroy, apa kau pikir aku akan percaya? Jika kau memang istrinya harusnya kau tahu rahasianya, melihat kau hanya diam aku rasa kau bahkan tidak tahu makanan favoritnya” ucap fais,

__ADS_1


“ sepertinya mencintai bu kimmy membuatmu jadi buta, apa kau tidak pernah melihat perhatian dan kecemasan arroy pada bu kimmy...


“ Hahahahaha.....


Zara belum selesai bicara dan fais malah menertawakannya.


“ kenapa kau tertawa? “ tanya zara kesal


“ kau itu sangat lucu. Ya! Memang aku akui perhatian dan kecemasan arroy pada kimmy terkadang berlebihan, tapi sebagai istrinya arroy kau harusnya tahu semua itu adalah bentuk rasa bersalahnya, nona zara biar ku beri tahu sebuah rahasia. Mereka berdua itu hanya sahabat yang jika disatukan dalam satu rumah akan seperti kucing dan anjing yang tak pernah akur” ucap fais dengan penuh penekanan


Ucapan fais bagaikan pukulan besar bagi zara, pikirannya menjadi kacau, ia tidak bisa lagi membedakan mana yang benar dan mana yang salah, ia bahkan tidak sadar fais pergi meninggalkannya.

__ADS_1


Ditengah kebingungannya ia memutuskan untuk mencari kebenaran, ia pun pergi menemui selin.


Setibanya dirumah selin, zara disambut baik oleh pembantunya, ia diminta duduk dan menunggu diruang tamu. Setelah menyajikan teh untuk zara pelayan itu pergi, tak lama kemudian seorang wanita paruh baya mendatangi zara. Zara bangin dan memberi salam. Wanita itu meminta zara kembali duduk.


__ADS_2