
Setelah beberapa tahun kemudian berlalu. Ratu dan Cantika tamat sekolah langsung mengambil kuliah yang sama. karena kangen dengan kebersamaan mereka dulu. Mereka berdua selalu di kawal Roger.
"Tuh. lihat. pengawal hati sudah datang." Goda Cantika pada saudaranya.
"Ih. kamu sama menyebalkan ya sama papa." Kesal Ratu pada saudaranya. Karena belum bisa menerima Roger sepenuhnya. ia. masih ingin fokus pada kuliahnya. Dan Roger pun tidak mendesak,baginya Ratu sudah mau menerima kehadirannya sudah merupakan hal bagus
"Eh. gimana? kalian langsung pulang ?" Tanya Roger menatap keduanya
"Iya Abang pengawal.!_ Goda Cantika pada Ratu. ia pun mendapatkan cubitan dari Ratu. mukanya sudah memerah karena malu.
"Awas kamu.!" Ancam Ratu pada saudaranya.
"Ih takut." ucap Cantika pura-pura.
Roger hanya terkekeh. kalau mereka berkumpul begini. Cantika yang konyol membuatnya selalu tertawa.
"Abang. jangan. Boleh nggak makan bakso dulu. kangen aja makan bakso." Ucap Cantika yang manja pada Roger.
"Boleh". jawab Roger santai. ia sudah paham dengan sikap Cantika yang kecentilan dan pecicilan. beda dengan Ratu yang kalem.
Mereka pun masuk sebuah warung bakso. yang lumayan rame. ada sebuah bangku yang hanya di isi satu orang.Riger pun mengajaknya duduk di sana.
Roger pun minta izin pada laki-laki tersebut dengan sopan. untuk nompang duduk di sana.
"Permisi Bang. boleh kami duduk di sini.?" Tanya Roger pada laki-laki tersebut. dia pun menoleh.
"Eh. Roger. kamu Roger kan.?" Tanya laki-laki tersebut.
Roger mengingat wajah laki-laki yang berpakaian seragam tentara tersebut. Ia menepuk keningnya sendiri. ingat kalau di depannya adalah teman SMA nya dulu.
"Oh. ya. kamu Agung ya. wah makin ganteng salah nih pakai seragam. dinas di mana bro.?" Tanya Roger. Namun lelaki yang bernama Agung malah melirik Ratu dan Cantika.
"Mereka berdua siapa?" Tanya Agung penasaran.
"Oh. ini Ratu Calon istri aku. dan ini Cantika saudaranya. dan masih single."Jawab Roger.
Membuat Cantika melotot kan matanya." Jangan begitu juga kali bang. adek sendiri di obral." Jawab Cantika membuat Agung tertawa
"HM. saya Agung. teman SMA nya Roger dulu. kami selalu bersama dan bersaing dulu untuk menjadi juara basket." Jawab Agung memperkenalkan diri.
"Oh.!" Jawab Cantika cuek. sedangkan Ratu hanya diam saja. ia malas menanggapi.
"Hai bro. gimana kalau kita jadi ipar saja."Ucap Agung yang merasa gemes tertarik dengan gadis di depannya.
"Eh. jangan minta sama aku. minta langsung sama keluarganya. oh ya bukannya kamu dulu mau nikah?"Tanya Roger yang mendengar berita sobatnya.
"HM! batal. dia selingkuh saat aku dinas ke Pakistan." Jawab Agung sedikit sedih. Tapi sudahlah. Sekarang tuh ada yang lebih baik dan fresh"Jawab Agung dengan Pedenya
"Kamu harap sabar ya bro. karena aku saja sampai dua tahu baru di terima nih. padahal aku bisa tiap hari." Jawab Roger mengingat perjuangannya mendapatkan cinta Ratu.
__ADS_1
"Ok. deal. gimana dek. mau ya sama Abang." Goda Agung pada Cantika.
"Nggak ngaruh tuh Abang. bang Ger. sana pesan baksonya." Kesal Cantika manja.
"Biar Abang yang kesan ya dek." Ucap Agung merasa gemes.
"Terserah.!" Jawab Cantika santai saja. ia memainkan handphonenya tanpa memperdulikan Agung yang ada di di dekan mereka Karena Roger duduk dekat Agung. sedangkan Cantika duduk dekat Ratu.
Pesanan mereka pun sampai. Cantika yang sudah kangen makan bakso. tanpa jaim sedikit pun ia langsung tancap makan bakso di depannya. matanya sampai berair karena pedas. ia sengaja memberi cabe yang banyak menghilangkan rasa kesalnya.
"Sini Abang bantu. kalau makan jangan terlalu pedas. nih sampai berair matanya." Ucap Agung spontan melap mata Cantika yang duduk di depannya
Tentu saja. semuanya melongo dengan sikap Agung pada Cantika. Cantika yang di perlakukan demikian tersedak karena grogi.
Agung dengan cepat memberikan minuman. dengan terpaksa ia mengambilnya." Mantap ya bro. belum cukup satu jam sudah manut aja tuh." Goda Roger
Cantika yang dapat godaan Roger melemparkan dengan tisu yang ada di tangannya
"Eh. dasar respek." Kesal Cantika.
"Sudah bang. nanti terlalu sore. mama marah." Ucap Ratu, dan Roger pun diam. melihat sikap Roger membuat Agung cengengesan.
"H..h.. Halo dimana tuh si kulkas dua pintu dulu. sekarang sudah jadi bucin."Ledek Agung pada sobatnya.
