Dibalik Kesabaran Istri Cantikku

Dibalik Kesabaran Istri Cantikku
Ulah Ratu dan Cantika


__ADS_3

Saat jam pelajaran sudah usai. para siswa SMP tersebut berhamburan keluar saat guru telah keluar.


"Halo ganteng kantin yuk..?" Ucap Ola pada si kembar yang ada dekatnya yang bernama Ronny. yang di acuhkannya.


Sementara Franky pun berdiri mendekati Ratu dan Cantika yang sudah duluan keluar. Kedua gadis tersebut selalu mengutamakan perutnya kalau jam istirahat sudah datang.


Mereka berdua jalan cepat menuju kantin. namun di sampingnya sudah ada Franky berjalan beriringan dan juga Ronny di belakang mereka.


Cantika dan Ratu duduk di tempat biasa


makanya ia cepat datang ke kantin takut tempat favoritnya di tempati orang.


"Teh. biasa." Ucap Cantika dengan suara melengking pada penjual bakso.


Ronny dan Franky yang juga di meja dekatnya pun terkejut mendengar suara gadis yang duduk di depannya.


"Waw. berapa oktaf tuh nadanya.!" Kejut Ronny yang menyukai gitar. Keduanya emang hobi musik. Franky suka piano. Mereka pernah kolaborasi mengisi acara yang diadakan perusahaan papinya waktu di Jerman.


Cantika diam saja. Karena Cantika sudah dapat ancaman dari ratu. kalau ia genit dengan cowok akan di adukan pada mamanya. tentu saja Cantika menurut. takut di beri nasehat oleh Anisa selama dua jam.


Dia takut mengulangi kesalahan kedua kalinya. Anisa tidak. berkata kasar, namun ia tidak berhenti bicara menasehati keduanya. bukan hanya dia saja kalau ia yang buat masalah, makanya Ratu mengingatkan dan mengancam.


"HM.!" Jawab Cantika santai.


"Eh kenalkan. kuta belum kenalan secara langsung." Franky menyodorkan tangannya pada Ratu.


Tapi ratu dan Cantika menangkupkan kedua tangan mereka di dada." Oh. saya Ratu dan ini saudara saya Cantika." Jawab Ratu seadanya.


"What's.?" Kaget Ronny di depannya.


"Kalian kembar juga.?" Tanya Franky tak kalah penasaran. sebab dari segi wajah mereka tidak mirip sekali.


Cantika dengan mata birunya mirip Belanda. Sedangkan Ratu matanya hitam legam kayak boneka.Keduanya sempurna cantiknya. tadi beda porsi, punya cirikas masing-masing.


" Kami beda ibu." Jawab Cantika seadanya.


"Jadi kalian saudara tiri.?" Ronny malah makin terkejut.

__ADS_1


Ratu mengangkat tangan. saat pesanan mereka tiba, dengan lahapnya Ratu dan cantika makan. tanpa menghiraukan kedua pria yang seumurannya melotot tak percaya dengan tingkah ekstrim dua cewek di dekatnya.


Ronny dan Franky pun menikmati makanan yang serupa dengan dua gadis tersebut. karena ia tidak pesan tapi langsung sama dengan keduanya.


"Coba dulu sedikit cabenya. nanti kalian kepedasan." Ucap Ratu yang memang sedikit tenang dan bijak.


"Oh". jawab keduanya. Tapi masih saja bengong. ia tidak tahu cara mengaduknya. karena tadi dua gadis di depannya mengaduk dan mencampurnya secara cepat.


Dengan gemes. Cantika mengambil mangko bakso di depannya dan memberi bumbunya seadanya. karena ia belum tahu apakah cowok di depannya suka pedas atau tidak.


"Nih.makanlah." Ucap Cantika setelah mengaduknya.


Ronny pun mencoba kuahnya."HM. good.waw emezing." Ucapnya memberikan jempol.


Franky pun menatap mangko baksonya. akhirnya ratu pun memberikan bumbu dan mengaduknya. Kemudian ia berikan pada Franky.


"Ini yang pertama dan terakhir. besok-besok kalau mau makan bakso. begitu caranya." Ucap Ratu tegas.


Dan di anggukan keduanya. Mereka pun menikmatinya. mata mereka sampai berair karena pedas. namun rasanya nikmat, karena ini pertama kali mencobanya.


