
Hari ini Ratu di antar papa dan mamanya ke sekolah.Andi harus meluangkan waktunya untuk menghilangkan rasa kecewa anaknya yang di tinggal sendiri.
"Ayok lah sayang... nanti kamu telat kalau belum juga siap.". Ucap Anisa yang melihat anaknya yang masih mondar mandir.
"Ya ma. aku lagi cari buku. nggak tahu Tarok di mana. apa sama Cantika ya ma.?" Tanya nya nggak ingat kalau saudaranya nggak ada lagi di sana.
Anisa diam, ia tidak bisa berkata-kata. kelihatan sekali anaknya yang masih belum bisa move on.
"Pikir kan dulu nak. eh, apa nggak bisa kamu belum lagi di koperasi sekolah.?" Tanya Anisa yang mengingatkan anaknya.
Ratu berteriak. dia heboh sekali saat buku nya sudah ketemu. dan berlari menaiki mobil yang sudah di tunggu papanya.
"Yok ma. Cantika kok belum keluar ya ma?" Ajaknya menaiki mobil.
"HM! emang Cantika keluar mana nak. kan ia di Jerman." Jawab Andi yang tidak mengetahui masalahnya.
"Eh. aku lupa... he..he.. gimana ya pa sekarang Cantika. pasti banyak teman bulenya di sana." Ucapnya lirih.
Andi diam saja. ia fokus membawa mobil. "Nak. nanti pulang jam berapa? Biar nanti mama minta tolong jemput kamu di antar ke sekolah mama." Anisa mengingatkan.
"Jam. 1 deh ma. tapi nanti aku wa aja deh mama, kalau aku udah mau pulang. kita mall nanti ma. aku bosan." Bujuknya merayu.
"Ok.!" Jawab Anisa.
"Kalian wa papa ya. kebetulan papa ada meeting di mall A. kalian ke sana aja. biar kita sama-sama pulang." Usul Andi yang juga kebetulan ke sana.
Ratu sangat bahagia ia sampai kegirangan mendapatkan perhatian dari kedua orangtuanya. sangat jarang mereka pergi bersama, hanya saat liburan mereka pergi bersama.
****
Siang jam 1.30 Anisa sudah menjemput Ratu ke sekolahnya. Ratu menunggunya di depan koperasi yang kebetulan dekat dengan pintu gerbang.
Saat Anisa datang, Ratu sedang asyik bercerita dengan dua orang teman laki-lakinya.
__ADS_1
"Yok nak. kita berangkat sekarang.?" Tanya Anisa pada anaknya. dan melirik pada dua anak laki-laki yang mirip seperti kembar bersama anaknya.
"Ayok ma.kita berangkat. aku duluan ya Ron, Justin." Ucap Ratu melambaikan tangannya pada si kembar.
"Oh. teman mu itu kembar ya nak.?" Tanya Ratu saat mob sudah di jalankan sopirnya.
"Ya ma... mereka tu pindahan Jerman Lo mah. aneh kan, Sementara Cantika pindah ke sana. tadi mereka nanya tentang ke pindahan Cantika." Jawab Ratu semangat.
"Oh. sepertinya kalian cukup dekat." Anisa menyelidiki.
Ratu terkekeh. ia merasa di interogasi mamanya. ia tertawa sambil menggaruk kepalanya yang tak gatal.
"Emang kenapa ma.?" Tanyanya ragu. takut nanti Anisa marah.
"Nggak apa-apa. yang penting bisa jaga diri. Oh ya. kenapa mereka pindah ke sini.?" Tanah Anisa yang merasa janggal
"Hm! Katanya sih, papanya pindah tugas ke sini ma. namun papa mamanya masih tinggal di sana. mereka tinggal di sini bersama neneknya." Jawab Ratu yang hanya mengetahui hal tersebut saja. Ia tidak pernah nanya masalah tersebut, karena bukan urusannya.
Tak berapa lama, mereka sampai di mall yang mereka tuju. Anisa menggandeng tangan anak gadisnya. Ratu sudah mengganti baju sekolahnya dengan kaos oblong dan memakai hody yang berwarna Dongker senada dengan rok sekolahnya.
"Ok ma.!" Ratu bahagia sekali.