"Udah bang. aku sudah siap. bayar ya." Ratu Bun berdiri. dan diikuti Cantika dan Roger.
"Eh jar aku yang bayar Bro. oh ya. minta nomor telpon kamu dan juga tuh." Tunjuk Agung pada Cantika.Yang sudah duluan masuk dengan Ragu ke mobil.
"Gimana caranya.?" Tanya Agung bingung.
"Datang aja ke rumahnya. ntar aku kasih alamat. kebetulan besok, orang tuanya datang. Sekalian aja kenalan." Jawab Roger dan di setujui Agung.
Mereka pun berpisah dan Roger pun pulang mengantar calon istrinya dan juga calon iparnya.
****
Minggu yang telah di janjikan. Agung pun sampai di rumah Andi yang kebetulan Jackson pulang ke Indonesia. untuk menentukan hari pernikahan Ragu dan Roger. Andi dan Azizah pun pulang. karena ia sudah selesai kuliah. dan menetap lagi di Indonesia.
Hanya Bambang dan Edo dan istrinya yang bertugas di kantor.
"Assalamualaikum"Ucap seseorang pemuda gagah masuk menyalami semuanya. Roger memperkenalkan Agung yang merupakan t man SMA nya dulu. dan sekarang bertugas sebagai Dandim di Kodim yang bertugas di Jakarta Barat.
"Oh Waalaikumsalam. oh ya silahkan duduk." Ucap Andi ramah. sekilas Andi melihat tatapan Agung pada anaknya Cantika yang berbeda.
"Oh ya nak. Agung masih single atau sudah berkeluarga. biasanya Dandim sangat laku." goda Andi tanpa basa basi
"Mas. kebiasaan ya." Kesal Anisa pada suaminya.
"He..he.. nggak apa Om Tante,saya masih single. dan mungkin akan melepaskan masa lajang,kalau Om dan Tante setuju." Ucap Agung tanpa malu
__ADS_1
"Oh. ya,kamu menyukai anak saya. kapan kalian bertemu. apakah kalian sudah kenal lama?" Tanya Jackson panjang lebar. dan juga dapat cubitan istrinya yang duduk di sampingnya
"Kita baru sekali ketemu Om. itu saat makan bakso bersama Roger dan dua anak Om,tapi saya langsung respek dengan anak Om. jika di izinkan". jawab Agung tenang, ia sudah tahu cerita keluarga calon gadis pujaannya lewat Roger.
"Wow. berani juga nyali Abang " Ucap Anrez yang dari tadi hanya diam.
Agung tersenyum menatap Anrez. yang sudah tahu kalau dia anak tertua keluarga ini.
"Harus. kalau nggak nanti di sambar orang." Jawab Agung santai.
"Wah. Gimana ini bang, mbak..?" Tanya Jackson kada kedua saudaranya.
"Mau gimana lagi. suruh saja pemuda ini membawa orang tuanya meminang." Jawab Anisa yang tadinya menyimak dan melihat keseriusan pemuda yang ada di depannya
"Tapi ma. aku kan nggak cinta."Rengek Cantika pada Anisa.
"Cinta mah sebentar lagi datang. kau nak Agung gigih mah. tuh beres. Oh ya gimana nak Agung?" Tanya Anisa menatap Agung.
"Ah. siapa Tante. besok saya datang bersama orang tua saya." Ucap Agung dan pamit mengundurkan diri
"Ah jangan tergesa-gesa begitu. kita makan dulu. nggak baik nolak rezeki."Goda Opa Frans yang hanya diam saja menyimak tadinya.
Ucapan Opa Frans membuat semuanya tertawa
kecuali Cantika yang merenggut. sedangkan Agung jadi salah tingkah. di perlakukan begitu .
****.
Setelah persetujuan. akhirnya Ratu dan Cantika akan menikah dengan jarak waktu satu hari. namun resepsinya di samakan.
Pernikahan yang mewah. karena dua pengantin. yang ternyata keluarga Agung juga pengusaha. namun ia tidak berminat jadi pengusaha.
Kehidupan Anisa dan Andi pun berbahagia dengan pasangan mereka masing-masing. dan Anrez sama Azizah melahirkan di saat acara hampir usai.. hingga suasana jadi heboh. walau acara tetap berjalan lancar..
Setelah acara pesta. semua ya berbondong ke rumah sakit untuk menyaksikan kelahiran anak Anrez. cucu pertama bagi keluarga Andi dan Anisa.
Anaknya Laki-laki tampan dan juga seorang anak perempuan cantik. yang ternyata Azizah m lahiran anak kembar sepasang.
Tentu saja. semuanya semakin bahagia me dapatkan dua anak sekali Gus. sepasang.
"Wah. kamu An. boleh Abang belajar.?" Celetuk Agung yang menggendong si jagoan.
T ntu saja ucapan Agung mendapat sambutan gak tawa semua orang. mereka nggak sadar kalau di rumah sakit. untung saja rumah sakitnya milik mereka
jadi mah bebas. karena ruang inapnya spesial untuk keluarga di lantai paling atas.Jadi tidak menganggu pasien lain.
#TAMAT#
Terimakasih atas dukungan para sahabat yang berkenan membaca novel ini. maaf jika dalam penulisan ada kisah yang sama dan juga nama yang sama. moga saja bisa membuat hati pembaca senang dan tidak kapok membaca novel Athor yang lain.
__ADS_1
Jangan lupa like dan komentarnya ya.
Dan nantikan novel athor yang baru. berjudul #Aku bukan siapa-siapa#.