Dibalik Kesabaran Istri Cantikku

Dibalik Kesabaran Istri Cantikku
Pindah Kelas


__ADS_3

Karena Handphone nya yang terus berdering. Anisa akhirnya menjawab telpon dari Jackson. Jackson kembali menceritakan seperti pada Andi. ia pun menceritakan kalau Andi tidak ambil keputusan.


Anisa terdiam sejenak. ia menimbang baik dan buruknya. Karena menurut keterangan Jackson anak laki-laki yang berbicara pada anaknya, penampilan agak lebih. jadi ia tidak mau keduanya terpengaruh.


" Jackson. baiknya pindahkan ke kelas 7.1. bilang ini keputusan sekolah. Dan tidak bisa di bantah." Ucap Anisa tegas.


" Baik mbak." Jackson pun menemui guru TU tadi. keduanya akhirnya pindah ke kelas yang sama, yaitu kelas 7.1. Awalnya Cantika agak kesal sama Ayahnya. Kenapa ia juga di pindahkan.


Setelah selesai. Jackson pun ke kantor. ia agak lega. karena Anisa mau menemui mereka saat jam istirahat.


" Kalian. nanti pulang sama mama." Ucap Jackson sebelum berangkat.


Keduanya hanya mengangguk. mereka pun berbaris. karena waktu sudah jam 7.45. Karena kebiasaan. sekolah tersebut. berbaris di awali jam yang telah di tentukan, jika terlambat. maka akan di pisahkan.


****


Siangnya. Anisa pun mendatangi sekolah kedua putri mereka. Anisa memperhatikan dari jauh, di mana kedua anaknya. Dan terlihat keduanya asik ngobrol dengan dua siswa laki-laki. Anisa memejamkan mata. dan menentramkan hatinya. Setelah beberapa menit. ia pun jalan agak mendekat.

__ADS_1


Ia memperhatikan gerak gerik anaknya. yang tertawa lepas dengan kedua siswa laki-laki.


Ia sembunyi di balik bunga yang kebetulan dekat mereka.


" Kalian berdua bukan kembar. tapi kok sama cantiknya.." Kata salah seorang siswa tersebut.


" Ih.. kamu bisa aja Lang" Jawab Cantika manja. Yang ternyata siswa yang matanya sipit bernama Lang. nggak tahu. apa Gilang. atau Elang. Anisa tidak ambil pusing. Ia memegang dadanya yang terasa sesak. dan geleng-geleng kepala.


" Ini beneran loh. Kalau tidak kembar, kenapa kalian serumah.? " Tanya Seorang lagi.


" Ya.orang tua kita saudara, jadi kebetulan. hari lahir kita sama. jadi seperti kembar tapi beda ibu..Razak" Jawab Ratu seadanya. Yang ternyata siswa yang agak tinggi tersebut bernama Razak.


" Eh mama udah datang" Jawab kedua anaknya saat melihat Anisa muncul di hadapannya hadapannya.


Anisa hanya mengangguk dan mendekati anaknya. " Kalian berdua sudah siap..? " Tanya nya. namun matanya mengarah ke pada Lang dan Razak. Keduanya menundukkan diri.


" Udah ma.." Jawab Cantika manja memeluk lengan Anisa. Cantika memang agak manja dari Ratu.

__ADS_1


" Oh.. kalau begitu kita berangkat. oh ya. siapa nama kalian berdua..? " Tanya Anisa lembut.


Keduanya serentak menatap Anisa yang ternyata tersenyum pada mereka.


" Nama saya Gilang Tante. dan teman saya Razak.." Jawab Gilang sopan.


Anisa tersenyum. dari pandangannya, keduanya cukup sopan, berarti anak yang di bicarakan Jackson tadi bukan mereka.


" Oh.. nama yang bagus. oh ya. kapan-kapan mainlah ke rumah kita, tapi bawa oleh-oleh ya.." Canda Anisa. keduanya tersenyum malu.


" Kapan-kapan tante.." Jawab Razak senang.


"Apa boleh ma..? " Tanya Ratu yang penasaran.


Anisa menatap mereka bergantian. " Boleh


misal ada tugas kelompok. nah kalian misalnya sekelompok. ap salahnya di kerjakan di rumah kita, dari pada kalian yang keluyuran." Jawab Anisa menatap kedua anaknya.

__ADS_1


Keduanya tersenyum kikuk. dan cengengesan. mereka pun akhirnya pulang. Hari ini Anisa jadi harus hati-hati lagi.


__ADS_2