Dibalik Kesabaran Istri Cantikku

Dibalik Kesabaran Istri Cantikku
Akhirnya Selesai


__ADS_3

Kehidupan. Anisa dan keluarganya di kampung aman dan bahagia. Dan beraktivitas sesuai jop nya masing-masing. Namun beda dengan Andi dan Jackson.


Mereka berdua sangat sibuk, dan tak jarang Andi kadang tidur di kantor. Jackson pergi ke markas bekerja keras dengan anggota yang tersiksa. Biasanya bagian IT ada tiga orang sekarang ada dua. karena yang satunya lagi sudah berkhianat bersama temannya yang bagian keuangannya.


"Kalian tahu dan sadar nggak. bagaimana kecewanya Tuan Wijaya pada kalian, kalian dulunya di ambil dari jalanan dan di beri makan, di sekolahkan bahkan kalian di perlakukan bagaimana manusia sebaiknya. apa kalian bertiga masih ingin atau berniat berkhianat seperti mereka berdua." Ucap Jackson saat mereka duduk untuk makan malam.


"Ia pak. Kamu tidak mengkhianati mendiang Tuan Wijaya. " Jawab ketiganya serentak. Karena mereka juga kecewa. Kenapa temannya berkhianat. padahal hidup mereka sangat enak, bahkan jarang bekerja. Hanya waktu-waktu tertentu disibukkan.


"Jika keduanya ketemu. ingat.! Kalian bertiga saksinya." Ucap Jackson.


Telpon Jackson berdering, ada panggilan dari Roger. Jackson senang. Ternyata Kedua anggota yang berkhianat telah di tangkap dan menuju ke markas.


Jackson bahagia. akhirnya ia bisa melampiaskan sakit hatinya pada kedua Anggita yang berkhianat tersebut.


Tak lama mobil Andi masuk. Jackson tersenyum, ternyata Andi juga ikut. Dari dulu ia mengajak Andi datang ke Markas selalu saja ia menolak dengan berbagai macam alasan.


"Bang. akhirnya kamu datang juga. aku bahagia bang. sedikit demi sedikit permintaan Kakek terkabul." Ucap Jackson memeluk kakak iparnya.


"Mau bagaimana lagi. terpaksa. tuh buruanmu sedang istirahat." Ledek Andi pada adik iparnya.


"He..he.. apa ini ide Abang ya.?" Tanya Jackson melihat keduanya seolah tidur dengan damai di jok belakang menyandar.


"Aku agak ngeri juga sih pada kalian semuanya. jika keduanya sadar. apa Riger mampu melawan sendiri. nggak lah.. aku nggak mau ambil resiko." Jawab Andi ngeri.. Roger hanya tersenyum.

__ADS_1


Benar kata Jackson keluarga mereka sangat hangat dan bersahaja, tidak ketegangan. lantas saja. Jackson yang dulunya bak es balok sekarang sangat terang dan sering tersenyum. pikir anggota mereka.


Kedua Anggita pengkhianat di masukan ke sebuah ruangan yang lumayan besar, Namun jarang di gunakan. Karena udara yang agak dingin karena berada di bawah tanah. Jadi nggak perlu di pendingin. karena sudah dingin sekali.


Keduanya di tidurkan di tempat tidur yang terpisah. dan di dekat dengan besi. Jackson membawa Andi ke ruangannya.


"Bang. aku punya fail yang harus kita sembunyikan dari semua orang. hanya kita bertiga yang bisa membukanya. aku Abang dan An." Ucap Jackson menjelaskan.


Jackson mematikan CCTV dulu sebelum Jackson menjelaskan. karena ruang kontrol CCTV terletak di ruangannya.


"Oh. kenapa hanya kita bertiga. Heran Andi pada adik iparnya.


Jackson tersenyum melihat kepolosan abangnya. mungkin karena Andi hidupnya hanya lurus-lurus saja tanpa banyak mendapatkan rintangan dan kekerasan hidupnya. Hanya kali ini ia merasakan susahnya dan kerasnya hidup.


"Ih. kamu gila sekarang ya Jackson, ngeri juga aku lihat kamu tadi." Andi bergidik ngeri pada adik iparnya.


Tentu saja Jackson tertawa. ia geli sebenarnya pada dirinya sendiri. hanya saja ia ingin melepaskan trauma kakak iparnya yang cukup membuatnya lelah. kelihatan sekali dari wajahnya yang kusut.


