Dibalik Kesabaran Istri Cantikku

Dibalik Kesabaran Istri Cantikku
Hari pertama Sekolah


__ADS_3

Andi dan Jackson mendekati mereka. " Ada apa nih, main pelukan papa nggak di ajak.' Seru Andi yang pura-pura tidak dengar cerita anaknya.


Ketiganya menoleh ke arah suara. dan berhamburan memeluk Andi.


" Mbak.. maaf selama ini kami nggak tahu kondisi mereka. mulai sekarang kita hadapi bersama ya mbak.." Ucap Jackson semangat.


Walau ia tidak yakin apakah ia bisa selingkuh sabar Anisa.


Anisa hanya tersenyum. menanggapi adik iparnya itu. "memang pada zaman sekarang sangat susah mendidik dan membimbing mereka yang banyak pengaruhnya. Beda dengan zaman kita dahulu internet tidak sebebas sekarang. Jadi yah harus bisa mengimbangi mereka." Anisa berbicara santai walau di hatinya masih ragu.


" Iya ya mbak. mereka sudah masuk. yok susul mereka." Jackson duluan masuk ke dalam.


Andi di tarik kedua putri tersebut ke kamarnya, untuk memamerkan perlengkapan sekolah yang mereka beli tadi.


Keduanya antusias memamerkannya. Anisa hanya berdiri di depan pintu memperhatikan interaksi mereka.


*****


Sekarang hari pertama sekolah bagi Ratu dan Cantika masuk SMP. keduanya sangat senang. pagi sekali mereka sudah siap berpakaian dan perlengkapan MOS yang sudah di beritahu sebelum sekolah di mulai.


" Cantika. Ratu. makan dulu. nanti kalian tuh banyak berdirinya, biar nggak lemas isi tenaga dulu." Ucap Anisa yang melihat keduanya turun.


" Ma. nanti telat.. " Jawab Ratu yang nggak sabaran.


" Iya ma. sarapan di mobil aja deh ma.. malu dong telat di awal sekolah." Rengek Cantika manja.


Semua orang tua hanya mampu menggeleng. " Baiklah. hari ayah yang akan antar kalian. karena mama dan papa sedang sibuk hari ini."Jackson mendahului mereka keluar.

__ADS_1


" Ok Ayah. yuk Tu." Ajak Cantika menarik tangan Saudaranya.


" Eh tunggu.! ini sarapan kalian. jangan lupa di makan.." Ancam Feby.


Keduanya hanya mengangguk dan salim pada semuanya.


" Aku sama siapa..? " Tanya Xena yang melongo melihat kepergian kedua kakaknya.


" Xena dan Abang sama bunda ya." Jawab Feby lembut.


" Oh. OK bunda! "Jawab Xena santai.


Hari ini, Anisa harus langsung ke sekolah. karena hari ini hari pertama tentu ia harus datang lebih pagi, selain sebagai guru. ia merupakan Yayasan tentu harus menunjukkan kedisiplinan pada siswa dan bawahannya.


Sampai di sekolah. Cantika dan Ratu langsung turun. ia melihat temannya sudah berpakaian rapi dengan atribut mereka. seperti yang di pakainya.


Jackson yang memperhatikan kesedihan kedua anaknya. berinisiatif mendatangi guru mereka di kantor.


" Oh ya sayang. Ayah ke kantor dulu ya. kalian tunggu di sini ya." Ucap Jackson masuk ke dalam ruang guru.


" Permisi. Assalamu'alaikum. pak buk. maaf mengganggu.." Ucap Jackson sopan.


" Waalaikumsalam. jawab salah seorang guru yang di dekat Jackson.


Jackson pun mendekati guru yang menjawab salamnya tersebut.


" Maaf buk. saya minta tolong.. apa saya menganggu waktu ibu..? " Tanya Jackson ramah.

__ADS_1


" Oh. silahkan. apa yang bisa saya bantu." Tanya Guru tersebut.


Jackson pun duduk di bangku di depan guru tersebut. ia pun menceritakan tentang kondisi anaknya. Karena Jackson tidak mau hanya karena pisah kelas. mereka malas ke sekolah.


Akhirnya guru tersebut pun menerima tawaran tersebut. yang kebetulan TU SMP tersebut.


Jackson kembali keluar. mencari ke dua anaknya. ternyata mereka berdua asyik berbicara dengan anak laki-laki yang seusia mereka. berarti sama siswa baru.


Jackson mendekati mereka. " Oh ya nak. sekarang ikut ayah sebentar ya. maaf permisi sebentar ya nak.." Ucap Jackson pada anak laki-laki tersebut.


Ratu dan Cantika hanya tersenyum melambaikan tangan pada anak tersebut.


" Kalian berdua mau gabung kelasnya. dan maunya di kelas berapa..? " Tanya Jackson menyelidiki.


Keduanya serentak" Kelas 7.2 Ayah.." Jawab keduanya.


" Kenapa..? " Tanya Jackson dengan kening berkerut.


" Oh.. nggak apa ayah.. biar sama saja.." Jawab Cantika malu-malu.


Jackson memperhatikan ke duanya. " Apakah anak laki-laki tadi dikelas 7.2? " Tanya Jackson menyelidiki.


" Iya Ayah.. " Jawab Cantika keceplosan.


Jackson bimbang. ia harus menelpon Anisa dulu. apakah harus di gabungkan di kelas 7.2


Namun karena sibuk. Jackson menelpon Andi yang kebetulan masih di mobil. " Ada apa Jakc.? " Tanya Andi yang heran.

__ADS_1


Jackson menceritakan keadaannya. Andi malah bengong. " Seperti memang Anisa yang harus kita hubungi. aku nggak bisa ambil keputusan." Jawab Andi yang malah pasrah.


__ADS_2