Didalam Perjodohan

Didalam Perjodohan
Episode 14


__ADS_3

Malam pukul 06.34


Langit cerah dihiasi bintang-bintang bertebaran menemani Gadis yang kini duduk disisi balkon meratapi nasibnya,dia memandangi bulan dan bintang yang saling bersinar terang menebar cahaya


'aku ingin seperti mereka meski berbeda mereka tetap bersatu menghiasi malam'andai aku dan Aldi bisa bersama bahagia selalu'batin Geya buyar ketika suara pintu kamar terbuka dia melihat Aldi datang dengan tas ditangannya


"kenapa kau kedalam kamar ku cepat keluar atau ku seret"bentak Aldi membuat Geya takut dan hanya menunduk


"cepat keluar apa kau tuli"Gertak Aldi sekali lagi


"disini ada Mami dan papi mereka pulang tadi siang"ucap Geya terbata


Aldi yang mendengar pun hanya mengusap wajahnya kesal kenapa dia lupa jika kedua orangtuanya akan pulang batin nya


"baik kalau begitu lusa kita pindah "ucap Aldi berlalu ke ruang kerjanya


Geya yang melihat Aldi berjalan cepat pun tak terasa air matanya jatuh dipipinya bukan karena apa dia hanya merasa jika dirinya bagaikan debu bertebaran di kamar ini


'ya tuhan jika aku sudah mencintainya tolong bantu aku membuang perasaan ini aku tidak sanggup untuk memikul sendiri disini.semoga apa yang kuharap kan dari Aldi terkabul agar dia bisa mencintai ku'batin Geya menangis sambil duduk dilantai


Aldi kini berada di ruang kerja nya menyiapkan berkas berkas yang akan dia bawa


"ck aku belum menyiapkan baju ganti lagi,minta tolong pelayan saja"ucapnya sambil keluar mencari pelayan kebetulan ada pelayan yang berlalu di depanya dan dia memanggilnya


"bi tolong siapkan pakaian ganti saya 1 hari"ucapnya sambil berbelok kebelakang kembali keruang kerjanya


'kebiasaan tuan sebelum dijawab pasti langsung pergi kalau bukan gaji yang terngiang-ngiang aku akan undur diri'gerutu pelayan itu


dia pun berlalu .menaiki tangga menuju kamar utama milik Aldi


tok....tok...tok


suara ketokan pintu membuyarkan lamunan dan tangisan milik Geya dia cepat cepat menghapus airmatanya dan berdiri membuka pintu kamar tampak pelayan tadi berdiri didepan pintu


"malam nona bolehkah saya masuk saya disuruh tuan menyiapkan pakaiannya"ucap pelayan itu sambil membungkuk


"memangnya Aldi mau kemana bi?"tanya Geya pelayan itu pun heran kenapa Geya tidak diberitahu kepergian Aldi


"loh memangnya nona tidak diberitahu tuan ya?"tanya balik pelayan dan dijawab dengan gelengan Geya


"ini non tuan Aldi mau keluar kotaatanya mengerjakan bisnisnya disana"ucap sepengetahuan Pelayan

__ADS_1


'bagaimana dia tidak memberi tahu ku ?sadar Ge kamu bukan siapa siapanya ingat itu'batin Geya


"baik kalau begitu bibi siapkan ya saya mau mandi dulu"ujar Geya langsung berlalu kekamar mandi


Pelayan yang melihat pun bertanya tanya dalam hati kenapa yang menyiapkan tidak Geya kenapa bisa dia


'kenapa pasangan ini menganehkan ya selama 4 hari nona Geya disini mereka tidak pernah bicara satu sama lain' batin pelayan itu dia langsung menyiapkan pakaian Aldi


Dimeja makan tampak keluarga Rahardian tengah mengisi perut mereka dengan hidangan yang sudah tersaji diatas meja begitupun dengan Geya


"bagaimana dengan hubungan kalian?"tanya Marisa di sela sela makannya


Aldi yang mendengarpun tersedak dan dengan segera Geya memberinya air putih didekat nya


"kami baik baik saja kok ya kan Al?"sandiwara Geya


"iya mam kita baik baik saja ,dan ohya Ge aku lupa memberitahumu nanti aku akan keluar kota mengerjakan proyek ku jadi kau ku tinggal tidak apa apa kan?"tanya Aldi dengan tangan mengusap pipi Geya