Karena sudah beberapa hari makan mereka tidak terkontrol. Kali ini, Jackson tidak mau mengambil resiko. Saat dia meminta anggotanya untuk pergi makan dan istirahat. ia menyimpannya di sebuah fail rahasia. Karena ia kebetulan dapat ilmu dari pegawai papi nya yang ada di Jerman. Ia mengirim langsung ke email yang bersifat rahasia. hanya keluarganya yang bisa buka. karena kunci yang di buat namanya. Andi dan Anrez.


"Bang. ini untuk jaga-jaga. Aku tak ingin kakek kecewa. ia telah berpesan pada ku. Akan menjaga kalian dan hartanya, dan tak mungkin aku membiarkannya. kalian sangat berarti bagiku." Ucap Jackson berubah serius. Bergaul dengan Bambang membuatnya agak sedikit selengek an. beda dengan dirinya dulu.


Walau bagaimana pun Bambang. orang kampung. namun karakter nya bagud. hanya selengek an nya yang terlalu gila kandang-kandang. Namun tidak masalah bagi Jackson. makanya ia menyiapkan fasilitas di kantor, jika Bambang nggak mau pulang.

__ADS_1


"Makasih bro. kau pun berarti bagi kami. tanpa mu. aku tidak ada artinya.' Jawab Andi yang mengakui kemampuan dan kesetiaan Jackson. makanya ia berniat m njodohkan adiknya.


"Ha..ha.. romantis banget bang." Candanya tertawa. Tentu saja ia bahagia. Beruntung punya keluarga yang menyayanginya. Walaupun kini ia punya harta yang tak kalah dengan keluarga Wijaya. Namun ia tak sombong bahkan merasa lebih dari Andi. Sebab berkat keluarga itulah ia begini.


Kedua pengkhianat sudah sadar. Andi dan Jackson menemuinya. Keduanya menunduk. ada wajah sesak di hatinya, karena iming-iming dari seorang yang sebenarnya ia tak kenal. namun hal demikian membuatnya tergiur.


"Kalian tahu. kenapa kamu tidak masuk kan kamu ke penjara.?" Tanya Jackson yang duduk di depannya.Keduanya serentak menggeleng.


"Setelah kalian di latih dan di bentuk di sini. kalian itu termasuk manusia pilihan di antara orang tak punya kemampuan seperti kalian. hanya saja kalian orang tamak. makanya jadi begini." Ucap Jackson ketus.


Keduanya makin m nunduk. mereka tidak di aniaya. seperti pengkhianat lainnya. mereka berdua tetap di beri tempat yang nyaman dengan fasilitas yang lengkap.


"Silahkan bang. mungkin Abang ada yang mau di sampaikan sebelum kita pergi." Ucap Jackson pada iparnya.


Andi pun beranjak dekat keduanya. dan tidak bergol yang mengikat keduanya. " Kalian tu manusia bukan binatang. namun aku tak mau kalian berubah jadi binatang. dan aku memberi kesempatan pada kalian untuk bertobat. tapi bukan sekarang. Mungkin dengan batas yang belum kamu tentukan. Dan kami akan melihat perkembangan kalian. apakah kalian akan tetap jadi manusia sejati atau jadi binatang sungguhan. jika benar demikian, bukan ke penjara kami kirim tapi ke kebun binatang buas. cam kan itu!" Ucap Andi yang sedikit dingin.


Keduanya bergidik ngeri. tak menyangka, Andi yang begitu lembut pada bawahannya. akan sengeri itu jika marah.


"Ya Tuan. Kami akan berubah sesuai ke inginkan Tuan dan Mendiang Tuan Wijaya." Ucap salah satunya.


'Ya Tuan. kesempatan kedua ini akan kami pergunakan dengan baik. dan kami sudah menyesal." Jawabnya menunduk.


Lalu Andi dan Jackson pun keluar di ruangan yang dingin tersebut. Jackson sudah m minta salah satu anggota pasang CCTV yang tidak terlihat dan tak terduga bagi keduanya.

__ADS_1


Andi dan Jackson sudah lega. masalah sudah selesai dan ia ingin k mbali k kampung istrinya menjemput keluarganya. sudah hampir satu bulan ia tak bertemu. rasa rindu membuncah. tak pernah ia selama ini jauh dari istrinya tercinta.


__ADS_2