Akhirnya masuk di sebuah kafe yang ada di mall tersebut. Andi memberi kode saat istri dan anaknya masuk.
"Perkenalankan. ini istri dan anak saya." Ucap Andi memperkenal ya pada pemilik kafe. yang ternyata mereka meeting tentang kerjasama mereka.
"Wah. cantik sekali. siapa namanya nak.?" Tanya wanita yang merupakan pemilik kafe tersenyum pada Ratu.
Ratu mengulurkan tangannya." Saya Ratu Tante. dan ini mama saya. mama Anisa." Jawab Ratu, yang melihat kalau wanita yang ada di depannya tersebut kurang suka dengan mamanya.
Wanita itu hanya tersenyum sedikit dan kembali mengajak Ratu berbicara. " Nak Ratu mau makan apa. biar Tante buatkan, pasti nak Ratu suka deh dengan masakan Tante." Ucap wanita tersebut yang bernama Cahaya.
"Oh. sayang ya Tante. aku udah kenyang. kita ada janji sama papa. ayok pa, sudah selesai kan.?" Tanya Ratu yang tak suka dengan wanita yang berpakaian seksi tersebut.
__ADS_1
"Hm! Jadi kalian tidak makan. baiklah. ayok. Oh ya Bu cahaya. kalau masalah kontraknya Mingkin saya pikir dulu ya, karena saya bicarakan dulu konsepnya ibu, apakah penanam saham kita setuju untuk bergabung." Andi pun berdiri. berjalan di tengah kedua wanita yang di cintainya. ia mengandeng tangan anak dan istrinya.
Wanita yang bernama Cahaya tersebut jengkel ia menghentakkan kakinya karena kesal.
"Ih. ngapain sih datang wanita sial tersebut. jadi gagal deh merayu pak Andi yang ganteng. tajir lagi. nggak cocok deh dengan wanita tadi." Kesalnya mendumel.
Sementara Ratu merenggut manja pada papanya." Jadi papa meeting dengan wanita seksi tadi. ih kok nggak pantes ya pa.udah tua masih berpakaian seperti itu. Kayak ***** deh pa." Sungut Ratu sambil bergelayutan manja pada papanya.
"Hus..! nggak baik menghina orang. apalagi ia lebih tua dari kamu." Ucap Andi yang tidak suka melihat anaknya berkata kasar.
"Benar tu nak. ih ya. kamu beneran sudah kenyang.?" Selidik Anisa pada anaknya.
Ratu cengengesan. ia menggeleng malu." Lapar sih ma. tapi aku nggak mau di sana. apalagi di masakan ibu-ibu tadi. ih.. rasanya gimana... gitu.." Ucap Ratu bergidik ngeri.
Andi melintir kening anaknya. ia merasa kesal juga sebenarnya, nun ia menjaga perasaan wanita tersebut sebagai kliennya.
"Terus kita makan di mana.?" Tanya Andi yang penasaran.
"MCDONALD'S aja pa. nggak susah milihnya, dan udah tahu rasanya. nggak pernah berubah." Jawab Anisa yang malas berkomentar.
"Aku suka ma..." Jawab Ratu berseru.
Mereka pun menuju MCDONALD'S yang kebetulan di depan mereka.
Mereka makan sambil bercanda. sudah lama mereka tidak seperti ini, jadi saat ini mereka menikmati kebersamaannya.
Setelah makan. Ratu mengajak orang tuanya untuk menonton di bioskop di mall tersebut. Keduanya pun tidak masalah.
mereka mencari film extinction' yang lucu. Jadi bisa semua genre. Saat sampai di dalam bioskop mereka mencari tempat duduk di bagian tengah. karena tempat tersebut aman untuk orang yang tidak berpasangan.
Karena biasanya dalam bioskop kalau ada pasangan anak muda yang nonton pasti cari tempat mojok.
Filmnya cukup seru. membuat mereka bertiga tak berhenti tertawa, Menontonnya Filmnya berjudul Gabby's Dollhouse.
__ADS_1
Para kucing lucu, kerajinan unik, dan keajaiban penuh warna! Ikuti saat Gabby si pencinta kucing dan sobatnya Pandy Paws bekerja sama di serial petualangan animasi ini.