Geya yang mendapat perlakuan itupun bengong


'Argya sadar lah ini cuma bagian sandiwara saja'batin Geya


"oh berapa hari memang nya?"tanya Geya dengan senyum palsu


" loh kalian mau tinggal sendiri ya?"tanya Rahardian


"iya biar mandiri boleh kan? "tanya Aldi sekali lagi


"boleh kok lagian juga mami dan papi lebih sering ke negara Z "ujar marisa


"emang mau apa kesana?"tanya Aldi


"ituloh mami mau nemenin nenek kamu dia sudah tua jadi beliau minta mami kesana"jelas Marisa


"pindah kesini aja terus mansion ini siapa yang ninggalin kita berdua mau pindah?"ujar dan tanya Aldi


"ya untuk mansion ini tidak ada yang menempati yaudah biar pelayan saja.jika kalian ingin pindah kesana ya nggak papa tapi kalian harus sering kesini "jelas Rahardian Geya hanya menjadi pendengar saja


"loh Ge kenapa diam saja?"tanya Rahardian membuat Aldi dan Marisa menoleh ke arah nya


"Geya serahkan saja pada Aldi"ujar Geya mengakhiri makan nya

__ADS_1


"yaudah mi Geya ke kamar dulu"pamit Geya


"Mi Aldi susul Geya dulu"ucap Aldi dan berlari menaiki tangga


Didalam kamar Geya mengalirkan air matanya yang ia tahan sejak tadi


"aku nggak sanggup bersandiwara seperti ini Al"ucap Geya saat mengetahui siapa gerangan yang masuk


"tapi kamu harus membiasakan selama 9 bulan oh ya untuk kamar ini kamu bisa tempati tapi Jangan kau pegang barang pribadiku "kata Aldi sambil menekan kata diakhir kalimatnya


"dan kau beresi barang barang mu besok kita pindah"ucap Aldi sambil berjalan keluar


tak lama ada deru mobil menjauh artinya Aldi sudah berangkat.Geya mendekati pintu kaca transparan itu dia membukanya tujuan utama nya ialah balkon lagi dan lagi


Dia memandang segerombolan bunga berbentuk huruf dua itu lalu dua tersenyum miris


"hah bukan kah seharusnya aku tidak bertempat disini,aku merasa bahwa aku adalah benalu bagi hubungan mereka dan ini juga salahku kenapa sekarang aku harus mencintai orang yang sama sekali tidak menganggapku meskipun itu hanya sebagai adik.aku pasti bisa merebut apa yang seharusnya ku rebut "tekat Geya dia kembali ke kamar karena udara mulai dingin


ย 


Dikota Y Aldi sudah sampai hanya membutuhkan waktu 4 jam dia kesini.Aldi langsung menuju kamar hotel yang dia sewa karna perjalananya sungguh melelahkan


"An kau kembalilah ke kamarmu aku mau istirahat "ucapnya sambil memasuki kamarnya


Andri pun kembali kekamarnya ,kamar Aldi dan Andri mereka terpisah untuk kamar Aldi dia dilantai 8 dan Andri di lantai 6 karena lantai 7 8 sudah penuh terpaksa dia harus ke lantai 6.dia memasuki lif turun dilantai 6.sesampai dikamarnya dia duduk sebentar sambil memangku laptopnya lelah dengan pekerjaanya dia memutuskan untuk mandi


12 menit memudian


Andri sudah selesai dengan ritualnya dilengkapi dengan piyama tidurnya saat membuka laci dimeja nakas dia dibuat heran dengan benda bulat berwarna merah saat dibuka ternyata isinya satu stel perhiasan lengkap dengan surat kecil didalamnya


"milik siapa ini?"tanya nya pada diri sendiri sambil membolak balikan benda bulat itu


tak mau ambil pusing akhirnya dia turun kebagian resepsionisnya dan memberikan benda itu


saat akan kembali kekamarnya dia melihat sesosok orang yang sangat familiar di ingatanya sedang bersama dengan laki laki lengkap dengan kopernya juga namun dia coba tepis itu semua mungkin hanya saudara atau adiknya


dia kembali kekamarnya


TBC........


ย 

__ADS_1


jangan lupa like komen ...


author tunggu itu๐Ÿ‘‹๐Ÿ‘‹๐Ÿ‘‹๐Ÿ˜‰


__ADS_2