"Neng.." Kode Pelayan pada Ratu. dan di anggukkannya. Tak lama pun datang dua es jeruk lagi buat Ronny dan Franky.


Saat makan. datang Ola dan berdiri di samping Ronny. " Hai my darling.Kok nggak tunggu aku.." Manja Ola pada Ronny. Karena pas istirahat Ola langsung ke kamar kecil.


Ronny cuek saja, karena sedang menikmati bakso yang baru baginya. Sedangkan cantika dan Ratu sudah selesai.


"Oh. kamu mau duduk. silahkan! Kami sudah selesai." Ucap santai Cantika dan berlalu meninggalkan kantin.


Ratu ke kasir sebentar membayar makanan mereka berempat. karena ia merasa menghargai sebagai teman baru di kelasnya.


Kemudian ia menyusul saudaranya yang menunggu di luar kantin.


"HM. sepertinya Ola ngebet banget dengan sikembar." Ucap Cantika santai.


"Kamu cemburu." Goda Ratu pada saudaranya. Mereka mampir ke koperasi di sebelah kantin. Karena di sana ada cemilan yang di jual oleh guru-guru. namun ada penjaga khusus koperasi di sana.


"Halo Cantik." Goda Gilang yang baru datang setelah main basket. badanya basah karena keringat, ia mau beli minuman dingin.

__ADS_1


"Hai.! Jawab singkat Cantika. Keduanya sudah mengambil beberapa cemilan dan masuk kantong. ia akan membayar belanjaannya. Namun satu tangan sudah menyodorkan uang pada penjaga koperasi.


"Ini pak." Ucap Franky yang baru datang. Karena pas saat mau bayar ternyata sudah di bayar kedua gadis tersebut. tentu sekarang gantian ia yang bayar, pikir Franky.


Ratu dan Cantika cuek saja. "Makasih." Ia pun berlalu. sedangkan Gilang melongo menatap dua kembar yang baru pertama kali di lihatnya, mengikuti Ratu dan Cantika.


Kedua gadis tersebut duduk di taman dekat dengan lapangan poly. mereka duduk santai di bawah pohon yang rindang sambil memakan cemilannya.


"Hai penghuni pohon. kalian main embat aja cowok gue." Ucap Ola yang memegang tangan Ronny.


Ronny yang merasa diperlakukan begitu sangat kesal. ia menghempas tangan gadis di sampingnya, untung saja tidak terjerembab kalau Franky tidak menariknya.


Namun hal tersebut membuat Ola malah makin bertingkah. " Oh so sweet." Ucap Manja Ola pada Franky membelai dagu cowok yang megang tangannya saat ia hampir mencium lantai.


Karena sudah aman. Franky langsung melepaskan tangannya, dan beranjak menjauh dekat Ratu duduk.


Tentu saja Ola kesal. ia malah melampiaskan ke kesalanbya kada Ratu dan Cantika.


"Hai cewek penghuni pohon. kalian tuh nggak pantas dengan ayang beb ku.!" Tunjuk Ola pada Ronny dan Franky.


Kedua cowok tersebut belum paham apa maksudnya. ia hanya melototkan matanya bingung. Sementara Ratu dan Cantika yang melihat ekspresi si kembar malah membuatnya tertawa.


"Bah..ha...ha.. halu masih di pelihara. bawa noh ayang bebnya menjauh ke sana


jangan kayak parangko lengket terus dekat kami." Ledek Cantika yang tidak tahan menahan diri dengan julit nya.


Tentu saja membuat Ola makin kesal. sebab saat ia meraih tangan Ronny di tepisnya. begitu juga dengan Franky.


Ratu dan Cani makin tertawa. mereka berdua sampai memegang perutnya menahan tawanya.


"Kau ya..!" Tunjuk Ola Kesal, Ola pun meninggalkan tempat tersebut. dengan menghentakkan kakinya ke lantai.


"Kenapa kalian nggak ikut dia." Tunjuk Ratu pada Ola yang sudah menjauh.


"Takut. cewek aneh.." Ucap Ronny bergidik ngeri. tentu saja tawa Ratu dan Cantika makin heboh.


Bel pun berbunyi." Udah masuk. ntar di marahin Guru." Ucap Ratu berhenti tertawa. Sedangkan si kembar hanya manut saja pada kedua gadis tersebut tanpa ekspresi. seolah mereka pengawal dua gadis tersebut. berjalan di samping keduanya menuju kelas mereka.

__ADS_1


__ADS_2